
GADIS SERULING DAN PRAJURIT LELAKI
Kia POV
Hai ,perkenalkan.
Nama ku kia,zaskia lengkapnya.aku seorang tenaga medis,tetapi juga seorang pemusik.bukan bukan,aku hanya suka memainkan alat musik saja,tentunya khusus untuk seruling saja.
Aku seorang dokter,umurku tentunya sudah mencapai 27 tahun,tetapi masih malas untuk menjalin sebuah hubungan dengan lawan jenis bahkan untuk membuat sebuah rumah tangga.aku sedang asyik asyik nya di dunia medis,tetapi malah disuruh menikah.ayah ibu ku memang kekeh sekali bahkan sering menjodoh jodohkan aku dengan sepupu yang umur nya sedikit lebih muda dari ku.
“dr.kia,ada pasien rawat jlan yang harus di periksa terlebih dahulu” seorang dokter memberi tahukan aku
“baik sus…” jawab ku memakai stetoskop di area leherku
“halooo,,,bagaimana keadaannya dik.” Tanya ku pada pasien yang umurnya kira kira 18 tahun sambil men cek kondisi tubuhnya
“halo dokter cantik…” jawab nya senyum sumringah
“kamu di rawat jalan saja ya,karena kamu sudah cukup sehat.jangan lupa minum obat nya,sesuai anjuran yang saya kasih.jangan sering begadang lagi,ga bagus buat kesehatan” papar ku
“baik dok,nanti dimas kesini lagi yah,main main.sekalian belajar sama dokter” serunya semangat
“okayyy,,,anak baik.jangan sedih sedih lagi ya,nanti dokter bantu kamu cari solusi untuk masalah kamu.” Ucapku senyum lalu memegang pundak nya
“jangan patah semangat.kamu mau jadi dokter nggak?” tawar ku
“nggak.serem pelajarannya dok,ga berani” jawabnya
“jadi,kamu mau kuliah apa?” tanya ku
“hukum atau manajemen mungkin.aku ingin mandiri saja,dari pada selalu melihat ayah mama ku berteriak atau berantam di depan mataku” jawab nya sendu
“jangan sayu gitu dong!semangat!!!” tutur ku lalu lekas meninggal kan ruangannya
Huft,mau bagaimana pun,selelah apapun,sebagaimana pun pekerjaan ini,aku sangat menyukai nya.
** ** **
Kerja di rumah sakit sudah selesai hari ini.aku harus kembali ke rumah secepat nya,karena kakak pertama ku sudah pulang dari inggris.aku rindu sekali dengan mereka,apalagi keponakan kecilku yang lucu
“kakak bawa apa untukku?” tanya ku di panggilan WA
“anything that u want sist” jawab nya di balik telpon
“yeayyyy,,keponakan ku apa kabar?” tanya ku senang
“tentu baik dong.kamu cepa kerumah,,,” ujar nya sedikit enyeru
“otw otw…hehe,santai kak” ucap ku sabil cekikikan
__ADS_1
Ah,dia kakak lelaki ku.namanya fahri.kami beda 4 tahun umurnya.dia juga menikah saat umur 30 tahun,dan sudah meiliki 1 anak.
