
#Gadis_Manja_Milik_Mafia
#Part_14 | Kecelakaan |
<<<<<><>>>>
Selang beberapa menit pelayan itu pergi,
Seseorang bernyanyi di atas panggung caffe itu.Setelah ia bernyanyi banyak tangan yang bertepuk tepuk untuk lagu nya dan suara nya yg bagus ...!
// Tepuk tangan
Begitulah yang di lakukan Desyi pada penyanyi tersebut.Lalu ia berbicara pada Alldiano
" Al- eh aku manggil apa ya di luar pekerjaan? " Ucap Desyi yang bingung memanggil Alldiano
" Tuan Alldiano!! " ucap Alldiano dengan wajah datar nya
" B-baik lah.Kalau begitu mari makan " ucap Desyi yang menyodorkan Spaghetti ke arah Alldiano
" Hmmm " dehem Alldiano sambil mengangguk
Saat Alldiano ingin menyantap makanan dengan Desyi,tiba tiba seseorang menyebut mereka.Orang itu adalah penyanyi tadi yang berada di atas panggung
" Saya mau berbagi hadiah untuk pasangan hari ini,yang mendapatkan nya adalah di meja nomor 14.Selamat!! " ucap Penyanyi itu yang langsung di sorakin oleh orang orang di sana
14,adalah nomer meja yang di tempati oleh Alldiano dan Desyi.Pada saat itu juga mereka dapat perhatian banyak orang karena Alldiano seorang Mafia mau makan bersama dengan seorang gadis eh lupa dia udah nikah jadi wanita.
" Uhuk ... uhuk ... " Ucap Alldiano yang keselek makanan
" Ehh bentar-bentar ini minum, " tawar Desyi yang menyodorkan jus
" Enggak! " ucap Alldiano yang menolak tawaran Desyi mentah mentah
__ADS_1
" Baik lah pasangan dengan nomor meja 14 di persilahkan maju! " Pintah Penyanyi tersebut
" Maju! Maju! "
" Tuan Alldiano ayo maju!! "
" Maju! Ayo Tuan! "
" Tuan All ..! Tuan All ..! Ayo maju "
" Maju ...! Maju ...! Maju ...! "
Begitulah ucap pelanggan pelanggan yang ada di sana
" Tuan ayo maju " ucap Desyi
" Tidak " jawab Alldiano kembali
" Yaudah saya maju ya " ucap Desyi lalu beranjak ke arah panggung
" Kenapa tuan Alldiano tidak maju? " Tanya penyanyi itu lagi
Alldiano yang sebal langsung bangkit dari duduk nya dan berdiri " Ckk! Hei kau kemari!! " Pintah Alldiano pada salah satu pelayan
" I-iya tuan ada apa? " Tanya Pelayan itu yang takut dan tidak berani memandang mata Alldiano yang menatap nya tajam
" Ini bayaran nya! Dan lain kali jika caffe ini berani membuat ku tidak nyaman,maka jangan harap kalian semua bisa bekerja atau kembali ke sini. pahamm?!! " Bentak Alldiano yang mampu membuat semua orang kaget.
" P-paham Tuan.Maaf atas ketidak nyamanan nya,sekali lagi saya minta maaf mewakili caffe ini " ucap Pelayan itu dengan kepala tertunduk
Alldiano pun langsung pergi dari caffe itu dan memasuki mobil sport nya yang berwarna hitam pekat itu.Lalu ia mengendarai mobil tersebut dengan kecepatan di atas rata rata
Brumm ...! Brum ...!
__ADS_1
Begitulah bunyi mobil Alldiano yang sangat mengganggu karna mobil nya melanju dengan cepat
" Kira kira Kiara lagi apa ya? " Tanya Alldiano pada dirinya sendiri
Ia mengambil handphone nya dan membuka Aplikasi hijau yaitu WhatsApp,ia mengecek nomer kiara dan terlihat ia tidak aktif.Sengaja Alldiano tidak menelfon karna tau Kiara masih di sekolah nya
Ia memainkan handphone nya sampai tak sadar bahwa di depan mobil nya ada seorang wanita paruh baya sedang menyeberang
" Aaaaa ....!! " Teriak histeris wanita paruh baya itu
Alldiano sontak kaget dan menoleh ke depan dan melihat sosok ibu ibu.Lalu ia mengerem mobil nya dengan mendadak
Sfttttt!!
" Astaga apa yang ku lakukan? " Tanya Alldiano pada dirinya sendiri sambil celingak-celinguk melihat ke arah depan
Ternyata di tempat itu banyak yang melihat bahwa Alldiano menabrak orang,banyak orang yang langsung mengerumuni wanita paruh baya itu yang tergeletak di atas aspal
" Sebaiknya aku keluar " ucap Alldiano lalu keluar dari mobil nya
Cklek!
" Tuan! Apa yang kau lakukan pada ibu kuu!! Hiks hiks " tangis seorang gadis yang memegang wanita paruh baya itu
" Aku tidak sengaja, " ucap Alldiano dengan ekspresi biasa aja
" Diam kau!! Ibu bangunn hiks jangan tinggalin Alikaaa ...! " Tangis gadis itu
" Jangan membentak pria itu,dia seorang mafia kejam " bisik teman gadis itu
" Hiks hiks siapa pun tolong bantu saya membawa ibu saya ke rumah sakit!! " Ucap gadis itu,lalu seorang pria baruh baya pun membantunya
Bersambung...
__ADS_1