
#Gadis_Manja_Milik_Mafia
#Part_19
#Gabutt
----_----_----_----_----_----_----_----
Kini pagi telah tiba, waktu menunjukkan pukul 05.40 . Kiara masih tertidur bersama Alldiano di atas kasur dan masih di dalam mimpi masing-masing
Tring . . . !
Tring . . . !
Tring . . . !
" Eugh, " Ucap Alldiano yang terbangun akibat suara alarm hanphone Kiara
Alldiano mengucek ngucek matanya, lalu membukanya perlahan lahan. Ia menoleh ke samping yang menjadi asal bunyi alarm itu, lalu ia mematikan handphone Kiara
" Ck, ni anak ga sekolah apa? " Tanya Alldiano yang melihat Kiara masih tidur
" Bangun . . . Kiara bangun! " Ucap Alldiano sembari mengguncang pelan pundak Kiara, tetapi tetap tidak ada jawaban dari Kiara
" Ra bangun, " ucap Alldiano
" Bangun Kiara . . ., Kamu ga sekolah apa?! " Tanya Alldiano, dan akhirnya Kiara menjawab
" Enggak, Kiara ngantuk! " Ucap Kiara sembari menjauh kan tubuh nya dari Alldiano
" Jangan jadi anak malas! Cepat bangun sekolah!! " Pinta Alldiano tetapi Kiara tidak menjawab dengan kata
" Ehmm . . . " Dehem Kiara
" B a n g u n K i a r a . . ., " ucap Alldiano, tetapi kali ini dengan lembut
Karena Alldiano kesal tidak ada jawaban dari kekasihnya Kiara, akhirnya ia memutuskan untuk bangkit dari King Size dan menggendong Kiara seperti koala
" Aaa . . ., Turunin Kiraaa! " Teriak Kiara yang kaget karena ia di gendong secara tiba-tiba
" Ga, tadi saya suruh mandi malah ga mau! " Ucap Alldiano sembari melangkahkan kaki nya ke toilet
Cklek!
Pintu toilet besi itu terbuka, Alldiano menggendong Kiara masuk meski Kiara sudah memukuli badan nya
" Turunin Ara !! "
" Mama . . ., Tolong . . . !! " Teriak Kiara tetapi Alldiano malah tetap diam
Sesampainya di depan bathtub Alldiano memasukkan Kiara ke dalam nya dengan hati hati, dan menutup gorden
Crett . . . .
Gorden tertutup dan Alldiano mulai membuka baju nya, baju Alldiano sudah terbuka dan menunjukkan sixpack nya dan saat ia hendak membuka celana panjang nya, Kiara langsung menjerit
" Aaa . . . All mau ngapain! " Teriak Kiara sembari menutup matanya menggunakan tangan nya
" Kamu ngapain teriak teriak?! " Tanya Alldiano dengan wajah dingin nya
" A-aal mau ngapain! Pergi keluar Ara mau mandi!! " Usir Kiata dengan mata masih tertutup
" Ck! Saya mau mandi kenapa? Kamu kalo ga mau mandi biar saya mandiin! " Ucap Alldiano sembari terkekeh melihat tingkah laku kekasihnya
" A-aku mau mandi kok, A-all keluar sana! " Tegas Kiara sembari masih dengan mata tertutup
" Saya ga mau pergi, saya mau lihat kamu mandi! " Ucap Alldiano sembari melipat tangan nya ala bridel style nya
" Ihh jangan mesum! " Ucap Kiara
" Saya mesum? Terus kamu apa, sok polos gitu?! " Ucap Alldiano dengan wajah datar nya
" Ara ga sok polos ya!! " Ucap Kiara dan membuka kedua matanya
" Ck yaudah cepat mandi, " ucap Alldiano dengan senyuman mesum nya
" Ga mau, " ucap Kiara sembari menjulurkan lidah nya
" Kamu mau mandi atau saya mandiin?! " Ucap Alldiano kali ini dengan wajah serius
" Aku ga mau mandi titik. " Ucap Kiara
" Oh kamu minta di mandiin? Yasudah sini! " Ucap Alldiano dengan berjalan ke arah Kiara
Alldiano menyalakan keran air dingin, lalu di campur air hangat
" Bentar, saya ambilin handuk! " Ucap Alldiano, sembari tersenyum ramah kenapa Kiara dan pergi melangkah ke arah suatu ruangan
Kiara tentu tidak mau di mandikan Alldiano, apa lagi mereka habis bertengkar semalam. Akhirnya Kiara keluar bathtub dan membuka gorden
Crett . . . .!
