GADIS MANJA MILIK MAFIA

GADIS MANJA MILIK MAFIA
part 7


__ADS_3

#Gadis_Manja_Milik_Mafia


#Part7


+


+


_________________________________________


Kiara sudah tidur di atas kasur itu,sedangkan Alldiano masih memainkan game online nya di komputer miliknya,padahal sudah berumur 23 tahun tapi masih seperti anak usia 15 tahun saja


Waktu menunjukkan pukul 00.32 malam,Alldiano memainkan game nya dan mematikan lampu kamar nya,sedangkan Kiara terbangun karena ingin ke toilet


" All belum tidur? " Ucap Kiara mengucek ngucek matanya dan menyalakan lampu


" bikin kaget aja " ucap Alldiano yang masih fokus pada komputer nya


" All ga bisa ya pergi ke luar kota nya 2 hari lagi? " Ucap Kiara mendekati Alldiano


" Ga bisa " ucap Alldiano dengan wajah datarnya


" All jahat banget sih,kalo ga perginya satu hari lagi aja " ucap Kiara yang memeluk Alldiano dengan nada manjanya


" Ara mau goda saya biar saya ga pergi? "


Ucap Alldiano yang menghentikan kegiatan memainkan game nya dan berbalik arah ke hadapan Kiara


" Kiara sepi kalo ga ada Alldiano " ucap Kiara yang duduk di atas pangkuan Alldiano


" Saya cuma pergi 2 hari bukan setahun " ucap Alldiano yang memeluk t4b4h Kiara


" Tapi kan dua hari lama!! " Ucap Kiara dengan mengerutkan keningnya


" Ckk , kalo saya kembalikan nanti kita liburan bareng " ucap Alldiano yang melepas pelukan nya dan menatap Kiara


" Tapi- " ucap Kiara terpotong oleh ucapan All


" Ssftt..., Udah malam ayo tidur " ucap Alldiano yang mengangkat jari telunjuknya ke arah b!b!r Kiara


" Yaudah " ucap Kiara yang beranjak dari atas pangkuan Alldiano


Alldiano bangkit dan berjalan mengarah ke kasur empuk itu,sedangkan Kiara mengarah ke toilet kamar mewah Alldiano itu


Kiara masuk ke dalam toilet itu dan Alldiano menunggu nya sembari duduk di atas kasur itu sembari memainkan handphon nya,selang beberapa menit Kiara keluar dari dalam toilet dan menuju kasur


" Tidur udah malem " ucap Alldiano menepuk kasur di sebelahnya


" Iyah Iyah, harusnya yg tidur itu All kan All mau pergi besok " ucap Kiara yang merebahkan t4b4hnya di atas kasur tepat di sebelah Alldiano


Kiara merebahkan t4b4hnya tepat di samping kanan Alldiano,Kiara memeluk erat t4b4h Alldiano dan memejamkan matanya di samping Alldiano yang masih sibuk memandangi Handphone nya


" Ayo tidur " ucap Kiara sembari memejamkan matanya


" Hmmm " balas Alldiano pada Kiara dan mematikan handphone nya sekaligus mematikan lampu kamar nya


**


Pagi pun tiba,waktu menunjukan pukul 05.45 pagi,kiara sudah bangun dari tidur nya dan masih di dalam toilet membersihkan diri dan ingin pergi ke sekolah nya


Sedangkan Alldiano masih tidur di atas kasur empuk itu dan tidak memperdulikan alarm yang sudah lelah berbunyi untuk membangunkan Alldiano


Selang beberapa menit,Kiara keluar dari dalam toilet mengenakan handuk putih yang terlilit di t4b4h nya yang sebatas lutut saja,Kiara pergi menuju kasur tempat Alldiano tidur


" All bangun,udah pagi " ucap Kiara mengguncang guncang t4b4h Alldiano


Tidak ada respon sama sekali dari Alldiano,Alldiano masih setia tidur di atas


Kasur empuk miliknya dan tidak memperdulikan ucapan Kiara yang sudah lelah membangunkan nya


" Ayoo bangun,udah pagi, bangun! bangun. . .! " Ucap Kiara


Alldiano pun terbangun dari tidurnya dan membuka matanya dan melihat wajah Kiara yang tepat di hadapan nya


" Huahh . ., Apa sih pagi pagi udah ribut "


Ucap Alldiano yang baru bangun dengan menatap Kiara


" Ayo bangun,tas Kiara tinggal di kantor Alldiano! " Ucap Kiara yang baru ingat tas nya tertinggal di kantor Alldiano


