Gadis Kecil Yang Malang

Gadis Kecil Yang Malang
gadis kecil yang malang


__ADS_3

"Dimas" maka dari itu aku terpaksa menerima dan menyetujui berpacaran dan menikahinya..


hanya untuk kesepakatan saja membuat dia bahagia..


aku tidak menceritakan detail nya pada kamu karna aku takut kamu akan semakin kecewa..


aku berusaha membuat Amelie bahagia sebisaku pada akhirnya kami menikah..


beberapa bulan kemudian Amelie sakit dan dia meninggal..


sebelum dia meninggal Amelie mengatakan bahwa aku harus bahagia denganmu..


"Aku" kenapa dia berkata begitu?


"Dimas" karna dia selalu melihat wajahku yang muram dia pernah melihat Buku Diary ku..


semua tertulis tentangmu..


maka dia tau semua isi hatiku..dia meminta maaf padaku membuatku melukai perasaan orang yang sangat aku cintai..


Namun itu semua sudah pilihanku..


dan dia ingin aku menjelaskan semua nya tentang aku dan Amelie padamu..


Ayah dan ibu Amelie sudah lebih dulu meninggalkannya sejak kecil. dan dia di besarkan oleh paman dan bibinya waktu itu..


Ayah Amelie kecelakaan pesawat.


dan ibu nya mengalami sakit kanker seperti Amelie..


Aku hanya bisa membuat dia bahagia sederhana..


meski hanya sesaat..


tapi semua sudah berakhir..


Amelie pergi dengan tenang..

__ADS_1


jadi aku ingin meminta maaf padamu telah membuat kamu kecewa..


"Aku" hhmm.


"Dimas" kenapa? apa kamu tidak mau memaafkan aku..


"Aku" kalau aku tau cerita dibalik itu semua seperti ini mungkin aku akan berusaha membantu kamu dan dia..


karna aku tidak tau Awalnya aku kecewa


"Dimas" kecewa? bukan kah kamu tidak menyukai aku..


"Aku" maaf Dimas aku perempuan munafik..setelah kepergianmu waktu itu..aku sangat terpuruk..


aku meresa kesepian. dan merasa aku sangat kehilanganmu..


entah perasaan itu muncul kapan..


aku minta maaf sama kamu karna aku menjadi begitu naif..


"Dimas" cukup kamu tidak salah..berarti aku berhasil membuatmu menyukaiku..


jadi sekarang apa menurutmu..


apakah kita menikah saja?


"Aku" Menikah?..


Ah terlalu cepat aku ingin membuang buang waktuku dulu bersamamu sebelum kita menikah..


apakah kamu mau..


"Dimas" tentu. itu yang selalu aku harapkan darimu..


jadi mulai sekarang kita pasangan kita pacaran..


aku yang kala itu tersenyum bahagia..

__ADS_1


Dimas menciumku dan aku tidak menolaknya..


Aku dan Dimas memulai nya dari awal..


kami sangat bahagia menjadi pasangan..


sejak aku dan dia mempunyai hubungan. kami mengembangkan bisnis bersama sama lalu bisa pergi berlibur entah keluar kota atau ke luar negri..


itu menyenangkan..


suatu hari Aku dan dimas mengalami kecelakaan mobil pada saat akan pergi menemui Client di salah satu Hotel untuk membahas bisnis yang di jalani Dimas..


Seperti petir di siang hari..


Dimas mengalami patah tulang di bagian kaki dan mata nya mengalami kebutaan..


dan aku sempat koma selama tiga hari..


kala itu aku belum sadar dan tidak tau keadaan dimas seperti apa..


setelah sadar dan aku rasanya ingin menemui Dimas yang berada di sebelah ruang rawatku..


kamar kami terpisah..


namun dokter dan suster tidak mengizinkan ku untuk bergerak..


karna baru pulih dari koma..


Aku mendengar dari suster bahwa dimas mengalami kebutaan..


aku sangat sedih..


aku menangis dan merasakan apa yang Dimas rasakan..


aku takut Dimas memiliki mental yang lemah dan aku juga takut Dimas tidak menerima semuanya..


Aku berharap Dimas masih bisa di sembuhkan..

__ADS_1


Dokter berkata..


Dimas masih bisa di sembuhkan namun harus ada pendonor kornea mata untuknya..


__ADS_2