Gorden terbuka dan Kiara berjalan pelan pelan ke arah pintu kamar mandi, tanpa melihat ke arah depan dan memandang ke arah belakang ( jadi kamar mandi kamar Alldiano itu gedeeeee gusy jadi banyak ruangan nya, ada ruangan ganti baju, Hias, ruangan handuk+ skincare + dll )
Brugh!
Saat di depan pintu, kepalanya terantuk oleh badan kekar Alldiano dan hal itu membuat Kiara menoleh ke depan dan menatap Sixpack Alldiano
__ADS_1
" A-astaga! " Batin Kiara
" Mau keluar hmm?! " Tanya Alldiano dengan wajah yang biasa saja
" E-enggak kok, " balas Kiara santai
" Saya tadi di telfon, kamu mandi sendiri sana! " Ucap Alldiano, yang membuat Kiara lega
" Huft okeh sekrang keluar sana! " Ucap Kiara, lalu mendorong tubuh Alldiano
" Ga usah main dorong! Saya bisa sendri " ucap Aldiano
----_----_----_----_----_----_----_----
Alldiano dengan di kantor nya, ia sedang memikirkan bagaimana caranya agar Kiara mau cepat menikah dengan nya? Bukan nya bekerja ia malah memikirkan hal lain dasar!
" Kiara harus bisa cepat nikah sama saya! " Ucap Batin Alldiano
Brugh!
" Ck gimana cara nya ya?! " Ucap Alldiano sembari memukul meja yang ada di depan nya
Ttrrtt!
Ttrrtt!
Ttrrtt!
Bunyi dering Handphone Alldiano terdengar jelas di telinga nya. Ia menoleh ke arah handphone nya dan melihat ada nomor tidak di kenal menelfon
• +62********
" Siapa lagi sih nelfon! " Ucap Alldiano tetapi tetap mengangkat telfon itu
Tit!
[ Halo tuan, ]
[ Ini siapa! ]
[ Maaf apa dengan tuan Alldiano? ]
[ Hmm ]
[ Saya sekertaris Tuan Ardi, di minta untuk menelfon tuan! ]
[ A-ardi? Untuk apa dia nyuruh kmu nelfon saya?! ]
[ Saya tidak tau Tuan, sebentar ya saya akan berikan ponsel nya ke tuan Ardi ]
[ Ya! ]
[ Hello jagoan! ]
[ Papah?! ]
[ Iya, saya udah pulang dari London dan sekarang lagi di rumah! ]
[ What! Papa udah pulang! ]
[ Ya, dan ini mamah kamu lagi pusing, ]
[ Oh ]
[ Saya mau bicara soal 5 tahun lalu! ]
[ So-soal apa? ]
[ Jangan sok lupa kamu Al! ]
[ Tapi pah All belum bisa ]
[ Kita lanjut nanti, mamah kamu manggil ]
[ Huft okeh ]
Tut!
Telfon di matikan dengan cepat oleh Aldiano
" Aduh sial banget sih papah udah pulang!! " Ucap Alldiano
Tling!
Suara Handphone Alldiano berbunyi lagi, ia melihat hanphone nya dan ada pesan masuk dari papah nya
• Ardi •
[ Hei jagoan! Ku ingatkan pada mu untuk cepat mencari istri, karna umur Mama kamu udah ga bisa kita tebak. Besok atau pun Sekarang bisa terjadi apa apa dengan nya, dan saya tidak mau! ]
[ Dalam 1 bulan ini saya harus dengar berita ' Tuan besar Alldiano Algantara bertunangan dengan seorang gadis! ' kamu paham?! ]
• Me •
( Read )
Alldiano pun bingung bagaimana cara Kiara mau menikah dengan dirinya?
__ADS_1
Okeh kalian pasti belum tau soal papah mamah Alldiano dan saya akan jelas kan!
Jadi, papah sama mamah Alldiano itu pergi ke London untuk liburan, dan saat di sana Mamah nya di bawa ke RS karna sakit sakitan terus, dan kata dokter nya mamah Alldiano mengidam penyakit kanker yang sudah sangat parah
Jadi, hal itu membuat mereka menetap selama 5 tahun lama nya di London karna harus menjaga kesehatan mamah nya dan tidak berani membawanya pulang ke Indonesia. Jadi perjanjian nya pasti kalian udah tebak kan apa?
