Gadis Bodoh Malaikat Ku

Gadis Bodoh Malaikat Ku
tara sangat malu


__ADS_3

ibu dan tara membersihkan kamar ray, dan membelikan beberapa prabotan untuk menantu nya itu,


"ayo tara kita berangkat nanti kesiangan dan toko Pornitur nya akan tutup" ucap ibu yang menunggu tara di depan.


" ayo bu, kita naik taxi saja "ucap tara sambil berjalan mengandeng tangan ibu.


" tara senang akhir nya ka ray akan menikah "


" kamu juga harus pikiran kan masa depan " ucap ibu


" tit... tit.. tit.. "


tara menoleh ke belakang karna suara itu menganggu nya melihat mobil yang ternyata ada lah marsel.


marsel yang turun dari mobil langsung menyapa tara dan ibu.


" mau kemana bu, nanti biar marsel antar "


" ini mau membelikan beberapa keperluan buat ray"ucap ibu


"ayo biar marsel antar, bu naik mobil dulu" marsel yang menarik ibu dan mempersilahkan ibu ke mobil.


" kenapa kamu jangan sok baik... depan ibu"tara yang cemberut


" dengan orang tua harus yang sopan"ucap marsel berbisik dengan tara dasar bodoh,mereka sambil berjalan di belakang ibu.


" kamu yang bodoh.. tiba2 datang.. huhhh" tara yang kesal langsung membuka pintu duduk di depan, tiba tiba marsel menarik pintu itu dan mempersilahkan ibu yang duduk di depan.


" kamu anak kecil duduk di belakang" marsel yang mendorong tara agar duduk di belakang.

__ADS_1


"nakk marsel..biar ibu saja yang di belakang" ucap ibu sambil duduk karna tuntunan marsel.


" tidak apa bu... " marsel menaikan alis nya menatap tara.


" huhhhh.... " tara yang melihat marsel langsung memalingkan muka dengan marah.


" baik lah kita berangkat" marsel yang tersenyum sambil melihat muka tara di kaca sepion depan.


" nak marsel, sudah punya calon istri" ucap ibu.


" belum sempat mencari karna sibuk di kantor, kanapa bu bertanya apa kah ibu ada calon buat marsel"


" ibu kamu mau sama anak ibu yang manja ini "


"uhukkk.. uhhkkkk" tara yang mendengar nya langsung batuk..


ibu yang mendengar tertawa.


" wajar marsel banyak wanita dia tampan,kamu tidak ada satu pun pria selama ini ibu belum pernah lihat" ibu tersenyum.


" ibu jangan bahas di sini, jika ibu masih mengejek tara, tara pulang saja biar ibu sama sikopat ini belanja keperluan kaka"


"..iya.. iya.. maafkan ibu, kita sudah sampai "


" kalian duluan saja keatas ibu ada yang di beli di sini" ucap ibu berjalan meningalkan tara dan marsel.


" tapi bu,... "


" dengar kan ibu mu cepat ke atas" ucap marsel

__ADS_1


"huhhh.. kenapa harus ada dia" ucap tara kesal sambil berjalan lebih dahulu dari marsel, marsel yang mengikuti nya di belakang menatap tara yang sedang berjalan dari belakang.


" tidak terlalu buruk.... "ucap marsel memperhatikan kemolekan badan tara dari belakang.


" apa kamu bilang, apa yang kamu lihat... "tara langsung memudurkan badan nya,


" Sana duluan dasar otak mesum" ucap tara kesal...


" wahhh sikap mu itu tidak bisa di tebak kadang baik kadang jadi pemarah, baik aku jalan di depan kamu di belakang" tiba - tiba marsel berjalan mundur sambil menghadap tara..


" ihhh...ihhh..kamu kenapa jalan mundur, dasar sikopat anehhh..?? ucap tara kesal.


" dari depan sangat bagus... " ucap marsel tersenyum, rupanya marsel memperhatikan badan tara dari depan.


" yayyyaa... apa.. apa kamu, seenak nya menilai orang, dasar sikopat otak mesum hadap kedepan" teriak tara kesal sambil menyilangkan tangan nya di dada,kelakuan marsel membuat tara mau tidak mau berjalan beriringan agar marsel tidak melihat diri nya lagi.


sesampai nya di ruangan Pornitur tara tiba sangat senang dan terpesona dengan barang2 di Sana.


" wahhh... kasur yang empuk kapan aku punya 1 yang seperti ini" tara yang duduk dan sambil berbaring merasakan kelembutan kasur itu membuat marsel tersenyum dan mengoda nya lagi.


" jika kamu mau nanti ku belikan " ucap marsel sambil mendekatkan muka nya ke tara hampir menyentuh bibir.


membuat tara kaget dan mendorong marsel, marsel yang tertawa melihat muka tara yang tiba-tiba merah.


" selamat siang tuan dan nona, ini kasur terbaik untuk suami istri, karna sangat elestis cocok untuk yang ingin menikah " ucap pegawai toko sambil tersenyum menawarkan barang2 untuk mereke.


" ahhh itu.. itu.. kami bukan suami istri, untuk kasur ini,aku hanya melihat lihat nya saja,kami mau cari meja rias dan beberapa barang2 lainnya" ucap tara sangat malu.


marsel yang melihat tara tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2