
#Gadis_Manja_Milik_Mafia
#Part_16
********
• Alldiano
[ Emm saya lagi di RS Ra! ]
• Kiara
[ Al ngapain di rumah sakit? ]
• Alldiano
[ Tadi saya nabrak orang ]
• Kiara
[ nabrak?! ]
" Ada apa non? Tuan kenapa?!! " Tanya Bi Yora yang tengah di samping Kiara
" E-eh ga papa Bi, mending bibi lanjut kerja " ucap Kiara
• Alldiano
[ kamu lagi sama Bi Yora? ]
• Kiara
[ Iyah, kalo gitu All pulang aja.Kita nanti jenguk nya sama sama ]
• Alldiano
[ Okeh. Udah dulu ya sayang, ]
• Kiara
[ Okeh Syalom ]
Tut!
Telfon di matikan oleh Alldiano
-------------------------
" Besok saya akan datang kembali ke sini, kamu beritahu saya ke mana ibu ibu tadi itu pergi. jika dia mat- " ucap Alldiano yang terpotong oleh bentakan seorang wanita
" JAGA UCAPAN MU TUAN ALLDIANO!! " Teriak seorang wanita
Wanita yg berteriak itu adalah Alika, bagaimana ia tau nama Alldiano? Jawaban nya adalah Helena yang memberitahu sahabatnya itu atau maksud ku Alikaa ...
" Ck wanita bodoh ini lagi! " Gumam Alldiano
Tap!
Tap!
Tap!
Alika berjalan menuju arah tempat Alldiano dan Helena, Alldiano menatap enteng Alika sedangkan Helena hanya diam melihat Alika berjalan dengan penuh emosi
" Kau harus tanggung jawab!! " Ucap Alika yang meninggikan suaranya dan membuat banyak orang menatap ke arah mereka
" Kau mau berapa juta hmm? " Tanya Alldiano dengan gaya tangan di masukkan kantong celananya
" Aku tidak butuh uang mu hiks, aku mau kau kembalikan ibuku!! Hiks hiks " Ucap Alika dengan tangis yang sudah pecah
" A-alika, ibu ka-kamu ga papa kan? " Tanya Helena yang begitu khawatir
" Ibu aku kritis Len hiks, kemungkinan ia akan lumpuh! " Ucap Alika pada pada Helena
Helena yang mendengar itu cukup sedih, karna ibu Alika sudah seperti ibunya sendiri. Lalu Helena pun memeluk erat tubuh Alika yang sekarang sudah lemas
" Hiks aku ikut sedih ya, " ucap Helena yang juga menangis
" I-iya Len " ucap Alika lalu, membalas kembali pelukan Helena
Lalu Alika melepas pelukan Helena, dan menatap sinis kembali Alldiano
" Kau Harus tanggung jawab!! " Ucap Alika dengan meninggikan suara nya
__ADS_1
" Kau tak mau uang kan? Baiklah kau mau apa? mobil sport, mansion, pulau pribadi, pesawat, jalan jalan keluar negri, atau ingin membeli rumah sakit ini?! " Ucap Alldiano
" Aku ga mau itu! Aku mau kau juga kritis!! " Ucap Alika dengan pipi yg basah oleh air mata nya
" Ck di kasih hati kau malah minta jantung! " Ucap Alldiano
" Sekarang, kau tak perlu khawatir dengan ibumu itu. Aku akan bawa ibu mu ke RS luar negeri yang bagus. kau puas?!! " Ucap Alldiano, lalu mengeluarkannya tangan nya dari kantung celananya dan berjalan mendekat ke arah Alika
Alldiano menatap datar Alika, Alika yg mendapat tatap itu dari Alldiano malah menatap s1nis Alldiano kembali
" Hei kau nona payah ikut saja ke rumah ku, dan kita urus ini di rumah ku!! " Ucap Alldiano lalu berbalik arah dari Alika
" Tidak!! " Ucap Alika
" Hmm? " Dehem Alldiano, dan berbalik arah menatap Alika lagi
" Aku tak sudih jika datang ke rumah seorang pembunuh! " Ucap Alika dengan tegas
