
Dimas tidak mengatakan apa pun selain itu..
dia mengakui kebahagiaan nya..
namun aku melihat raut wajahnya seakan bersedih..
bahkan seperti banyak nya rahasia yang dia sembunyikan..
tepat pukul 9:20 kami pun segera berangkat untuk menuju bandara..
aku sedang duduk untuk menunggu panggilan pesawat berikutnya..
Dimas datang tepat di hadapanku..
dimas memeluku..
aku pun kaget dengan sikapnya..
dengan tindakannya itu sebagai melepaskan aku untuk pergi..
dia mengatakan jangan pernah membencinya..
dan selalu mengingatnya..
dan dia juga berkata selalu mencintaiku meski nantinya dia milik orang lain..
aku tersenyum dan tidak menunjukan rasa kecewa sedih dan marahku..
karna aku selalu mengingat apa yang dia katakan waktu dulu berpisah pertama kali..
aku segera naik pesawat karna pesawat yang akan aku naiki akan segera berangkat..
Dimas memberiku sebuah kalung untuk aku memakainya..
aku menolak dan membiarkan dia memberikannya pada pacarnya..
di karnakan aku tidak ingin menjadi beban..
tapi dia memaksa memakaikannya padaku..
aku tidak berbuat apa apa..
__ADS_1
dia hanya memberikannya untuk kenangan..
akhirnya aku pergi..
terbayang sewaktu kita bertemu pertama kali dan berpisah kemudian kembali bertemu lagi..
aku hanya menginginkan dia bahagia dengan pasangannya..
dua tahun kemudian butik yang ku kembangkan sudah mempunyai beberapa cabang..
aku sudah mencapai kesuksesan yang ku inginkan..
meski aku tidak mempunyai pendidikan tinggi dan masalalu kelam akhirnya menjadikan aku sebagai orang yang sukses dan berhasil..
saat itu juga dimas kembali ke indonesia..
meski dia sudah kembali namun aku belum pernah menemuinya karna aku tidak mengetahuinya..
ketika aku mengadakan fashion show dan aku tidak menyadari bahwa Dimas juga berada di antara para undangan..
ketika aku menerima bunga dan piagam..
dia memberikan aku buket bungan mawar yang sangat indah..
setelah kami foto bersama.
aku dan dia pergi kebelakang panggung..
dan mengobrol..
aku melihat di jari manisnya terlihat cincin yang melingkar..
aku menanyakan nya pada Dimas apa kah itu cincin pernikahan..
lalu dia menjawab bahwa dia telah menikah..
aku terdiam menahan air mata yang seperti ingin terjatuh..
lalu Dimas mengangkat daguku dan meminta maaf..
dia berkata bahwa menangis akan membuatku tenang maka menangislah..
__ADS_1
aku berlari menjauh darinya..
aku mengendarai mobil lalu pulang..
sampai nya dirumah aku menangis sampai tertidur..
aku terbangun jam tujuh malam sejak tertidur sore tadi..
dan aku kembali menangis saat mandi..
setelah mandi ada yang mengetuk pintu rumah aku membukanya dan ternyata itu Dimas..
"aku" Dimas?
apa yang kamu lakukan.
"Dimas" aku datang kesini ingin membicarakan sesuatu sama kamu..
"aku" tentang apa?
"Dimas" apa aku boleh masuk..
"aku" silahkan..
"aku" apa yang akan kamu bicarakan. apa sangat penting.kalau tidak penting sebaik nya kamu pulang aku ingin istirahat..
"Dimas" aku hanya ingin minta maap sama kamu..aku menikah dengan Amelie Handson dan tidak memberitahukanmu..
"aku" tidak apa apa selamat atas pernikahanmu..
"Dimas" asal kamu tahu Amelie sudah meninggal.
"aku" hah apa.. apa yang terjadi dengan istrimu..
"Dimas" itu yang tidak pernah mau aku ceritakan pada siapa pun..karna ini semua menyakitkan baginya..
"aku" maksudmu?
"Dimas" itu yang kamu tidak tau dari Amelie..
dia memang istriku tapi aku dan dia tidak saling mencintai..
__ADS_1
aku dan amelie sebenarnya sepakat menikah di karnakan Hidup Amelie sudah tidak lama lagi..
dia memiliki kanker di bagian tubuh nya dan sudah setadium akhir..