" Terus? Suruh aja Dika ambil! " Ucap Alldiano

__ADS_1


Ohh ya sampai lupa,Dika itu asisten pribadi Alldiano yang paling ia percayai


dan yang paling spesial di antara yang lain nya karena Dika adalah teman SMP nya dahulu


" Telfon dia,suruh ambil tas Kiara yang tinggal " ucap Kiara yang pergi meninggalkan kasur dan menuju sofa dan ingin mengambil pakaian sekolahnya yang berada di atas sofa


**


19 menit kemudian


Kiara keluar dari toilet yang sudah mengenakan seragam sekolahnya dan melihat Alldiano yang sedang memainkan handphone nya dan duduk di atas kasur


" Udah nelfon Dika? " Tanya Kiara pada Alldiano


Alldiano tidak menjawab,ia hanya menganggukan kepalanya dan menatap Kiara


" Udah jam 06.19 ayo berangkat " ucap Alldiano pada Kiara


" Ihh sikat gigi dulu sana! Sama mandi " ucap Kiara yang menatap Alldiano


" Ck iyah " ucap Alldiano


" Lagian aku belum sarapan udah mau berangkat " protes Kiara yang melihat Alldiano masuk ke dalam toilet


Kiara menunggu Alldiano dan duduk di atas sofa ruang tamu milik Alldiano,Kiara melihat Visyaka berjalan menuju meja makan bersama 2 pelayan membawa sesuatu di belakang nya


" Ck! Itu Tante br3ngs3k All " ucap batin Kiara menatap malas Visyaka


" Eh ada Kiara,mana Alldiano? " Ucap Visyaka yang menghentikan langkah nya dan mentap sinis Kiara dan menaikkan satu alisnya


" Di kamar " ucap Kiara memalingkan wajahnya dari Visyaka


" Panggilan dia cepat, karna jam 10 ini kami mau berangkat! " Ucap Visyaka pada Kiara


" Suruh aja orang lain kenapa harus Kiara? " Ucap Kiara menatap malas Visyaka


" Ga usah banyak omong! Cepat panggil Alldiano!! " Ucap Visyaka menaikkan nada suaranya dan mengerutkan keningnya


" Males,kamar All jauh " ucap Kiara menolak ucapan Visyaka


" Maksud apa anda? Saya ini Tante Alldiano dan sudah dia anggap seperti ibunya sendiri ga usah membantah!! "


" Kalo saya tetap membantah gimana? Udah ah Kiara malas " ucap Kiara pura pura sibuk membaca buku yang berada di atas meja


" Ga usah bawa bawa ortu saya! " Ucap Kiara mengerutkan keningnya


" Cepat panggil Alldiano!! " Bentak Visyaka terhadap Kiara


" Kenapa harus saya? Suruh aja dia! "


Ucap Kiara menunjuk pelayan yang sedang membersihkan sofa


" E-eh iya ny-nyonya " ucap Pelayan tersebut tersenyum canggung


" Ga usah,saya mau Kiara ini yang manggil Alldiano ke sini! " Ucap Visyaka terhadap pelayan itu


" Kamarnya jauh Kiara males ke sana! " Ucap Kiara yang semakin membuat Visyaka jengkel


" Apa susah nya sih cuman manggil? Anda mau ga saya restuin sama Alldiano haa?!! " Ucap Visyaka menunjuk wajah Kiara dan menatap nya dengan sinis


" Kenapa harus perlu restu Tante? Kan papah Mama Alldiano masih hidup " balas Kiara dengan nada sombongnya


" Dasar anak kurang aja- " ucap Visyaka terpotong oleh seseorang


" CUKUP!! Saya sudah disini g perlu berantem " ucap seorang pria yaitu Alldiano yang baru saja datang


" Alldiano kamu ga salah milih cewe ini buat jadi calon istri kamu? " Ucap Visyaka menatap Alldiano


" Tidak usah di bahas,ayo makan " ucap Alldiano pergi meninggalkan Visyaka dan Kiara untuk menuju meja makan yang bisa di bilang cukup jauh dari ruangan itu


**Skip selesai makan**


" Ahh. . ., Kenyang banget perut aku " ucap Kiara memegang perutnya menggunakan tangan kanannya


" Ayo berangkat udah jam tujuh kurang " ucap Alldiano mengangkat tangan kirinya dan melihat jam yang berada di lengan kirinya itu


" Hmmm. . . Ayoo " ucap Kiara pada Alldiano yang di tatap sinis oleh Visyaka


" ini tas nya " ucap seorang pria


Aldiano yang mendengarnya berbalik arah dan melihat seorang pria itu,ya pria yang membawa tas itu adalah Dika asisten pribadi Alldiano