Yaps perjanjian nya papah Alldiano memberi waktu All untuk mencari istri, karna Papah nya tidak mau anak nya menikah tetapi tidak ada seorang ibu
----_----_---_----_----_----_----_----_
Tring!!
Tring!!
Terdengar bunyi lonceng sekolah, dan membuat satu kelas Kiara berkeluaran seperti jombie kelaparan.
Kiara pun berjalan bersama Quenza dan Keyra ke kantin
Tap . . . !
Tap . . .!
Tap . . .!
Mereka masih berjalan namun sudah ada yang menghentikan langkah Kiara bersama teman teman nya itu
" Tunggu! " Ucap seorang pria, dan Kiara pun berbalik untuk melihatnya
Kiara melihat seorang pemuda tampan dengan tinggi badan seperti Alldiano, ternyata pemuda itu anak dari Mafia kejam yang selama ini di benci oleh Alldiano
Pemuda itu anak baru dan tetapi sudah banyak wanita di sekolah itu sampai guru guru muda pun tertarik pada ketamvanan nya
Ia adalah ' Jiksnes ' pria bertubuh kekar dan handal dalam permainan bola basket , serta ia ternyata seorang pemuda tamvan yang baru pindah ke Indonesia karna ia malas bersekolah di luar negri
" Hay cantik! " Sapa Jiknes tetapi Kiara diam saja
" Woi Ra! Dia ganteng banget sumpah, " ucap Keyra sembari menyenggol bahu Kiara
" Ssftt diam! " Ucap Kiara, dan Keyra pun menjadi diam
" Ada apa? " Tanya Kiara pada Jiknes dengan wajah datarnya
" Kau cantik! " Ucap Jiknes yang mencolek dagu Kiara
" Hei jaga tangan kotormu itu !! " Bentak Kiara
" Ups maaf, kau terlalu cantik sampai tangan ku tidak sengaja, " ucap Jiknes dengan senyuman di bibir nya
" Owh ya kenalin nama gw Jiknes Wiraguna! " Ucap Jiknes sembari mengulurkan tangan nya
" Gw Brayen! " Ucap Brayen yang tiba tiba datang dan menjabat tangan Jiknes
" Owh ini cowo nya?! "Batin Jiksnes
" Okey, dan siapa nama gadis ini?! " Tanya Jiknes yang menatap Kiara dengan senyuman yang tidak di mengerti
" Ga usah soakab, lu anak baru ga usah ganggu dia! " pinta Brayen dan Jiknes langsung mengubah raut mukanya
" Sorry, gw ga bermaksud gitu! " Ucap Jiknes sembari menepuk pelan pundak Brayen
" Hmm " dehem Brayen
" Aaa . . ., Itu kak Brayen sama kak Jiknesss!! Ganteng bangett! " Teriak salah satu murid cewe
Mendengar hal itu Jiknes dan Brayen langsung menatap ke arah gadis yang berteriak tadi, dan gadis itu sangat salting. Siapa sih ga salting di lihat bersamaan sama orang yg kita sukai?
" Omgg ... Dia lihat gww!! " Teriak histeris gadis itu
" Ck! " Ucap Jiknes, lalu ia berbalik untuk pergi dari sana
" Tunggu! " Teriak Kiara dan mampu menghentikan langkah Jiknes dan ia berbalik
" Ada apa?! " Tanya Jiknes
" Nama ku Kiara, " ucap Kiara dengan senyuman ramah di bibir nya
" Bagus, besok aku akan tanding di lapangan dan aku harap kau dapat hadir! " Ucap Jiknes lalu berjalan pergi lagi
----_----_----_----_----_----_----_
" Tuan, ada telfon untuk anda! " Ucap Karyawan Alldiano
" Siapa? " Tanya Alldiano
" Kata nya dia Alika " ucap Karyawan itu sembari menjulurkan handphone nya ke pada Alldiano
" Hmm, " dehem Alldiano, dan Karyawan itu keluar
[ Hiks, halo ]
[ Ada apa? ]
[ I-iibu akuu hiks hiks ]
[ Ada apa? Langsung ngomong! ]
[ Ibu aku udah mening-
__ADS_1
BERSAMBUNG....
#semoga suka🥰🥰🥰#