Gadis Seruling Dan Lelaki Prajurit

Gadis Seruling Dan Lelaki Prajurit
KAU MENERTAWAKAN AKU???!


__ADS_3

28.


“sialan kau saka!” ucap rangga sambil menatap tajam ke lelaki itu


“buka dan lihat siapa yang sudah menunggu mu!” ucap saka sarkasme seperti membuat sebuah lelucon panas dalam batin rangga


“BUKA!” tegas dan teriak saka lagi serta membentak pemimpinnya itu


Dengan kesal dan tatapan menusuk dan membunuh, rangga membuka pintu itu yang lalu melihat seseorang yang kepala nya ditutup terikat pada salah satu tiang di ruangan itu.


“kalian terlalu pengecut untuk menjadi seorang prajurit!” ucap rangga sarkasme pada lelaki di samping nya


“MAJU” ucap saka menyuruh agar rangga mendekat pada orang yang di ikat di tiang itu


“buka dan saksikan, siapa yang sudah menunggu mu disini” ucap saka mengintimidasi dan penuh dengan tekanan


“sialan!!!” teriak rangga ke arah saka


“buka sajalah..pelatuk ini tinggal di lepas saja…sampai akhir nya wajah tampan mu itu akan meledak di depan seseorang yang berharga buat mu” tawa cela saka


Dengan hati yang tak siap, rangga mendekat ke seseorang yang di ikat itu.


Entah kenapa, membuat lelaki itu bingung,sesaat saka keluar meninggal kan ruangan itu


“dasar ********!!!” teriak rangga yang dengan cepat membuka bungkusan dari kepla orang di tiang tadi


Deg deg


Deg deg


Deg deg


Dengan pupil mata yang sudah melebar di temani dengan keterkejutan penuh,rangga mentap tak percaya siapa yang saat ini di depannya.


Dengan senyum menawan, orang itu tersenyum ramah pada nya


“surprise…” ucap orang yang sangat di kenal nya itu


“kau…” ucap rangga menatap tak percaya orang di depan nya yang saat ini sedang membuka ikatan di bagian perut nya


“kenapa begitu terkejut?” tanya orang itu

__ADS_1


“bagaimana?” ucap rangga belum bisa menyelesaikan kalimat nya


“bagaimana apa nya? Hah?” tanya orang itu sudah selesai melepas semua ikatan di tangan dan tubuh nya.


“kau tidak mengatakn selamat datang pada ku?” ucap orang itu


“alexa…..” kini nama itu terucap pada bibir lelaki itu.


“lama tidak bertemu komandan…” ucap alexa, teman dekat lelaki itu. ya,sahabat yang kata nya itu sangat dekat


“sakaaaaaaa!” teriak rangga menyadari bahwa ini adalah sebuah jebakan


“willyyyyyyyyyyy” teriak rangga frustasi menatap kekonyolan mereka berdua


“hahahahhahahahahha” terdengar suara tawaan ke dua orang itu dari kejauhan


“hahahha…kau terkena jebakan mereka” ucap wanita itu yang lalu memberi pelukan pada lelaki itu


“lama tidak bertemu…” ucap alexa


Tetapi belum sempat sedetik memeluk lelaki itu, rangga dengan besar hati melepas pelukan nya


“maksud mu? Apa?” tanya alexa menatap bingung lelaki itu berharap ia mengatakan sesuatu yang tidak menyakiti nya


“tidak apa apa… aku sedang tidak mau memeluk sesiapa pun” ucap rangga lalu tersenyum pada alexa


“kapan kau sampai?” lanjut rangga tersenyum dan bertanya pada alexa


“semalam” jawab alexa yang lalu membersikan pakaian nya dari abu putih yang entah dari mana


“apa apa an gaya mu yang sok terkejut itu” teriak saka dengan cekikikan nya di pintu ruangan


“sialan kalian berdua…” ucap rangga mengerlingkan mata nya dan mengangkat tangan nya serta menarik pelatuk pistol milik nya tadi


Duarrr


Sebuah peluru mengenai sedikit lengan saka dan membuat nya berdarah


“oh,ini berisi?” ucap rangga santai


“kurang ajar kau rangga!” ucap saka menahan perih tetapi memang dia pantas menerima itu

__ADS_1


“maaf maaf, jangan kau lakukan untukku” ucap willy kini saat ia mengarah kan pistol nya tadi ke arah willy


Rangga melepas pelatuk nya


Klak…


“hahahhahahaha” saka tertawa lagi


“mudah sekali dia di bodohi. Hei kapt, pistol itu hanya berisi 1 peluru saja” ejek willy menatap amarah rangga


Willy yang masih dalam cekikikan, sampai tak bisa menahan tawa nya membuat dia begitu terkekeh dan sedikit terbungkuk karena tawa nya


Tak sabar merasa di jadikan bahan lelucon, dengan langkah kasar, rangga datang mendekat ke arah willy


“KAU MENERTAWAKAN AKUU?!” ucap rangga menatap tajam ke arah willy dan seketika suasana disini menjadi sedingin es


“berdiri kau” ucap rangga santai seperti sudah melepas emosi nya. Karena berpikir seperti itu, willy kemudian berdiri dengan santai dan kemudian mendapat pukulan di perut nya


“sahabat kurang ajar” ucap rangga lalu menjauh beberapa dari kedua lelaki itu


“aduh aduh…maaf maaf” ucap willy dan saka kini


Saka melupakan ringisan di lengan nya itu.tidak ada luka yang serius, karena memang rangga sudah meprediksi kan itu semula


“lama tidak bertemu alexa…” ucap saka dan willy saling memeluk gadis itu


“lama tidak bertemu sahabat lama ku” ucap alexa menerima pelukan mereka dengan sangat senang dan bahagia


**


**


**


Yahhh, kena prank ternyata,,xixixix


Mohon like dan komen nya yah


Salam hangat


Ismi hana rizky

__ADS_1


__ADS_2