Gadis Bodoh Malaikat Ku

Gadis Bodoh Malaikat Ku
BAB 34 ketakutan luar biasa


__ADS_3

" Aku pengang perkataan mu " ucap ray sambil mematikan ponsel nya.


malam pun tiba, ray bersiap2 untuk pergi ke rumah rita, sedang kan ibu dari sore pulang sebentar untuk mandi dan berganti baju untuk ke acara pernikahan untuk membantu teman yang telah memesan kue2 jualan ibu.


"tara... kaka berangkat dulu, rumah di kunci ya" ucap ray sambil berjalan menuju keluar.


" kaka jagan lama - lama ya,tara takut sendirian " ucap tara yang berjalan di belakang ray.


" iya... iya.. sudah besar masih takut aja, dasar kamu ini " ucap ray sambil mencubit hidung tara dan keluar dari pintu rumah.


" iihh kaka.... , semoga sukses ya ka.. " tara melambaikan tangan nya ke ray yang sudah masuk mobil dan menutup pintu rumah serta menguncinya.


ray yang sibuk mengambil ponsel nya di kantong sambil menyetir, untuk mengirim pesan ke marsel


" aduhhh... seram kalo di rumah sendiri labih baik ke kamar " tara lari - lari ketakutan dan ke kamar, menutup pintu sembunyi di dalam selimut sambil membaca komik.


marsel yang tiba di rumah tara, berjalan masuk mencari penyambung lampu untuk menarik pelatuk nya agar lampu mati,


"jeglek..... " lampu padam


"ahaaaa... ahh.. tolong.. tolong.. siapa saja... " teriak tara sampai kedengaran oleh marsel.

__ADS_1


"aduhhh siapa tolong...., ponsel mana ponsel.." tara mencari nomor hp ray,


"halo.. halo.. kaka lampu di rumah mati cepat kesini tara takut" ucap tara dengan nanda yang hampir menagis ketakutan.


" aduhh tara, coba lihat keluar kalo lampu mati akan mati semua, tapi klo punya tetanga nyala, bertinkamu harus keluar menghidupi nya, kamu sudah besar harus berani " ucap ray dan me matikan ponsel nya.


"ahhhhahhh.... kaka jahat, tara takut keluar... " dengan senter ponsel tara turun dari tempat tidur dan berjalan keluar rumah.


marsel yang tertawa berhasil dengan permainan nya menakuti tara, marsel menunggu dan ber sembunyi sampai tara menyadari bawa lampu mereka saja yang mati, agar tara keluar dan menyalakan lampu nya sendiri, saat tara keluar kesempatan marsel untuk masuk ke rumah yang terkunci dari dalam.


tara yang berjalan keluar rumah untuk menarik pelatuk agar lampu bisa menyala.


"akhir nya nyala lagi,... " tara yang cepat - cepat masuk ke rumah dan mengunci pintu lagi dan langsung berlari naik ka atas kamar.,dia tidak menyadari bahawa marsel sudah di dalam rumah.


" marsel yang diam - diam matikan lampu lagi dari dalam rumah..


" kakkkkkkaaaa... ibu.... tara takut cepat pulang " teriak tara..


"kenapa lampu nya mati lagi,di sebrang rumah masih nyala, jangan2 ada hantu" tara ber sembunyi di balik selimut mencoba menelepon ray, tidak di jawab, telepon ibu juga tidak menajawab.


" ya tuhan tega sekali mereka, bagaimana jika aku mati di makan hantu, biar ray dan ibu menyesal" tara yang bicara sambil menagis di dalam selimut.

__ADS_1


marsel yang mendengar di balik pintu kamar tara, tertawa pelan sampai sakit perut menahan ya tawa nya mendengar ucapan tara.


" dasar tara gadis imut dan bodoh'... "ucap marsel sambil membuka pelan pintu kamar tara.


tara yang mendengar pintu terbuka, diam dan makin ketakutan


"ohh ya tuhann, hantu yang baik jangan nganggu tara, tara benar - benar takut " tara bicara palan sambil memejam kan mata nya di balik selimut dan memeluk bantal dengan erat.


marsel yang masuk sambil senyum - senyum mendengar ucapan tara dari tadi..


"anak ini masih percaya hantu " ucap marsel dalam hati sambil senyum - senyum.


marsel membuka selimut tara, tarlihat tara yang memejam kan mata dan memeluk erat bantal dengan kuat seluruh badan yang bergemetar.


" tara... ucap marsel "


"ahhh ....siapa2 itu, sikopat tolong aku" tara langsung berdiri dan memeluk marsel dengan kuat.


" Heii,... sampai keringat dingin begini, kamu benar an takut... " ucap marsel senang saat tara memeluk nya.


" jangan banyak bicara bantu aku nyalakan lampu nya" ucap tara.

__ADS_1


__ADS_2