Gadis Bodoh Malaikat Ku

Gadis Bodoh Malaikat Ku
pantai indah


__ADS_3

setiba nya di Tokyo mereka berempat langsung ke vila karna malamnya ray dan marsel akan meeting dengan perusahan lain.


tara dan rita 1 kamar sedang kan ray dan marsel masing - masing menempati 1 kamar di vila yang cukup besar dan mewah berdekatan dengan pantai.


"rita cepat temani aku kepantai, jangan ngelamun pagi - pagi gini,apa kamu mikir ka ray" ucap tara.


"siapa yang mikir kaka mu itu, ayo kita pergi".


di dalam hati rita dia memikir kan ray mereka hanya berjumpa dan bicara di pesawat waktu itu dan tidak bertemu lagi rita merasa sedih.


rita dan tara melangkah keluar vila untuk berjalan - jalan di pantai, tapi rita hanya diam seperti memikir kan sesuatu.


"nahhhhh....tu kan, ngelamun lagi" ucap tara.


"ka ray lagi sibuk rita,tara sambil merengkul teman nya itu, biar mereka menyelsaikan urusan mereka dulu ya, memang susah ya kalo orang lagi jatuh cinta."


"ahh...kamu saja yang belum merasakan jatuh cinta. " ucap rita oh ya tara gimana hubungan mu dengan marsel apa kamu suka dia??


"Males gue dengar nya, bicarakan yang lain saja jangan boss idot' itu, aku jadi tidak bernafsu jalan2 karna mendengar nama nya. " ucap tara.


" wahhh...wahhh...gawat ada yang marah".


ucap rita, hati - hati benci jadi cinta... hahahaha...

__ADS_1


"iihhh...rita...aku..nga mau jatuh cinta sama orang itu. " kekesallan tara sama rita membuat tara menceburkan nya ke air.


"ahh.. tara kan jadi basah gini baju ku, gimana sih kamu marah sampai begitu nya".


rita yang marah langsung menarik tara agar terjatuh juga..


"nahh kan basah juga.. mulut manyun tara yang seperti anak2 membuat rita tertawa".


"kamu.. haha.. muka mu terlihat bodoh' ucap rita Mengejek teman nya".


"awass kamu..


rita berlari mereka saling kejar- kejaran , main pasir, tiduran di bawah pohon sambil bercerita dan makan2 di pantai yang sangat indah semelir angin sangat menyejukan, sampai baju meraka berdua yang basah itu menjadi kering, tak terasa dari pagi bermain sampai sudah sore harinya tiba.


"ray bagaimana kabar kedua gadis itu mereka terlalu lama kita tinggal,di mana mereka kenala tidak mennyambut kita berdua pulang".


"ray hanya diam tidak menjawab, aku masuk kamar duluan" ucap ray.


"huhh dasar pria dingin.. " lebih baik aku mencari mereka saja.


ray yang di dalam kamar sambil melepas kan satu per satu kancing kemeja putih nya sehingga terlihat jelas otot dada yang sangat keras membuat semua wanita Berlomba - lomba untuk di peluk oleh pria dingin ini.


marsel yang masih mencari kedua gadis itu bertanya kepada pelayan rumah bawah mereka dari pagi di pantai sampai sekarang masih belum pulang.

__ADS_1


ray yang selesai mandi hanya memakai sehelai handuk di pinggang nya sambil mengering kan rambut mendengar suara langkah berbisik tara dan rita dia pun membuka pintu kamar dan keluar.


tara dan rita terhenti melangkah dan terdiam kaget melihat ray hanya memakai handuk saja.


" kaka jangan bikin malu, ini bukan di rumah kebiasan banget sihh bisik tara ke pada ray".


ray hanya diam mata nya tertuju pada rita yang sedang mengandeng tangan tara,rita yang menyembunyikan muka merah nya di belakang tara.


"ayo tara kita masuk, ucap rita pelan".


"tara,jangan berbisik ucap ray, kaka mau istrahat dan carikan obat kk agak merasa pusing.


" kaka sakit.. tara memegang kening ray, baik lah nanti tara carikan obat buat kaka.


"ray masuk kamar tanpa menegur sapa rita sama sekali.


Membuat rita sangat marah sambil masuk kamar dengan muka yang marah.


"tara kaka mu apa dia memang selalu seperti itu, sikap nya membuat aku sangat marah, jelas2 aku ada di situ,kenapa dia tidak menyapa aku sama sekali".


"jangan marah2 dong rita, kaka malu menyapa karna mungkin ada aku di situ, ya sudah begini saja sehabis mandi nanti kamu antar kan obat buat kaka ya."


"tidak mau...,yang di suruh kan kamu, kenapa jadi aku yang mengantar obat buat dia. "

__ADS_1


"aku sudah berikan peluang buat kamu bisa bicara sama kaka, malah nga mau" ucap tara.


__ADS_2