Aku terus melajukan mobilku dengan laju normal.sambil memakan permen karet yang ku beli tadi saat akan pulang
“tin tin tinnnnnnn” mobil di belakang ku tampak nya sedang mengajak gaduh dengan ku
“apaan sih!” sebal ku menaikkan laju mobil ku
Lampu merah membuat aku berhenti dan lagi lagi,mobil yang tadi masih saja di belakang ku
Sambil murrotal quran,aku menatap langit yang sedikit rintik hujan.aku bersyukur bahwa aku masih bisa enikmati ciptaan allah yang ucap ku lagi dan lagi bahwa aku adalah salah satu hamba yang lalai atas nikmat yang di limpah kan
Lampu hijau sudah berganti,aku segera memasukkan gigi mobil ku
Brukkkk
“aduh!” ucap ku sambil menatap ke belakang
“apa apaan sih!asik main tabrak aja!!” sebal ku lalu maju sedikit ke depan lalu berhenti
Aku segera keluar dari mobil ku lalu memberhentikan mobil itu
“pak,maaf!saya ada salah apa dengan bapak?” tanya ku baik baik
“kamu itu punya otak nggak sih!lemot amat!!!” teriak nya keras dari dalam mobil yang sudah di buka kacanya
“maaf?!” tucap ku bodoh
“kamu itu kerja nya apa?kenapa lambat sekali.melajukan mobil saja kamu kalah cepat sama siput” teriak nya lagi dengan menunjuk nunjukku
“pak,mohon segera ke psikiater.ini psikiater terbaik di kota ini,sepertinya anda mengalami gangguan psikologis” tegas ku sambill meletakkan kartu nama teman psikiater ku lalu meninggalkannya
Aku hampir masuk ke dalam mobil ku lalu di tutup lagi pintu nya oleh lelaki yang menabrakku
“hei!kau perempuan tak ada tatakraa sama sekali!” teriak nya sambil menunjuk nunjuk mukaku
“anda sopan sedikit!yang salah anda kenapa anda yang marah?” tegas ku menepis tangan nya dari mobil ku
“bapak sudah berumur!marah marah tidak baik,hipertensi itu gak bagus untuk kejiwaan anda,makan banyak banyak mentimun agar bapak tidak sering darah tinggi” sindir ku tanpa menatap nya
Dia marah bahkan murka sepertinya
Who cares
“apa kau bilang?!” teriak nya menaikkan tangannya ingin menampar ku
Aku takut lalu sedikit menunduk dan menghalangi wajah ku agar tidak kena pukul
“maaf,perbuatan anda menyalahi aturan dalam negara!” seorang lelaki yang entah dari mana asalnya menahan tangan bapak bapak galak itu
__ADS_1
Ku naikkan waah ku lalu ku tatap ke dua orang itu
“siapa kau?!” tanya bapak itu tak kalah keras suaranya dari yang tadi
“apakah perlu?bapak lebih tua,silahkan tinggal kan diri anda disini jika ingin melakukan hal lebih.bapak bisa di kenakan sanksi berat atas perlakuan bapak.atau bapak bisa aman dengan pergi begitu saja tanpa melakukan kekerasan disini” ucap lelaki itu berkharisma
“halah!kamu ga kenal anak saya?!” ucap nya sombong
“dia pemilik hotel itu!?kau mau ku pidana?” ucap nya lagi
Aku semakin geram saja di buat lelaki tua bangka ini
“maaf pak.saya minta maaf bila membuat bapak marah karena kelemotan saya dalam melakukan sesuatu!” ucap ku tenang tetapi sudah penuh amarah di dalam jiwa
“apa hal yang membuat bapak bisa reda dari amarah nya?” tanya lembut
Aku ingin masalah yang tak tahu masalahnya ini cepat selesai
“mobil ku lecet,beri aku uang untuk biaya perbaikan.5 juta!” ucap nya galak
Ya allah,lelaki tua bangka ini tak tahu diri sekali
Segera ku ambil cek di dalam mobil ku
“5 juta.impas.mohon pergi sebelum saya laporkan pada pihak yang berwajib!” ucap ku memberi cek sebesar 5 juta untuk nya
“begini saja kau sangat lama!sudah lah!” ucap nya menepis tangan lelaki yang datang seperti hero tadi lalu berlalu meninnggal kan kami
“astagfirullah” ucap kami berdua melihat mobil itu melaju cepat
“maaf,kamu tidak apa apa?” tanya lelaki itu sambil menatap ku
“ah,tidak apa apa…terima kasih sudah menolong” ucap ku tanpa berani menatap matnya
“lain kali,tidak usah meladeni orang seperti itu” tutur nya
“tetapi yang salah itu dia,tetapi malah marah marah dengan ku.” Tutur ku tak kalah menarik
“terima kasih sekali lagi,tetapi aku harus buru buru” ucap ku cepat memotong suara nya lalu tersenyum dan masuk ke dalam mobil ku
“terimakasih kak” ucap ku membuka kaca mobil ku dan pergi
**
**
**
Salam hangat
__ADS_1
Ismi hana rizky