Gadis Kecil Yang Malang

Gadis Kecil Yang Malang
gadis kecil yang malang


__ADS_3

sesampai nya Deffan dan Erika di depan rumah Dimas.


"Deffan" terima kasih sudah menemaniku hari ini..


maaf atas kejadian tidak mengenakan hati mu..


"Erika" iya lupakan saja.. aku tidak perlu mengingat nya lagi..


dan aku juga terima kasih untuk teraktiran nya ya..


"Deffan" Oke sama sama..


"Erika" kalau begitu aku masuk dulu. hemm apa kamu mau sekalian mampir..


"Deffan" kau masuk lah aku tidak mampir. mungkin lain kali saja.


"Erika" Baiklah aku duluan..


"Deffan" hemm


Erika turun dari mobil Deffan.. berjalan ke rumah Dimas..


Erika membukakan pintu ternyata Vani ada di ruang tamu..menunggu kepulangan Erika yang sehabis kencan itu..


"Vani" kau sudah pulang..bagai mana hasil kencan nya..


"Erika"Hehmm lumayan lah..


"Vani" loh muka mu sedikit keliatan kesal begitu


"Erika" bagai mana aku tidak kesal mantan tunangan Deffan datang dan marah marah..


di saat kita berdua makan bersama..

__ADS_1


dia seenak nya saja menghinaku merasa diri nya paling sempurna dan merasa Oke..


"Vani" trus hal apa yang kau lakukan tadi..


"Erika" kau tau..aku langsung siram dia pake air..


"Vani" Woooow berani sekali kau Erika..Astaga sepupuku ini jiwa berandalan ternyata..candaan Vani terhadap Erika..


lalu apa yang terjadi pada Deffan..apa dia marah kau melakukan hal seperti itu terhadap mantan tunangan nya..


"Erika" awal nya aku kira begitu..


kami berdua saling berdiam diri tanpa berbicara sedikitpun di mobil..


lalu aku merasa tidak enak hati pada Deffan..


aku yang memulai buka suara terlebih dulu..


Tapi Deffan malah tertawa dan menganggap diriku wanita pemberani..


"Vani" memangnya seperti apa Agatha si mantan tunangan Deffan itu..kenapa kau bisa di sebut pemberani oleh Deffan sendiri..


"Erika" bisa di bilng Agatha anak manja..dan dia memperlakukan bawahan Deffan semau nya..berhubung dia pacar dari bos mereka semua..para bawahan Deffan Afello itu tunduk dan takut padanya..


dia tidak segan untuk memberi hukuman pada karyawan yang membantah ucapan mantan kekasih Deffan itu..


"Vani" lalu Deffan hanya diam saja..semua bawahan serta karyawan nya itu di perlakukan seperti itu..


"Erika" hemm karna dulu dia sangat mencintai nya..dan Deffan seperti nurut apa saja perkataan Agatha itu..


"Vani" kau harus hati hati..bila nanti Agatha itu membuntuti kau ke mana saja..demi cinta pasti apa pun akan di lakukan orang itu..


"Erika" kau benar.. itu yang aku takutkan..

__ADS_1


"Vani" begini saja..kau ceritakan pada Dimas apa yang terjadi barusan..


Dimas yang akan urus semua nya..


Kebetulan Dimas dan Deffan partner di perusahaan nya..


"Erika" sejak kapan Dimas partner bisnis Deffan..


"Vani" sejak tiga jam yang lalu..


"Erika" What apa maksudmu..apa suami mu bekerja sama dengan perusahaan Deffan Afello..


"Vani" hehehe iya.. Tadi kau berkencan dengan Deffan..Dimas keperusahaan Deffan untuk berbicara bisnis..


lalu kantor nya menerima tender yang di ajukan Oleh Dimas suamiku


"Erika" jangan kau bicara..kalau suami mu menjual nama ku ke perusahaan Deffan..


"Vani" Oh tentu tidak..karna Deffan sudah tau keluarga kita..


"Erika" wooowww Hebat..


padahal sejak aku kencan dengan nya..aku tidak memberitahukan tentang keluarga kita..


tapi dia mempunyai Mata mata yang sangat profesional..


"Vani" itu lah calon imam kamu


"Erika" Apa sih..


vani dan erika tertawa bersama..


erika masih memikirkan cara untuk tidak memperkeruh dengan Agatha..alih alih Agatha akan mengganggu nya terus menerus..

__ADS_1


__ADS_2