__ADS_1


" Bawain ke mobil saya " ucap Alldiano pada Dika


" Ya! " Ucap Dika meninggalkan ruangan itu


Setelah Dika pergi,Alldiano dan Kiara bangkit dari atas kursi itu dan pergi meninggalkan meja makan tersebut,sedangkan Visyaka masih memainkan hanphone nya di atas kursi itu


Kiara masuk ke dalam mobil mewah milik Alldiano dan begitu juga Alldiano masuk ke dalam mobil mewah berwarna hitam miliknya itu.Alldiano mengemudikan mobil itu yang di sertai Kiara yang duduk di sebelah nya


**


Sesampainya di sekolah


Kiara keluar dari dalam mobil dan begitu juga Alldiano,tidak lupa saat mereka turun para siswa/siswi di sana langsung berkerumun untuk melihat Alldiano anak pemilik sekolah itu sekaligus Pria yang sangat tampan


" All Kiara pergi dulu ya bayy " ucap Kiara menoleh ke belakang dan ingin meninggalkan Alldiano


Dengan sigap,Alldiano menarik tangan Kiara dengan lembut dan hal itu membuat Kiara kembali menoleh ke arah


Alldiano


" Kenapa lagi? " Tanya Kiara


" Anda lupa satu hal! " ucap Alldiano memalingkan tatapan wajahnya dari Kiara


" Apa? Rasanya Kiara ga lupa apa apa deh " ucap Kiara dengan menepuk nepuk


Dagunya menggunakan jari telunjuknya


" Tchh...! Gitu aja lupa sih " ucap Alldiano yang mengerutkan keningnya


" Ooh. . ., Kiara ga mau banyak orang " ucap Kiara yang tau maksud Aldiano


" Tchh! Lupada ngapain di sini ha? Bubar Sono!! " Ucap Alldiano mengusir semua murid yang sedang melihat mereka


Tanpa basa basi semua murid pergi meninggalkan kerumunan tadi itu,mereka tentu takut di marahi oleh Alldiano anak


Pemilik sekolah mereka


Saat mereka pergi,Kiara mendekat ke arah Alldiano dan ingin meng3c*p pipi Alldiano,tetapi saat Kiara mendekat ke arah pipi Alldiano,datang seorang wanita berteriak memanggil nama Alldiano


" Kakk Alldiano!! " Teriak seorang wanita yang tidak lain Irene


" Kakak apa kabar? Udah 1 Minggu lebih ga jumpa kakak makin ganteng aja deh "


Ucap Irene memanas-manaskan Kiara dengan memeluk t4b4h Alldiano tanpa izin dari Alldiano sendri


" Lepasin! Ingat ini di tempat umum ren! "


Ucap Alldiano dengan wajah datarnya dan melepaskan pelukan Irene dari tubuh nya


" Ish gitu aja marah sih,dulu aja waktu kecil kakak c*um pipi Iren di depan semua orang kan? " Ucap Iren menatap Kiara dengan senyum liciknya


" All?!! " Ucap Kiara menatap sinis kekasihnya yaitu Alldiano


" Tch,itu waktu kecil ga usah di bahas lagi yang udah jadi masalalu " ucap Alldiano dengan santai nya


" Tapi kan dulu kakak juga mau ci- " ucap Irene terpotong oleh ucapan Alldiano


" Sssttt lu masuk aja,udah jam 7 " ucap Alldiano memotong pembicaraan Irene dan mengusir Irene


" kok di usir sih dia? Lanjutin aja apa yang mau di bilang irenee!! " Ucap Kiara mengerutkan keningnya


" Udah, sana masuk udah jam 7 " ucap Alldiano mengusir Kiara


" Yaudah " ucap Kiara melangkah kan kakinya meninggalkan Alldiano


" Ehh bentar bentar jangan pergi dulu,kan kamu lupa lagi " ucap Alldiano menatap Kiara dengan wajah cemberut nya


Ting!


Ting!


Ting


" Eh ga bisa maaf bel udah bunyi bayy " ucap Kiara meninggalkan Alldiano dan berlari masuk ke dalam sekolah itu


" Tch . . .! Untung iren ga ngomong hal itu,kalo ga Kiara bisa makin marah " gumam Batin Alldiano


" Kalo sempet dia ngomong kalo saya mau ci- "


----------------------------NEXT----------------------------

__ADS_1


Semoga terhibur🥰🥰


__ADS_2