
baik lah, mau ku belikan permen atau es krim..
apa kamu bilang, aku bukan anak kecil.. dengan marah memaling kan muka dan mentap lilin..
terus aku harus apa agar kamu tidak marah, apa aku harus mencium mu disini...
apa, seketika muka rita yang marah terlihat memerah karna malu.
kamu mau mempermalukan aku..
tak lama makanan mereka datang, jam menunjukan pukul 22 : 00 wib.
ayo makan..
huhhh tidak berselera,..
apa sih mau nya wanita ini,... ray bergumam dalam hati.
ray Selesai makan dan Rita tidak sedikit pun menyentuh makanan, ray menoleh kan muka nya ke Rita, mau kamu apa sih..??
mau pulang..
ya sudah bil.. bil..ray melambaikan tangan nya ke palayan.. palayan datang dan membawa kertas yang harus di bayar, ray meletakan beberapa lembar uang sisa nya ambil saja..
baik tuan, terimakasih.. jangan lupa berkunjung lagi..
ayo Mari, ray meraih tangan Rita kamu tidak lapar..
Mari ku antar pulang..
mereka berjalan untuk Keluar cafe, lagi - lagi wanita tadi bersuara... aduhh ray biar saja wanita itu pulang sendiri kamu di sini saja sama kami ini masih belum jam nya kamu pulang..
each.....ehh adik kecil, kamu sudah ngantuk ya biar rey temani kami di sini kamu pulang saja sendiri..
ray tau pasti Rita akan kesal lagi, ray coba menarik rita dan merengkulkan tangan nya di pinggul kecil milik Rita..
sudah lah jangan di dengar..
Rita diam, merasa sedikit tenang saat di rengkul ray.
aku akan membawa mu pulang, sesampai nya di parkiran ray membuka kan pintu mobil dan Rita masuk..
Rita seketika menoleh dan menatap wajah ray..
lelaki ini yang tadi nya dingin tiba2 saja romantis..
Rita menguap dan megantuk..
__ADS_1
ray masuk mobil dan mereka pulang..
apa kamu mengantuk, karna ray melihat Rita yang dari tadi selalu menguap..
yeeee....siapa bilang mengantuk mata aku masih kuat ko, wanita itu aja bilang seperti itu aku kan bukan anak kecil.. Rita sedikit membela bahwa dirinya tidak seperti anak kecil.. yang harus tidur di jam yang tepat..
ray tersenyum hanya mendengar Rita ngomel - ngomel tidak jelas..
sebentar lagi kita sampai rumah, ray menoleh ke arah Rita yang tiba2 suara senyap tidak berguming lagi, sudah terlelap lupa nya..
he.. he.. ray tersenyum..
akhir nya meraka sampai di depan rumah, para pelayan membuka kan pagar, mobil ray masuk dan berhenti di depan pintu.
ray menatap Rita dan mendekatkan wajah nya..
heiii bersuara kecil pelan....bangun...
kita sudah sampai..
Rita tidak bangun dan ray Keluar dari mobil menemui kepala pelayan yang dari tadi sedang berdiri di depan pintu..
pak shen berbisik Rita tertidur apakah boleh aku Mengendong dan mengantar nya sampai kamar.
baik tuan, saya persilahkan...
sebalah mana bisik ray dengan kepala pelayan..
Ikuti aku, pak shen berjalan dan menunjukan kamar nona Rita..
pak shen membukan pintu kamar..
ray masuk, dan pak shen mentutup pintu kamar dan meningalkan mereka berdua.
ray menuju ranjang Rita dan membaringkan nya dengan pelan dan hati2 agar Rita tidak Terbangun
kamar yang bernuansa kan seorang putri raja.. aroma yang segar dan sejuk seakan berada di taman bunga yang luas..
ray berdiri, kamu wanita yang berbeda selalu membuat aku tergoda selalu membawa aku seperti ini apa kamu sengaja. Ray menatap wajah Rita dan sedikit membongkokan badan untuk mencium bibir Rita yang dari sudah tertidur pulas.
selamat malam wanita kecil ku, mata ray tiba - tiba tertuju ke dada rita yang sedikit terbuka sehingga menapakan belahan bukit kembarnya, ray mengigit bibir nya bodoh,, ray menarik baju Rita menikan ke atas agar menutup dada yang terbuka itu dan berpaling mematikan lampu di samping tempat tidur.
ruangan kamar menjadi sedikit gelap...
ray melangkah hendak meningalkan kamar, tiba2 ada yang menarik tangan nya.
ray,... Rita bangun tapi masih dalam keadan berbaring..
__ADS_1
ray kaget langsung membalikan badan, Rita kamu Terbangun..
Rita menarik ray sampai terjatuh kepelukan nya.
kamu,...
temani aku di sini.. wajah mereka sailing berdekatan seketika Rita mencium bibir ray..
ray membalasnya ciuman rita..
ray kamu temani aku di sini sedikit manja..
Rita apa kamu lupa aku Ini seoarang lelaki kau yang berani mengoda ku.. dalam hati ray, sambil mencium habis bibir Rita..
ray yang tidak sabar menciumi leher rita, sampai Rita mengigit bibir nya..
ahh..ahh..ray.. aku mencintai mu jangan pernah ada orang lain di hati mu.
tangan ray meremas remas bukit kembar Rita hingga membuat Rita sedikit meremas kepala dan rambut ray.. ray tidak sabar untuk menciumi bukit kembar itu sehingga menarik baju Rita tidak terlepas bisa terlepa, sialan mengapa baju ini.. nafsu, nafas ray terdengar kuat.. Rita membatu ray membuka baju nya dan melepas kan penutup bukit kembar itu, setelah terbuka ray langsung mennyelam kan muka nya di belahan itu dan menciumi sampai memberi tanda merah.. ray meremas sambil menciumi ** pink Rita..
ray.. rayy Rita medesahh ahh.. ahh.. ahh rayy..
ray semakin kuat sehingga melucuti semua baju nya dan baju Rita..
meraka tidak memakai baju telanjang seperti bayi..
tubuh ray yang besar membuat Rita semakin tergoda..
ray sudah tidak tahan mencoba memasuakan batang keras Milik nya... ke lubang basah Milik Rita..
ray, aku takut...
Tidak apa hanya sakit sedikit.. aku akan pelan2..
ray.. awww.. ray menciumi Rita yang berteriak
tangan Rita yang berada di kepala ray tiba, menarik rambut ray.. aww..
ray mendiamkan batang nya terebut sambil sedikit di tarik dan masuk sampai Rita tidak merasa sakit..
seketika wajah Rita seperti menikmati permain itu ray mulai mempercepat Gerakan pinggul nya..
ahh.. ahh.. ray sudah tidak tahan aku mau pipis sebentar Keluar kan saja jangan itu kotor..
ray masih bergerak di situ terus sambil meremas dan menciumi bukit kembar Rita..
Rita mengelinjang sudah tidak tahan lagi, ray juga akhir nya mereka menyelseikan permain mereka..
__ADS_1
ray terbaring lelah.. Rita yang merebahkan kepala nya kedada ray..