
#Gadis_Manja_Milik_Mafia
#Part_15
*****
" Hiks hiks siapa pun tolong bantu saya membawa ibu saya ke rumah sakit!! " Ucap gadis itu,lalu seorang pria paruh baya pun membantunya
" Ayo de, saya sudah panggil ambulans " ucap pria paruh baya itu yg bernama Johan
" Hiks i-iya pak" ucap Alika
10,5 menit kemudian datang lah ambulans itu dengan 3 orang di dalam nya
" Hiks to-tolong bantu angkat i-ibu saya hiks hiks " ucap Alika
3 pria lalu membopong ibu Alika ke dalam ambulans,sedangkan Alika menatap sinis ke arah Alldiano.Lalu ia berjalan ke arah Alldiano dengan penuh amarah
Plak!!
Satu tamparan dari tangan wanita itu yaitu Alika mendarat ke pipi Alldiano.Lalu setelah menampar Alika melakukan 3m,memukul,memarahi,menampar lagi
Bugh!
" Anda harus tanggung jawab!! Hiks " ucap Alika yang baru saja memukul lengan Alldiano
Plak!
Sekali lagi ia menampar pipi sebelah Alldiano,dan membuat Alldiano marah besar terhadap Alika
" KURANG AJAR!! " Ucap Alldiano lalu mendorong Alika hingga tersungkur ke tanah akibat dorongan Alldiano sangat kuat
Brugh!
" Aaww " ringis Alika yang melihat lengan nya berdarah
Sahabat dekat Alika yang melihat hal itu langsung berjalan ke arah Alika dan menolong nya
" Kamu gapapa Li? " Tanya sahabat Alika
Sahabat nya itu bernama ' Helena " berumur 19 tahun dengan tinggi 154 cm,juga memiliki sifat ramah,baik,dan sifat buruknya adalah sifat egois
" Aku ga-gapapa, " ucap Alika lalu bangkit dari atas tanah
" Hei kau wanita kurang ajar,berani nya kau menampar ku ha!! Kau tidak tau siapa aku?!! " Ucap Alldiano yang menatap ke arah Alika dengan penuh emosi
" Ma-maaf kan teman k-ku Tuan " ucap Helena sambil menundukkan kepalanya
" Kenapa kau minta maaf? Harus nya di- " ucap Alika terpotong
" De!! Ayo ambulans nya udah mau jalan " teriak Johan
Lalu Alika berbalik arah dan melihat Johan,lalu ia pun mengurungkan niat nya untuk ingin menampar Alldiano ter akhir kalinya
" Awas kau! " Ucap Alika yang menatap sinis sebentar Alldiano lalu berjalan mengarah ke Ambulans
" Ma-maaf kan teman saya tuan,saya permisi " ucap Helena yang hendak pergi namun di hentikan oleh All
" Sebentar! " Pintah Alldiano yg membuat Helena berbalik arah menghadap All
Alldiano mengambil dompet nya,lalu membuka nya serta mengeluarkan sebuah kartu
" Ini kartu nama saya, kamu hubungi saya dan beritahu di mana ibu wanita bodoh tadi di rawat " ucap Alldiano yg menyodorkan sebuah kartu
" Naaa ... ! Ayoo buruan " teriak Alika
" Be-bentarr "
" Okeh Tuan permisi " ucap Helena yang mengambil kartu itu lalu berlari ke arah ambulans serta memasuki nya
__ADS_1
-------------20.21------------
Malam telah tiba,Alldiano tengah di dalam mobil sembari memikirkan Kiara yang tengah di rumah nya
Lalu ia membuka hanphone iPhone nya dan membuka Aplikasi hijau yaitu WhatsApp,ia membuka WhatsApp dan melihat seseorang tengah mengechat nya
Siapa lagi wanita itu kalau bukan Helena? Yaps Helena mengechat Alldiano seperti yang di pintah kan Alldiano tadi siang pada dirinya
• +62********** •
[ Tuan,ini saya yg tadi siang Tuan kasih
Kartu nama tuan,perkenalkan nama saya Helena. ]
[ Tuan, ibu Alika di rawat di rumah sakit
Harapan sentosa di jln.Saribu ]
Begitulah kira kira pesan yang di kirim Helena terhadap Alldiano.
" Oh ternyata di RS itu " gumam Batin All
" Ton? Kamu tau jln.Saribu di kota ini ? " Tanya Alldiano pada supir nya yang bernama ' Anton '
" Oh tentu tau Tuan,itu jalan mau ke rumah mantan saya dulu.Hehehe " kekeh Anton sekaligus memberitahu Alldiano
" Bagus.Antar saya ke RS Harapan sentosa di jalan itu! " pinta Alldiano yg di balas anggukan dari Anton
" Baik tuan " ucap Anton
Brum!!
