Gadis Kecil Yang Malang

Gadis Kecil Yang Malang
gadis kecil yang malang


__ADS_3

"Vani" sudah malam aku kembali ke kamar dulu..


"Erika" iya sebaik nya kau kembali..


"Erika" vani.


"Vani" ya..


"Erika" terima kasih sekali lagi..kau sudah memberitahuku agar lebih hati hati..


"Vani" sudah sewajar nya aku memberitahumu..aki tidak ingin kehilangan mu..


Erika dan Vani tersenyum..


Vani kembali ke kamar..tapi mengapa kamar begitu gelap..


"Vani" Ah apa mati lampu gelap sekali..


Aaaaaaahhhh Apa ini..


"Dimas" ini aku sayang..


"Vani" kau bikin aku kaget saja..kenapa lampu kamar kita mati seperti ini..


"Dimas" aku sengaja mematikan lampunya..habis kau lama sekali di kamar Erika..


"Vani" memang nya kenapa..apa kau cemburu..


kami hanya mengobrol biasa..


"Dimas" iya tapi aku merindukanmu..


Vani mencubit hidung Dimas..


"Dimas" ayo kita tidur..


"Vani" iya..


"Vani" Sayang kenapa kita tidak pergi berlibur saja..


tapi jangan jauh jauh..mengingat kondisi Vino sakit kemarin aku khawatir dengan nya..


"Dimas" Boleh saja kita pergi nonton ke mall dan main game di area permainan saja bagai mana..

__ADS_1


"Vani" boleh juga..untuk kesenangan anak anak kita..


"Dimas" lalu kau tadi bicara apa pada Erika..


"Vani" tidak aku hanya menebak nya saja..


yang dia temui tadi sore itu..


"Dimas" memang nya kau tau..


"Vani" iya asal tebak tapi memang dia orang yang di temui oleh Erika..


"Dimas"Siapa dia..


"Vani" anak pengusaha perusahaan asing..


Dia Daffin Afello..


"Dimas" Apa kita berhak mengkhawatirkan Erika saat ini..


Daffin Afello..kita tau seperti apa dia itu..


"Vani" aku tau sedikit tentang nya..


"Vani" dia itu pernah mendatangi butik ku..


dia memesan gaun untuk mempelai prempuan..


namun satu bulan kemudian dia Cancle semua..


lantaran si perempuan ketahuan selingkuh..


Aku tidak tau kelanjutan nya..dia Direktur di perusahaan milik Ayah nya..


itu yang aku tau saja..


"Dimas" Ya sudah lah hal ini kita bahas lagi besok..


sekarang aku merindukan mu..


"Vani" mulai.. Aaaahhh aku cape tidur duluan ya..


"Dimas" tidak mau..

__ADS_1


Dimaaass terak vani..


pagi yang cerah..di sambut nyanyian burung berkicau..


Vani sudah lebih dulu bangun..


dan memasak..di susul Erika dia membantu Vani menyiapkan sarapan..


"Erika" Aaaaahhh aku tidak tidur dengan nyenyak semalam


"Vani" apa yang kau fikirkan..


"Erika" aku menyukai seseorang dengan pertama kali nya..namun aku takut di bohongi apa lagi dia orang kaya..yang pasti nya tidak akan di restui oleh orang tua..


karna memiliki perempuan sederhana sepertiku..


"Vani" ahahahaha Seperti Drama saja kai ini..


memang nya kau tau tau betul keluarga Deffan?.


"Erika" aku baca di internet..Deffan Afello itu anak konglomerat..


Aku suka baca kisah sang pangeran menyukai perempuan miskin..


vani tertawa geli mendengar perkataan Erika sang sepupu..


"Vani" pagi pagi sudah sekit perut karna tingkah lucumu Erika...hahahah


itukan hanya di dongeng saja..siapa tau Deffan Afello tidak memiliki sifat buruk seperti di dalam cerita..


begitu juga dengan orang tua nya..


kau tidak boleh berfikiran seperti itu..


bagaimana pun keputusan orang tua nya kau harus menghargai..


kalau pun bukan jodoh..


toh kalian bisa bahagia dengan pasangan yang lain nya..


"Erika" kau benar Aaah aku jadi serba salah..


"Vani" kau ini baru kenal satu hari sudah memikirkan perasaan yang dalam..

__ADS_1


memang nya kau menyukai Deffan ya..


__ADS_2