
#Gadis_Manja_Milik_Mafia
#Part 10
+
+
Ternyata dia adalah kepala sekolah atau pemilik sekolah itu yg datang,ya itu adalah papah Alldiano yang bernama Zero seorang CEO di perusahaan ternama di kotanya
" Permisi " ucap Zero dengan sopan
" E-eh ada bapak,silahkan pak masuk " ucap Leo yang menawarkan pada Zero
" Terima kasih " ucap Zero
" Silahkan duduk pak " ucap Leo menawarkan kursi yang berada di samping nya
" Tidak terima kasih.Saya ke sini cuman mau lihat keadaan kelas ini aja beserta calon mantu saya " ucap Zero yang membuat hati Leo geram sekaligus cemburu
Pasalnya Leo sudah lama mengincar Kiara untuk di jadikan kekasihnya,tetapi apa dayanya karena Kiara sudah mencintai pria lain yang bernama Alldiano
" Ck! Pakai ngomong calon menantu lagi di hadapan gw " guma'm Batin Leo
" Ternyata kelas ini perfec , yaudah saya permisi " ucap Zero yang membalikkan tubuhnya dan melangkahkan kakinya ke arah pintu kelas
" Om bentar! " Seru Kiara
Zero berbalik arah menghadap Kiara yang memanggil nya dengan sebutan yang tak biasa yaitu " om "
" Ada apa? " Ucap Zero
" E-ee om, All memang beneran ke luar kota ya? " Ucap Kiara dengan wajah cemberut nya
" Iya,dia ada urusan.Tapi tumben kamu manggil saya om biasanya papah " ucap Zero Dengan senyuman nya
Leo merasa panas mendengarnya,tetapi apa pula daya dirinya.Kiara yg sedikit canggung jika memanggil papahnya All dengan sebutan om.
" E-eh iyah bdw papah bisa anterin Kiara pulang nanti ga ya? " Tanya Kiara dengan nada manjanya
" Nanti datang aja ke ruangan saya " ucap Zero dan langsung meninggalkan kelas itu
<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>
Bell istirahat sudah berbunyi,kini Kiara dan Keyra sedang berada di kantin sekolah,Sedangkan Quenza sedang di taman sekolah bersama Jack.Beda dengan Brayen,ia malah sedang di dalam toilet
" Ra kita pesan apa nih? " Tanya Keyra
" Gw kenyang key,bdw tumben tumbenan di Jack sama Quenza ke taman " ucap Kiara yang melirik sekitarnya
" Biasalah,Jack kan mau nyatain cinta nya malam ini ke Quenza " ucap Keyra dengan raut muka tersenyum
" Haa? Jack beneran suka sama Quenza dong berarti " ucap Kiara yang masih tidak percaya
" Iyah cuy,bdw lu ga liat apa Ra? Mereka tuh sama sama cinta,wajar aja mereka mau ngedate malam ini " ucap Keyra dengan tertawa
" Lu ga usah ketawa,lu sendiri kapan tuh jadian nya? " Ledek Kiara pada Keyra
" Gw sih mau mau aja pacaran,tapi sama siapa cuy? Sama Brayen gitu,gila kali lu Ra " ucap Keyra
" Iyah sama Brayen kek nya lu cocok deh key,sama sama pinter,cantik and ganteng,di tambah sama sama suka hal yang menantang " ucap Kiara yang kembali meledek sahabatnya
" Udah udah ga lucu,ayo kita ke kelas aja "
__ADS_1
Ucap Keyra dengan muka yang tersipu malu nya
" Ga usah sok salting,ayo pesan minuman " ucap Brayen yang tiba tiba muncul dari belakang
Keyra saat itu sangat malu karna Brayen mendengar seluruh pembicaraan Kiara.Kiara yang berkata tetapi Keyra yang malu,pasalnya Keyra juga menyukai Brayen sahabatnya.
Tetapi ia mengira Brayen menyukai wanita lain.Sebab Brayen adalah pria yang di incar banyak wanita di sekolah nya
" E-eh Yen,bdw Lo lama banget di toilet " ucap Keyra canggung
" Sorry tadi gw c*lly dulu " ucap Brayen dengan tertawa lebar
" Woi mulut lu! " Ucap Keyra dengan kasar
" Hahaha,gw becanda.Bdw tadi gw lama karna itu para cewe minta Selfi sama gw yang ganteng ini " ucap Brayen dengan sombongnya
****
Di sisi lain,Alldiano sedang memainkan laptop nya yang berada di pangkuan nya itu.Ia sedang mengecek semua data data yang mau ia urus dalam meeting besok
" Huh! Banyak banget yang mau saya cek ini " Kesal Alldiano
Tok!
Tok!
Tok!
" All,buka pintu nya " ucap seorang wanita
Yang ada di balik pintu
Wanita itu adalah Tante Alldiano yaitu Visyaka yang sedang mengetuk pintu
Cklek!
