
rita dan ray masuk ke resto,sedang kan tara masih berdiam di mobil, marsel yang merasa berhasil membuat tara kesal menyusul ray dan rita untuk makan.
"bodoh'... lelaki bodoh'..ciuman pertama ku sudah di ambil oleh nya" tara hampir menagis dia menahan air mata agar tidak terlihat oleh mereka.
marsel yang duduk makan tiba-tiba dia agak sedikit merasa keterlaluan terhadap tara,
"kenapa dia sangat marah dengan ciuman itu, apa sangat berharga bagi nya " ucap marsel aku harus minta maaf, bergumam dalam hati.
setelah selesai makan mereka langsung balik ke vila. terlihat tara keluar dari mobil langsung berlari masuk vila dan ke kamar.
"rita.. sebentar, aku mau kamu cari tau kenapa dengan tara hari ini" ucpa ray.
"iya ray.. nanti aku akan bicara sama tara"jawap rita.
ray dan marsel masuk kamar masing - masing untuk beristirahat sedang kan rita menyusul tara ke kamar.
__ADS_1
"tara kenapa kamu dari tadi terlihat murung, apa terjadi sesuatu..!! ucap rita.
"rita kau teman ku satu - satu nya aku mau menagis di pelukan mu.. " tara langsung memeluk sahabat nya itu dan menagis dengan kencang.
"kenapa?? ada apa dengan mu tara jawap aku jangan menagis
rita melepaskan pelukannya agar tara mau bercerita kenapa dia menagis dan tara mulai be cerita bahwa marsel telah mengambil ciuman pertama untuk pengeran nya.
rita tertwa mendengar cerita tara
"tapi itu kan ciuman pertama aku, aku tidak terima rita" ucap tara.
"siapa tau marsel memang menaruh hati dengan kamu" ucap rita membuat tara biar bisa sedikit lebih tenang.
"mana mungkin dia menaruh hati dengan ku, sedang kan wanita di luar Sana banyak yang detang menemui nya mungkin ciuman ini bagi nya tidak penting, tapi bagi ku ini sangat penting, dia mungkin sudah berganti - ganti wanita, ciuman Sana sini, " aku sunguh tidak terima" tara menagis sangat kencang karna dia merasa marsel hanya membodohi nya.
__ADS_1
tiba-tiba dari luar ada yang mengetok pintu..
rita berdiri dan membuka pintu, rupa nya marsel sedang berdiri.
"kenapa Marsel..??ucap rita.
" ada tara, aku mau bicara sebentar.. "marsel yang merasa bersalah dengan perbuatannya tadi siang.
" ya sudah, urus masalah kalian sampai beres aku tidak mau melihat tara menagis lagi, dia sedang duduk di balkon kamar, cepat temui Sana"ucap rita dengan marsel.
"apa...sampai menagis" marsel kaget mendengar rita bicara bahwa tara menagis karna ciuman itu, tapi rita aku hanya mencium nya tidak melakuan hal lain lagi, kenapa tara sampai menagis??
"marsel, aku kenal tara dari kecil sampai sekarang tidak satu pun lelaki yang berani dengan nya kecuali kamu yang mencium nya tadi, dia sangat menjaga Jarak dengan lelaki, aku mohon kamu harus mengerti perasaan nya, aku akan kebawah untuk membantu pelayan membuat makan malam"
marsel masuk dan menutup kamar berjalan melangkah melihat tara di balkon sedang menagis tersedu - sedu, tara yang saat itu duduk menghadap ke pantai dan membelakangi marsel saat itu tara sedang tidak sadar bahwa di belakang nya ada lah marsel dia mengira orang yang berjalan di belakang nya ada lah rita.
__ADS_1
"rita, menurut mu bagaimana apa semua lelaki di dunia ini sama, mereka hanya bisa memaini persaan kita sebagai perempuan, apa setelah kita jatuh cinta kita akan di tinggal oleh mereka. " ucap tara.