
ray masuk kamar tara, melihat tara menagis..
ray duduk di atas kasur tara dan membelakangi tara yang sedang menagis..
raut muka ray merasa sangat bersalah,
dengan nada lembut, kaka minta maaf tara.. kaka hanya takut terjadi hal - hal yang buruk terhadap mu.
karna kamu sudah besar tidak mungkin kaka menjaga mu 24 jam.. kaka hanya kuatir seseorang akan berbuat sesuatu dengan mu.
tara bangun dari tangis nya dan memeluk ray.. kaka maaf kan tara.. sambil menagis..
ray merengkul adik kecil nya itu yang sekarang sudah besar..
kamu ternyata sudah besar sampai kaka hampir tidak bisa merengkul kamu lagi.. canda ray terhadap tara. semua terlihat membesar.. ucap ray, karna ada sesuatu yang mengajal di bahu ray.. rupanya bukit kembar tara yang bersender.
iihhh...kaka apa - apa sih tara langsung melepas kan pelukannya..
kamu jangan sering2 peluk kaka,kaka mu ini lelaki normal tau..
__ADS_1
tara langsung menutup dada nya dengan bantal..
ray tersenyum dasar bodoh'... ray berdiri berjalan menuju pintu..
ohh ya,satu lagi jangan dekat - dekat dengan lelaki sebelum persetujan kaka... paham..
siappp boss..
ray keluar dan masuk ke kamarnya membanting diri ke kasur.. ahhhh ke jadian hari ini membuat aku lelah.. ray mengingat tadi rita ada menelepon
ray mengeluarkan ponsel dari kantong celana 30 pangilan tak terjawap dari rita..
pesan 1. ray kamu di mana.. ???
pesan 2. ray kamu kenapa tidak angkat pangilan ku...??
pesan 3. apa kamu melupakan semua nya dengan semudah ini, Jahat kamu ray, kamu sama dengan lelaki bajingan lainnya.
sial,wanita ini cepat sekali marah tidak jelas...
__ADS_1
ray mencoba menghubungi rita.. tapi tidak di jawab.. mencoba lagi dan nyambung halo..
halo.. cantik.. ko tidak bersuara..
seketika muka rita memerah, bodoh'.. kenapa tidak angkat pangilan ku kemana saja, kan sudah pulang jam kantor..
beraninya marah2 tidak jelas apa yang ku perbuat malam tadi kan dia yang mengudang ku naik ka atas ranjang nya, bergumam dalam hati...
ray mematikan pangilan nya..
tut.. tut.. tuutt.. halo kenapa di matikan lelaki ini..
ahh biar kan saja, aku lanjut kesalon...
ray merasa lelah dan tertidur..
tara yang sedang mempersiap kan skripsi untuk sidang pertamanya.
marsel yang berbaring di kasur nya masih mengingat tamparan dari tara..
__ADS_1
meghayal kan kecantikan tara...