" Kau bilang aku pembunuh? Itu memang benar. Tetapi apakah ibu mu ku bunuh hmm? " Ucap Alldiano sambil ber dehem
" A-aemm .... Memang ibu ku tidak kau bunuh! Tapi kau membuat nya sakit!! " Ucap Alika sekaligus memukul bidang dada Alldiano
" Ck sudah lah. Tidak usah basa basi lagi, ikut aku!! " Ucap Alldiano sembari menarik kasar tangan Alika
Alika terseret Alldiano hingga keluar rs, orang orang yang ada di sana tidak mau ikut campur karna sebagian besar mereka tau Alldiano adalah pengusaha sukses sekaligus kejam di dunia politik
" Hei, Tuan Alldiano memang tamvan tapi ia seperti singa yang kelaparan saat sedang marah! " Bisik salah satu suster
" Iya tuh bener. Tapi jangan sekali kali garaiin dia sus, nanti suster juga yang kena! " Ucap teman si suster tadi
" Iyah. Yaudah yu lanjut kerja! " Ucap suster itu lagi. Lalu mereka dua pergi
Hingga di depan mobil Alldiano, Alika menggigit tangan Alldiano dengan keras dan membuat Alldiano samakim geram pada Alika
" HEI KAU GADIS PAYAH!! "
" APA KAU PIKIR ITU MEMPAN DENGAN KU HAAA!!! " Ucap Alldiano sambil membentak Alika
" Lepasin saya! Dasar pria ga tau diri!! " Ucap Alika
Plak!
Satu tamparan terkena di pipi mulus Alika. Tamparan itu di layangkan oleh tangan Alldiano, Helena yang melihat itu hanya tertunduk ketakutan walaupun ia sedih melihat sahabatnya di tampar!
Plak!
" ITU UNTUK MU YANG SUDAH MENGHINA TUAN ALLDIANO ALGANTARA! "
Plak!
" ITU UNTIK MU YANG SUDAH BERANI MENGGIGIT TANGAN KU!! "
Begitulah ucap Alldiano sembari menampar pipi mulus Alika, Alika terdiam melihat tamvaran yang di berikan oleh Alldiano itu. Ia menangis dan memegangi pipi nya menggunakan tangan sebelah nya yang tidak di cekal oleh Alldiano
Alldiano sudah menatap Alika, tetapi bukan nya kasihan ia malah ingin kembali menampar Alika. Kemudian ia menaikkan tangan kanan nya untuk kembali menampar Alika, tetapi hal itu langsung di cegah oleh sahabat Alika
" Tu-tuan sudah cukup! " Ucap Helena sembari menahan tangan Alldiano
Dengan sigap Alldiano menepis kasar tangan Helena, dan menatap sinis ke arah Helena dan mampu membuat Helena ketakutan
" Berani sekali anda menyentuh ku! " Ucap Alldiano dengan suara serak nya
" Ma-maaf kan saya tuan, " ucap Helena sembari menundukkan kepalanya
" Anton!! " Ucap Alldiano yg memanggil supir nya
Lalu datang lah supir Alldiano tadi yang bernama Anton, dia berlari kecil dan menemui Tuan nya atau Alldiano sedang bersama dua wanita
" Ada apa tuan? " Tanya Anton sembari menundukkan kepalanya
" Bawa masuk wanita ini kedalam mobil! " Pintah Alldiano sambil melirik Alika
" Baik tuan! " Ucap Anton, lalu berjalan ke arah Alika
" Ayo nona, " ucap Anton dengan sopan
" Tidak mau! " Ucap Alika dengan terus berusaha melepas tangan nya dari cengkraman Alldiano
" Ayo nona, jika tidak Tuan akan marah! " Ucap Anton dengan muka khawatir
" Aku tidak peduli! Sekarang lepas kan akuu ...!! Dasar pria brengsek!! " Ucap Alika dan terus berusaha melepaskan tangan nya
Alldiano yng mendengar dirinya brengsek langsung marah, karna Alldiano memang memiliki sifat gampang marah dan kasar!
