
setelah beberapa hari ray Beristirahat, akhir nya dia memberanikan diri untuk membicarakan pernikahan nya dengan ibu dan orang tua rita..
" ibu selalu merestui kalian ray " ibu yang sambil membereskan sisa makan di atas meja.
"baik bu, malam ini aku akan ke rumah rita untuk bicara dengan orang tua nya" ucap ray yang wajah berubah menjadi sedikit takut untuk ke Sana.
"biar nanti tara yang menemani mu kesana kalo kamu merasa takut untuk bertemu dengan orang tua nya rita" ucap ibu sambil tersenyum.
"ahh.. ibu nga usah ajak2 tara, biar nanti malam ray saja sendiri kesana" ucap ray sambil berdiri meningalkan kan ruang dapur.
"yahhhh....kalo kaka jadi menikah terus di rumah sepi dong bu.... " ucap tara yang cemberut dan sedih.
" maka nya tara cepat - cepat cari pasangan buat ganti ka ray di rumah, biar bisa bantu2 ibu kalo ada pekerjaan yang berat-berat" senyum ibu sambil mencuci gelas berikan kode keras buat tara.
__ADS_1
"tapi kan tara enga mau cari pasangan dulu, mau kerja sampai sukses Kaya kaka, biar ibu tidak usah ke pasar lagi buat jualan kue" ucap tara yang merapikan kuku tangan nya sambil duduk di meja makan.
" ibu akan berhenti berjualan kalo ray dan tara sudah memberikan cucu buat ibu, ibu akan bermain dengan mereka menikmati masa tua"
" yahhhh.... ibu pasangan aja belum punya,udah mikir cucu aja masih jatuh banget tara belum ke pikiran sampai kesana"
" maka nya cari pasangan sana, mau sampai kapan kamu seperti ini nanti dikira orang gadis nga normal" ucap ibu tertawa sambil memandang tingkah laku tara seperti anak kecil.
"tu kan ibu negejek anak sendiri" ucap tara kesal sambil berdiri dan berjalan menuju kamar atas.
" kenapa sikopat ini, apa aku ada hutang sama dia sampai 10 x pangilan begini " ucap tara sambil berpikir.
tiba-tiba ponsel tara berbunyi lagi,
__ADS_1
" halo... halo.. kemana saja sihhh,dari tadi di hubungi nga masuk - masuk "ucap marsel sambil teriak2 saat bicara.
" aduhhhh... sikopat,bisa nga sih kamu tidak teriak - teriak saat bicara mau pecah telinga ku mendengar nya, lagian apa hubungan ku dengan mu jika aku tidak angkat telpon dari mu kan tidak jadi masalah tidak perlu teriak2 " ucap tara dengan santai.
" dasar gadis bodoh'.... " ucap marsel langsung mematikan hp nya dangan hati yang panas penuh amarah,gadis ini sampai kapan seperti ini, baik sekarang aku akan berpikir untuk mengerjai nya lagi, marsel mengambil hp nya dan menelepon ray.
"halo ray... malam ini ada acara,..?? aku mau kerumah boleh.
" kerumah aja marsel, kebetulan aku malam ini mau ke rumah rita, dan ibu juga ada acara di rumah teman , kamu bisa temani tara di rumah" ucap ray dengan Nada datarr bicara dengan marsel.
ray yang tidak mau terlalu mengurung adik nya lagi mempersilakan marsel masuk dalam kehidupan mereka.
" baik lah aku akan kerumah nanti aku akan ajak tara keluar malam ini" ucap marsel sambil senyum - senyum sendiri dan berpikir ide untuk menakuti - nakuti tara malam ini.
__ADS_1
" marsel sekali lagi aku mohon bantuan, aku percayakan tara dengan kamu, aku ingin kamu benar - benar tulus dengan nya, jika banar - benar ini hanya permainan mu saja, kamu akan tau akibat nya jika bermain - main" ucap ray dengan Nada menakuti marsel.
" aku akan tulus ray, tapi untuk mendapatkan gadis kecil mu itu sangat lah tidak mudah " ucap marsel.