Gadis Kecil Yang Malang

Gadis Kecil Yang Malang
gadis kecil yang malang


__ADS_3

tiga bulan sudah sejak kami keluar dari rumah sakit..


namun belum juga menemukan pendonor untuk Dimas..


Aku melihat nya merasa kasihan karnaku dia menjadi seperti itu. aku jg sudah berusaha mencari pendonor untuknya dengan suka rela..


Tuhan berkehendak lain untuk Dimas tetap menunggu..


Aku yang selalu ada di samping nya pun merasa sangat sedih..namun aku tidak menunjukan rasa sedihku di hadapannya..


aku takut membuatnya merasa terpuruk..


Dimas sabar menghadapi takdirnya..


Dimas menyerahkan kerjaannya padaku..namun aku tidak berkeahlian di bidang kantor aku juga bukan istri dan juga keluarganya..


tapi dimas yakin bahwa aku akan bisa menggantikannya sementara waktu..


aku bingung harus berbuat apa.


tapi dia akan selalu ada di belakangku saat ada kesulitan..


Akhirnya aku memutuskan untuk menggantikannya di kantornya..


awal mula aku memasuki kantornya namun rasa gugup tidak bisa kusembunyikan..


karna itu bukan keahlianku..


Aku mencoba dan terus mencoba selama dimas Ada di belakangku..


hari demi hari aku bekerja di kantornya..


setiap pulang kantor aku menyempatkan datang ke rumah Dimas dan melihat keadannya..


lalu masak dan menyiapkan makanan untuknya..


Dimas datang menghamiriku dengan meraba dinding untuk sampai ke meja makan..


Aku menyuapinya makan..

__ADS_1


dia memegang tanganku..


"Dimas" kamu pasti lelah seharian di kantor?


"Aku" tidak apa apa..aku tidak lelah kok


"Dimas" maafkan aku selalu merepotkan kamu


"Aku" ini semua sudah jadi tugasku menggantikanmu..


"Dimas" Aku harap setelah ini ada keajaiban tuhan memberikanku sepasang mata dan bisa segera melihatmu kembali


"Aku" iya aku juga berharap begitu..


kamu makan yang banyak ya..stelah makan kamu istirhat..aku akan pulang setelah ini..


"Dimas" aku takut kamu sakit karna terlalu lelah..


apa kamu tidak mau tinggal bersamaku saja disini..


"Aku" tidak apa apa aku juga harus menyelesaikan sketsa design ku.


sejak itu aku terus tinggal bersamanya..


pagi nya aku segera ke kantor untuk bekerja setelah selesai di rumah..


di kantor aku merasa pusing. kepalaku terasa sakit dan pandangan pun kabur..


ketika aku ingin mengambil air tiba tiba aku kehilangan kesadaran..


setelah aku sadar aku ada di klinik dekat kantor..


ternyata Anemia dan lambungku kambuh..


terlalu lelah dan kurang istirahat..


Dimas menelpon kantor dan karyawan kantor memberitahukan padanya bahwa aku ada di klinik tidak sadarkan diri..


Dimas panik mengetahui aku pingsan..

__ADS_1


tapi dia tidak bisa kemana mana..


akhirnya aku pulang..


dan Dimas memeluku..


"Dimas" maaf membuatmu menjadi seperti ini..


aku ketakutan setelah dengar kamu tidak sadarkan diri..


aku tau pasti kamu terlalu lelah..


maka dari itu apa kita tidak mempekerjakan satu karyawan untuk mengerjakan pekerjaan di butikmu..


dia hanya bekerja membuat Design gambar saja..


dimas yang menyarankan ide itu pun bagus juga..


lalu aku mengumumkan di Website bahwa aku mencari seorang Design gambar untuk bekerja denganku..


Ada beberapa orang yang mengikuti tes yang aku berikan pada mereka..


lalu ada satu Gadis yang design nya unik dan tidak biasa..


dia lulus tes.. dan mulai bekerja di butik.


nama nya Nissa..


nissa ini anak yang rajin dia ulat dalam bekerja..


aku dan Dimas mengaguminya.. dan bebanku terasa berkurang..


aku mulai fokus di kantor tanpa khawatir dengan butiku sedikitpun..


Namun aku khawatir dengan Dimas yang selalu di perhatikan oleh Nissa setiap harinya..


karna aku sibuk di kantor karna banyaknya kerjaan aku sampai melupakan Dimas..


tapi Nissa selalu datang kerumah Dimas mengantarkan Design nya padaku diwaktu aku sedang tidak ada dirumah..

__ADS_1


lalu nissa selalu menyiapkan makanan untuk Dimas..


__ADS_2