__ADS_1
Brugh!
Alldiano menghempas kan Alika ke bawah tanah, dan mampu membuat tubuh Alika kesakitan akibat dorongan kuat itu
" Aaww ... ! " Lirih Alika sembari memegang tangan nya yang memar
Helena yang melihat Alika sahabatnya itu tersungkur ke tanah langsung membantu Alika, dia mendekati Alika dan mengulurkan tangan nya
" A-alika kamu gapapa? " Tanya Helena khwartir
" Aku ga-gapapa kok, " ucap Alika lalu bangkit dari tanah
" Apa yang kau lakukan Tuan?!! Bagaimana jika sahabatku terluka! " Ucap Helena yang memberanikan diri untuk menatap s1nis Alldiano
" Diam kau!! " Ucap Alldiano
" Sudah cukup Tuan siksa sahabat Helena!! Sekarang lebih baik tuan pergi sebelum saya manggil polisi ke sini!! " Ucap Helena sembari menunjuk ke arah jalan keluar RS itu
" Hahaha!! Lucu bukan ton? " Tawa Alldiano sembari bertanya pada Anton yang sedang menundukkan kepalanya
" I-iya Tuan, " ucap Anton dengan senyum paksa di b!b!r nya
" Beritahu dia siapa aku! " Ucap Alldiano, lalu di balas anggukan oleh Anton
" Biar saya jelas kan nona nona, Tuan saya ini bernama ALLDIANO ARGANTARA, anak dari pengusaha kaya raya tujuh turunan. Nona mau manggil polisi? Polisi saja tidak berani berurusan dengan tuan Alldiano, karna mereka tak mau kehilangan jabatan nya hanya karena membantu nona nona!! " Ucap Anton yg menjelaskan pada Helena dan Alika
Helena yang mendengar itu terpaku diam, sedangkan Alika malah menatap s1nis Alldiano, dan berjalan ke arah Anton
Tap!
Tap!
Tap!
" Aku tidak takut, jika dia berani berurusan dengan Alika Artumoro Yessalim! Maka dia harus menghakkiri urusan ini, " bisik Alika pada Anton
" Ck bacot, bawa wanita ini ke dalam!! " Ucap Alldiano sembari menunjuk Alika
" Jika aku tidak mau bagaimana?!! " Ucap Alika dengan menghapus air matanya
" Kau tidak mau artinya kau adalah seorang pecundang! " Ucap Alldiano, lalu berjalan masuk ke dalam mobil
Tap!
Tap!
Tap!
Cklek!
Tup!
Alldiano membuka pintu mobil nya lalu menutup nya dengan keras, dan membuka kaca mobil itu
" Bawa dia ke dalam bagasi! " Pinta Alldiano dan menutup kembali kaca itu
Tap!
Tap!
" Ayo nona! " Ucap Anton yang membukakan pintu bagasi mobil itu
" Hmm! " Dehem Alika dan berjalan menuju bagasi mobil
Saat Alika hendak masuk, Helena menghentikan langkah nya Alika
" Tunggu! Aku juga ikut ya? " Ucap Helena
" Ga usah Len, kamu jaga ibu aku baik baik ya!! " Ucap Alika lalu merebahkan t4b4h nya di dalam bagasi
" T-tapi Al- " ucap Helena terpotong karna bagasi sudah di tutup oleh Anton
Tup!
" Maaf Nona, saya permisi! " Ucap Anton
Anton berjalan meninggalkan Helena, dan masuk ke dalam mobil Alldiano serta mengendarai mobil itu dengan hati hati karna ada Alika di dalam bagasi
Brum ..! Brum ...!
Bersambung ...
#selamat membaca🥰🥰🥰#
__ADS_1