
Setelah aku tau bahwa aku Hamil
aku berusaha untuk menghubungi Ade.
namun itu sia sia..nomernya selalu tidak aktif..
aku berusaha menemui keluarganya untuk menanyakan keberadaan Ade saat itu..tetapi keluarga nya tidak memberi tahuku karna sejak dia pergi keluarganya pun belum pernah dia hubungi juga..
aku sengaja tidak memberitahukan pada keluarganya mengenai kehamilanku..
Namun Hakim yang begitu memperhatikanku bertanya kenapa aku mencari dia..
"Hakim" ada masalah apa kamu sama dia?
"Aku" tidak apa apa..
"Hakim" apa Hubunganmu baik baik saja?
Aku cuma menganggukan kepala..
berusaha seakan tidak terjadi apa apa..
namun Hakim merasakan ada yang aneh padaku..
dia seakan tidak percaya hubunganku dengan nya baik seperti yang aku bicarakan..
aku memang putus asa. semakin hari perutku akan semakin besar..
__ADS_1
tapi apa yang harus aku lakukan..
disaat keputus asaanku Hakim menelponku..
dia ingin ajak aku makan bersama dan ada hal ingin dia tanyakan..awal nya aku menolak tapi setelah berfikir lagi aku menyetujuinya..
akhirnya aku dan Hakim bertemu..
Hakim bertanya padaku hubunganku dengan Ade baik saja atau tidak..
aku hanya bilang kemarin kan sudah jelas hubunganku dengan nya baik baik saja..
tetapi dia mendesakku..
aku juga tidak mungkin terus terusan berbohong dengan keadaanku yang sedang Hamil..
Awal nya aku tidak ingin jujur sampai akhirnya aku berkata pada Hakim aku Hamil?
dan berkata Kehamilanku anak siapa..
aku menjawab sebelum Dia pergi Aku dan Ade pernah melakukan nya satu kali..
aku tidak percaya semua ini akan terjadi..aku terus menghubungi nya namun hasil nya nol..dia tidak pernah lagi menghubungiku sejak kepergian nya..dan kemarin aku Datang kerumahmu karna ingin tau Di mana dia sekarang..tetapi keluargamu juga tidak tau..
Aku harus bagaimana semakin hari perutku akan semakin terlihat banyak orang..
aku menangis hari itu..
__ADS_1
Hakim yang terdiam melihat aku menangis..
dia berkata ingin menggantikan Ade sebagai ayah dari anak yang aku kandung..namun aku menolak karna bagai manapun Ade tetap ayah asli dari anakku..aku tidak ingin orang lain yang bertanggung jawab atas kesalahan Ade..
aku juga tidak tau harus berbuat apa..
karna aku frustasi dengan keadaan aku melakukan hal buruk..
aku menggugurkan kandunganku..tanpa sepengetahuan orang orang..
aku pergi ke klinik dan melakukan Aborsi..
aku berteriak dan merasakan Sakit yang amat sangat sakit.
setelah semua nya selesai beberapa hari kemudian Ade menelponku..aku sangat gembira sudah lama aku menantikan dia untuk mngabariku..
tetapi dia meminta maaf padaku tidak bisa melanjutkan Hubungan nya denganku.. Aku menangis apa yang sebenarnya terjadi..dia berjanji akan setia padaku dan akan menemuiku nanti..
Ternyata dia sudah memiliki calon yang lain dan sama persis denganku perempuan itu pun mengandung anak nya Ade..
aku merasa hancur seketika..aku ingin sekali memberitahukan kalau aku juga pernah mengandung anak nya..namun bibirku kelu dan rasa sakit yang amat dalam..
aku menutup telpon nya tanpa sepatah kata pun.
aku yang terus saja menangis sampai kepalaku terasa sakit..hingga akhirnya aku pun tidak sadarkan diri Pingsan..
ketika sudah baikan aku bercerita pada ibuku aku meminta maaf telah mengecewakan nya selama ini..aku sudah berbohong padanya..
__ADS_1
ibuku bingung kenapa aku berbicara seperti itu?
muka yang terlihat pucat dan lemas seakan tidak mempunyai daya untuk Hidup lagi..