Anton melajukan mobil itu dengan cepat.Lalu Alldiano masih setia bermain iPhone nya
>>>>>20.27<<<<<
" Bi bii ...! " Teriak Kiara yang membuat satu ruang tamu utama itu terisi suara nya Kiara
" Bii, Alldiano mana?! Hiks katanya mau pulang hari ini " ucap Kiara yang menangis seperti anak kecil saja
" Aduh non,, jangan nangis nanti tuan marah sama bibi kalo nyonya nangis, " ucap bi Yora yg berjalan mendekat ke arah Kiara
" Ga mau tau!! Pokoknya bibi harus telfon All dan suruh dia pulang sekarang juga!! " Ucap Kiara yang mengusap air matanya dengan kasar
" Mending ga-ga usah deh non.Nanti tuan All marah,mending di tunggu aja ya, " ucap Bi Yora dengan nada lembut nya
" Ga mau hiks hiks " ucap Kiara yang terus saja menangis layaknya balita
" J-jangan non,mending kita beli es cream mau? " Tawar bi Yora
" Ga mau bi ...! Kiara maunya All " rengek Kiara
" Aduh punya nyonya kok manja banget sih " ucap batin bi Yora sambil menggelengkan kepalanya
" Yasudah deh non,nanti Tuan All nya saya telfon non,tapi nyonya jangan nangis yaa ... " Ucap bi Yora yang berusaha membujuk Kiara
" Kok nanti sih bik! Sekarang siniin handphone bibi " ucap Kiara sambil menyodorkan tangan kanannya
" Lo-loh untuk apa non? " Tanya bi Yora
" Hanphone Ara habis batre,jadi pake hanphone bibi.Gapapa kan? " Tanya Kiara
" Oh okeh non ini, " ucap Bi Yora yang memberi hanphone bermerek " Oppo " nya kepada Kiara
Kiara membuka hanphone Yora,dan membuka aplikasi WhatsApp sekaligus mencari nomer Alldiano
" Bi nomer All mana? " Tanya Kiara
" Ada non di situ, " jawab Bi Yora
__ADS_1
" Ga ada bii ... " Ucap Kiara yg menunjukkan isi hanphone bi Yora
>>>>>20.40<<<<<
" Silahkan Tuan " ucap Anton yaitu supir Alldiano yang membukakan pintu mobil
" Kamu tunggu di sini,saya mau jenguk seseorang! " Pinta Alldiano pada sopir nya
" Baik tuan, " ucap Anton sembari menundukkan kepalanya
" Hmm ... " Dehem Alldiano lalu masuk ke dalam rumah sakit
Saat ia masuk,banyak perawat dan keluarga pasien pasien yang kaget melihat adanya Tuan Alldiano di dalam rs itu,apa lagi mereka tergila gila sasat melihat wajah Alldiano yang tamvan itu
" Hei kau! Beri tahu aku ruangan ibu tadi! " Ucap Alldiano
Perawat itu sempat bingung,'ibu tadi? ' Siapa dia, Alldiano yang tidak tau nama ibu yg dia tabrak pun cuman mengatakan ibu tadi
" Ma-maaf Tuan,ibu tadi saya tidak kenal, maaf " ucap perawat itu sembari menundukkan kepalanya
" Argh aku lupa bertanya nama ibu itu " ucap batin Alldiano
" Apa ada seorang ibu ibu dengan putrinya yang datang ke RS ini? " Tanya Alldiano kembali
" Ada banyak Tuan, " ucap sang perawat
" Maksud ku ibu ibu yang kecelakaan,ia di bawa oleh ambulans ke sini " ucap Alldiano lagi
" Maaf tuan,di sini ada banyak pasien yg terkena kecelakaan hari ini, " ucap Perawat itu dengan kepala tertunduk
" Ck sudah lah,aku pulang saja " ucap Alldiano,lau pergi keluar RS
Saat dia hendak keluar RS,seorang wanita memanggilnya dengan sebutan ' Tuan ' dan itu membuat ia berbalik arah
" Tuan ... Tunggu! " Teriak wanita itu
Alldiano membalikkan badan nya,dan tampak lah wanita yg memanggil nya tadi yaitu HELENA.Helena berlari untuk menuju tempat Alldiano,sedangkan Alldiano hanya menatap dingin Helena yg berlari ke arah nya
" Tuan,tuan nyari ibu Alika ya? " Tanya Helena
" Hmm " dehem Alldiano,sambil mengangguk kan kepalanya
" Ibu Alika di sana tuan, " ucap Alika sembari menunjuk ke arah ruangan dengan jari telunjuk ya
" Antar saya kesana! " Pinta Alldiano,lalu di balas anggukan oleh Helena
" Ayo tuan, " ucap Helena
>>>>><<<<<
" Loh nomer Tuan mana ya? " Tanya Bi Yora
" Kok malah nanya balik sih Bi? " Ucap Kiara dengan mengerutkan keningnya
" Hehehe bibi lupa non,kalo bibi nomor baru jadi belum sv kontak Tuan,di tambah bibi lagi habis paket, " ucap Bi Yora
" Ck,kita telfon pake telfon rumah aja deh Bi " ucap Kiara yang berjalan menuju telfon yg ada di atas nakas
Tttrrttt!
Tttrrttt!
•Kiara•
[ Halo, All kamu di manaa? ]
Bersambung....
Maaf ya author lama up nya,soalnya lagi cape banget siap pertandingan kemaren dan sekarang author lagi sering pusing
__ADS_1
Bdw bagus ga ceritanya? Maaf ya kalo alurnya gajee, eh next ceritanya gimana nih, ibu Alika nyuruh Alldiano nikahin Alika atau yg lain? Di komen ygy
#semoga terhibur🥰🥰🥰🥰#