
setelah aku menceritakan semua tentang kejadian itu
Hedin yang merasa kesal emosi dan marah mendengar kelakuan suami dari bibiku..
namun aku menenangkan Hedin yang sedang marah..
sepertinya dia tidak terkendalikan.
aku harus berusaha membuat hati nya merasa tenang..
setelah dia mulai meredam amarah nya..
kami mulai berbicara..
"Hedin" kenapa kamu tidak memberi pelajaran pada paman ipar kamu itu?
"Aku" aku tidak mau membuat keributan..
"Hedin" tapi dia sudah membuat kamu menangis dan di lecehkan..
iya memang aku merasa terhina dan di lecehkan namun aku menyayangi bibiku karna dia orang yang baik..bagai mana nanti dengan dia apa aku harus mengorbankan cinta nya pada suami nya juga..
aku juga melihat betapa cinta dan sayang nya dia sama suami nya..tapi mengingat dia telah melecehkan aku juga..
rasanya aku benci dengan kehidupan..
Hedin memeluku dan menenangkan aku..
Aku akan melupakan semuanya melupakan kejadian semalam..
aku akan berusaha tegar dan kuat..
__ADS_1
tiba tiba istri Hedin pun datang dan melihat kami berdua..
dia datang dan menamparku..
dia marah karna melihat aku dan Hedin..dia salah paham dan menganggapku seperti perebut suami nya..
percuma aku meladeninya karna saat ini juga hatiku sedang sedih dan hancur..aku pergi pulang dan membiarkan mereka berdua..
aku kembali ketempat bibiku..mereka mencariku dan bertanya aku dari mana saja..
aku bilang hanya mencari udara segar saja..
mereka menyuruhku untuk sarapan namun aku pergi ke kamar dan membereskan pakaianku..
aku ingin pamit untuk pulang ke rumah nenek..bibi yang heran denganku..
tapi keputusan aku sudah bulat untuk pergi dan ingin melupakan semua kejadian di desa itu..
mengejarku sampai terminal.
dia tidak menginginkan aku untuk pergi.
namun aku harus tetap pergi..karna lebih lama aku tinggal bersama bibiku aku takut terjadi kembali padaku yang ke dua kalinya..aku tidak mau itu terjadi lagi..
aku mengatakan pada Hedin untuk diam dan jangan menceritakan semua itu pada siapa pun..karna aku mengalah demi bibiku sayang..
aku pergi menaiki bus..
tapi dalam perjalanan bus yang aku tumpangi mengalami kecelakaan..untung saja aku selamat..
aku mengira hidupku akan berakhir secepat itu..
__ADS_1
tapi takdir berkata lain..
aku mengalami koma beberapa minggu..
dan dokter pun mengatakan aku tidak akan sadarkan diri dengan cepat karna aku mengalami pendarahan hebat..
dan mengalami depresi yang begitu berat..
sesaat saja semua keluargaku menangis Hedin yang saat itu membesuku dia menangis..
dia ingin menceritakan semua kisahku pada keluargaku namun dia tidak berdaya..karna aku orng yang dia cintai sedang berjuang untuk hidup kembali..
dia tidak bisa menceritakan itu semua karna di sisi lain dia sudah mempunyai istri meski dia tidak pernah mencintainya..
sebagai laki laki dia hanya menghargai perempuan..
Hedin hanya bisa berdoa untuk keselamatanku..
dia berharap aku segera sadar dan bisa menceritakan semuanya..karna hanya aku yang boleh berbicara menurut Hedin..
tiga minggu berlalu..
aku sudah sadar namun tak terduka..
aku kehilangan ingatanku..
dokter memeriksa kesehatanku..tapi ingatanku akan kembali semula karna hanya sesaat saja aku mengalami hilang ingatan..
karna benturan keras dan depresi membuat semua itu terjadi..
Hedin pun sedih melihatku seperti itu..
__ADS_1
apa lah daya dia harus tetap tenang dan menungguku sampai sembuh...