Gadis Seruling Dan Lelaki Prajurit

Gadis Seruling Dan Lelaki Prajurit
selalu saja tentang menikah!


__ADS_3

Zaskia masuk kedalam mobil nya setelah tidak ambil pusing dengan lelaki yang menarik jilbab nya tadi.ia segera melajukan mobilnya kembali ke rumah ayah nya.sampai disana,ia dikejutkan oleh beberapa wajah yang tak dikenal nya sedang berbincang ria dengan ayah mama nya.juga kakak nya.


“assalamualaikum” ucap kia masuk ke dalam rumah lalu mendekati ayah mama nya dan menyalami mereka


“walaikumsalam,ini di salim tante sulis” ucap mama nya kia


Langsung kia mencium tangan 2 sepasang paruh baya itu,sambil tersenyum ramah dengan nya


“kia om,tante” ucap nya


“kia disini dulu,jangan ke atas dulu” perintah ayah nya ramah


“ia yah” jawab kia tak bisa menolak.kia besok shift pagi.jadi kurang tidur,tetapi tak bisa di biarkan saja permintaan ayah nya itu.


“kia sekarang udah selesai koast?” tanya lelaki suami tante sulis


“sudah om,ini udah mulai kerja sih,udah mulai sibuk juga” ucap kia sambil tersenyum


“wahhh,bagus dong.umur kia berapa sekarang?” tanya tante sulis kini


“umur kia ini ga muda lagi tante,3 tahun lagi berkepala 3 lah” jawab kia santai tanpa perlu memperdulikan kata kata nya itu


“ohhh,kenapa belum menikah?” tanya tante sulis itu lagi


“belum pengen tante,juga karena males nyari pasangan” jujur kia tak malu


“hush!” ucap mama kia memukul kecil tangannya


“hehehe” kia tertawa receh menunduk


“kia kalo menikah mau nya di umur berapa?” tanya tante sulis

__ADS_1


“30 tante,,,inshaallah” jawab kia


“kenapa?” tanya tante sulis


“karena menurut kia,mungkin di umur itulah kia udah perfect dalam segala hal,baik itu fisik atau batin,juga mungkin dari keuangan kia tan” jawab kia biasa


“kenapa ga mikir nikah saat muda dan mengejar segala yang di inginkan bersama pasangan sendiri?bukan kah lebih terasa nikmat?jadi pas ada masalah,atau apapun itu,kita bisa share perasaan atau emosi kita dengan pasangan kita” ujar tante sulis


“heheh,,gitu ya tan,tapi susah juga karena emang dasar nya kia ga mau.kia harus berdiri sendiri dan membentuk diri kia sendiri” ucap kia tak kalah


“lis,anak ku ini memang cukup keras kepala.kami saja sudah bosan menyuruh nya menikah” kini mama kia bersuara


Tampak kikuk mendengar pernyataan mama nya,kini kia diam dan hanya mendengar perkataan perkataan dari 4 paruh baya yang sedang bercerita ria itu.lalu,karena kia merasa selalu di sudutkan karena pernyataan disuruh menikah,akhirnya ia meminta izin ke kamar mandi lalu diam diam naik ke kamar nya


“kenapa sih selalu aja yang di bahas itu pernikahan” dengus kesal kia


“dikit dikit nikah lah,inilah ,itulah” ucap kia tak berhenti memperagakan pernyataan mama nya


Berkaca di depan cermin lalu memandang diri nya yang sambill mengkepang rambutnya ke samping.


“hei kia,emang kenapa sih ga nikah aja” uap diri nya sendiri pada pantulan diri nya di cermin


“ya gak pengen” sahut nya


“hei listen,you look beauty,sayang dong,cantik kamu gadak yang nikmatin” ucap dirinya lagi


“diri aku yang nikmatin” balasnya kesal,padahal dia berbicara dengan dirinya sendiri


“cari pasangan dong,biar kamu kalo dandan juga ada yang lihat.ada yang muji” ucap nya lagi sambil tersenyum


“males!!!” ucap nya kesal lalu pergi ke tempat tidur dan membca komik miliknya

__ADS_1


“kehidupan pernikahan itu sedikit terkekang dari pada kehidupan seperti ini” ucap kia pada awang awang


“nanti kalo aku nikah,punya suami posesif yang harus di ikutin aturannya terus gimana?” tanya nya


“ya kan ga enak,kalo dikit dikit di kekang,emang dia siapa?” ucap nya lagi


“ya suami emang punya hak sih terhadap istri,tapi aku belum mau menikah!” ucap kia lagi dan lagi


Lalu ia membuka hp nya


Membuka beberapa catatan yang pernah dia buat


Membuka beberapa file tempat ia bercurhat dulu


“sajadah bersama dengan mukena putih dan cincin bermata berlian kecil menghiasi lingkaran yang akan terpasang pada jari manisku” ucap kia sedikit menahan tawa


“ternyata aku alay dulu nya” ucap nya sambil tersenyum masam lalu menscrool catatan lainnya


“belum ada kepastian tentang rasa yang sedari dulu terpendam.entah itu kemarin,sekarang atau esok.yang pasti,belum ada nama yang tersebut dalam doa ku.percayalah,aku akan mencoba setia untukmu yang akan bersama ku dimasa depan” ucap kia mengerti akan ucapannya


“ternyata aku suka berkhayal tak jelas seperti ini” ucap nya lalu menutup hp nya


“kalau sudah waktu nya,dan takdir mengatakan begitu, a apa boleh buat” ucap nya lalu menutup mata nya istirahat


**


**


**


Salam hangat

__ADS_1


Ismi hana rizky


__ADS_2