" Tante mau ngapain? " Tanya Alldiano dengan muka datarnya
" Ya Tante mau kasih tau kamu,kalo data data yang harus kamu cek harus udah selesai sore ini,soalnya Tante mau print dan kita bawa besok " ucap Visyaka dengan serius
" Ck! Okeh,bdw itu aja kan? Kalo udah selesai Alldiano mau lanjut cek " ucap Alldiano
" Mau Tante bantuin ga? Soalnya kan itu banyak banget " ucap Visyaka
" Ga perlu,tante istirahat aja.Lagian Tante pasti capek habis berangkat dari rumah " ucap Alldiano yang menolak tawaran Tante nya
" Yaudah,tante tadi habis ketemu sekertaris kamu di depan.Dia Tante suruh datang untuk bantu kamu urus pekerjaaan ini. " Ucap Visyaka
" Oh sekalian suruh dia ke sini ya Tan,biar bantuin Alldiano " ucap Alldiano
" Okeh deh,tante nanti suruh dia kesini. Bay " ucap Visyaka yang meninggalkan Alldiano dan masuk ke dalam kamarnya
Cklek!
Alldiano menutup kembali pintu kamar nya dan kembali duduk di atas sofa empuk itu,ia mengangkat kembali laptopnya ke pangkuan nya dan mulai mengecek kembali data data perusahaan nya
Hingga 13 menit berlalu,ada seseorang yang mengetuk kembali pintu kamar hotel Alldiano itu,ada seorang wanita yang mengetuk pintu itu
Tok!
Tok!
Tok!
__ADS_1
" Tuan ini saya Ruspita " ucap seseorang yang di balik pintu itu
Ruspita ialah asisten Alldiano yang bekerja di perusahaan Alldiano yang sekarang ini sedang ia urus.Alldiano memiliki banyak perusahaan dan ini perusahaan yang ia pegang adalah perusahaan yang baru ia bangun.Jadi Alldiano sibuk dengan kantornya yang sekarang ini
" Sebentar " ucap Alldiano yang beranjak dari sofa
Alldiano berjalan santai ke arah Pintu dan membuka pintu kamar itu yang sudah ada Ruspita di depan nya
" Halo Tuan, saya di panggil nyonya Visyaka " ucap Ruspita dengan senyuman di bibir nya
Ruspita memiliki sifat yang egois dan selalu ingin menang sendiri,ia ingin mengambil All dari Kiara yang sekarang berstatus pacar Alldiano
Ruspita sengaja bekerja sama dengan Visyaka untuk menggoda Alldiano supaya putus dengan Kiara kekasih nya itu.Visyaka menyuruh Ruspita untuk mendekati Alldiano agar Alldiano tidak bertunangan dengan Kiara
Pasalnya Visyaka tidak suka dengan Kiara yang tadi pagi membantah nya,karna itu ia ingin juga memisahkan Alldiano dari Kiara.
" Silahkan masuk " ucap Alldiano dengan santai nya
Ruspita masuk ke dalam kamar hotel Alldiano itu,ia meletakkan beberapa tas yang ia bawa dari luar
" Untuk apa anda membawa tas? " Tanya Alldiano dingin
" Nyonya Visyaka menyuruh saya menginap di sini Tuan,jadi saya bawa beberapa pakaian " sahut Ruspita
" Oh,letakkan Barang barang mu di kamar mu,lalu kembali ke sini " ucap Alldiano
" Tapi tuan masalahnya kamar hotel telah habis,jadi saya di suruh nyonya Visyaka satu kamar saja dengan tuan " ucap Ruspita dengan senyum licik nya
" Cih! Kenapa harus di kamar saya? Pindah kau ke kamar Tante ku saja " ucap Alldiano mengusir mentah mentah sekretarisnya
" E-eemm begini tuan,saya sudah bilang sama nyonya Visyaka.Tapi nyonya Visyaka menolak saya " ucap Ruspita dengan muka sok polosnya
" Ck saya ga sudih satu Kamar dengan pakaian " ucap Alldiano yang menganggap enteng Ruspita
" T-tapi tuan- " ucap Ruspita terpotong
" TIDAK ADA TAPI TAPIAN,KELUAR! " bentak Alldiano
" DIAM! Tante suruh Ruspita ke sini buat pekerjaan aja,jadi biarin dia sekalian bantu kamu di hotel ini " ucap Visyaka yang datang tiba-tiba
" Tan? " Ucap Alldiano
" Iyah kenapa? Tante suruh dia nginap di sini cuma sehari aja dan ga usah keberatan!! " Tegas Visyaka
" Ny-nyonya mending saya pulang aja ya "
Ucap Ruspita dengan nada sok sedih nya
" Ga usah,kamu nginap di sini titik!!. " Ucap Visyaka kembali
" T-tapi nyonya " ucap Ruspita
" Ssfftt,kalo kamu nolak maka Tante bakalan sedih " ucap Visyaka
Alldiano hanya diam dan berpikir sejenak,i a berpikir untuk tidak membuat Tante nya sedih.Jadi ia membuat keputusan
" Kamu setuju kan? " Tanya Visyaka kebali
" Hmm-
<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>
SMOGA TERHIBUR 💞💞💞
__ADS_1