
24.
Seharian hanya di rumah membuat wanita itu,kia cukup suntuk, tetapi dengan begitu dia memiliki istirahat yang cukup.hari itu,dia menunggu akan kepulangan suami nya yang tidak tahu pergi kemana.sebuah pesan mendarat di handphone kia.
“maaf nona,
Suami anda sedang dlam pekerjaan,tidak perlu mencari.dia dalam keadaan baik,dan akan kembali esok”
Pesan itu berasal dari nomor yang tidak dikenal, kia berpositif thinking bahwa mungkin saja ranga sudah memberitahu atasannya bahwa dia sudah menikah.
Malam ke dua menikah, tidur sendirian dan tak ada menemani di kamar baru milik suami nya.
Ia menarik selimut itu sampai menutup setengah badannya dan mengalungkan tangan dan kaki nya ke guling berwarna hijau itu.
Dia larut dalam tidur, dan tidak terlalu memikir kan suami nya itu
Dalam batin saat belum tidur nya, ia berpikir sejenak
“apakah malam dan hari hari ku akan terus seperti ini?” batinnya menanyakan itu dalam hati.hening,tenang ia masuk ke alam tidur.
Rangga yang sudah sampai di rumah, langsung naik ke kamar tidur nya dan menemui istri nya itu masih terlelap dalam tidur nya.yang benar saja, karena ini masihlah dini hari.jam 3.00
Rangga segera bersih bersih dan bergabung dengan wanit aitu di atas ranjang,menaikkan selimu sampai bahu istri nya dan menggantikan guling tadi sebagai diri nya.
Pelukan dalam tidur nya itu, seperti sebuah kenikmatan tersendiri bagi kia.ia memeluk lebih erat sampai terlalu nyaman dalam dekapan lelaki itu.
** ** **
Pagi nya, dengan penuh keterkejutan…ia mendorong lelaki itu sampai terjatuh ke lantai
__ADS_1
“awwww,” ucap rangga terbangun dari tidur nya
“kamu siapa?!” ucap kia membalut selimut pada tubuh nya
“ya allah kia, ini abang!” ucap rangga cukup tegas dan parau
“betul ini bang hamzah?” ucap kia kini mendekati lelaki itu
“siapa lagi kalau bukan abang?” ucap lelaki itu sambil berusaha bangkit dari tidur nya
“kamu terkejut yah?” tanya rangga lalu mendekati kia
“banget lah bang!orang pesan dari temen abang itu bilangnya abang nyampe nanti” ucap kia cemberut
“maaf ya…” ucap rangga kini
Kia, yang di depan nya hanya diam mendengar pernyataan suami nya itu. kia sangat butuh penjelasan dari apa yang di lakukan suami nya semalam…tetapi melihat kelelahan dalam wajah lelaki itu, membuat gadis itu tersenyum
“kita sholat subuh dulu bang, biar kia nanti siap kan sarapan untuk abang” ucap kia balas memegang tangan rangga
“kia bisa maklum, meski ini di luar perkiraan kia…” ucap kia lagi
“kita sholat subuh bareng, terus abang istirahat dulu.nanti kia panggil abang buat sarapan” turut kia tanda ia perhatian terhadap lelaki nya itu.
“andai abang tahu, bahwa semua hal yang di sembunyikan lelaki itu, membuat rasa ingin tahu wanita semakin meluap. Andai abang lebih jujur atas pekerjaan ang abang lakukan, mungkin kia akan lebih mengerti keadaan yang sewaktu waktu mungkin berbeda seperti semalam” batin kia menatap suami nya itu dalam diam
“kamu gak marah?” tanya rangga
“untuk?” tanya kia seperti orang bodoh
__ADS_1
“yang semalam?meninggal kan mu sendiri dengan penuh kebingungan” lanjut suami nya itu
“untuk apa?!” jawab kia dengan tersenyum lalu turun dari ranjang
“aku tidak marah, tetapi kecewa mungkin” lanjut kia masuk ke dalam kamar mandi
“maaf kan aku” ucap rangga menahan gadis itu dengan tarikan di tangan nya
“ga usah minta maaf bang, ini bukan sebuah kesalahan. Kia bisa memaklumi nya..kia bukan seorang yang sulit. Yuk sholat subuh” ucap kia berbalik dan mengajak lelaki itu melaksanakan sholat subuh bareng
** ** **
“assalamualaikum warhmatullah..” ucap rangga membuka salam setelah subuh itu.melanjut kan dengan doa dan memberi sebuah salam hangat pada istri nya itu
**
**
**
Bantu like dan komen nya yah…
Salam hangat
Ismi hana rizky
Specia pict by me
__ADS_1