
hari ini aku dapat shift malam.para medis lainnya bersama ku beruang di rumah sakit untuk menolong banyak nyawa.pekerjaan ini adalah salah satu pekeraan paling mulia menurut ku.membantu seseorang dalam menjaga nywa nya atau juga sehat nya.aku begitu bersyukur bisa memiliki kesehatan yang baik saat ini.
“dr.kia pulang jam berapa?” seorang dokter datang mendekatiku
“ah,dr.arya…mungkin jam 9 dok” ucap ku sambil tersenyum
Ini masih jam 7 pagi
“ohh begitu.mau sarapan bareng?” tawar nya menunjukkan 2 bekal yang di bawa nya dalam paper bag
“terima kasih dok,,” jawab ku senyum
“ini masakan ku sendiri…” ucap nya sambil kami berjalan ke area kantin
“oh ya?berarti dokter pandai dalam memasak?” tanya ku
“memasak yang sederhana saja…” jawab nya senyum sembari duduk di depan ku
“lumayan lah dok” ucap ku melihat 2 bontot makanan berwarna biru
“coba lah,beritahu aku bagaimana rasanya..” ucap nya lalu membuka bekal nya
“selamat makan…” ucap ku lalu kami menikmati sarapan itu bersama.memang makanan yang dia masak cukup enak,tapi tak kalah enak dengan masakan ku,hehehe.
** ** **
“saya duluan dok…” ucap ku pada beberapa dokter saat akan bergegas keluar dari rumah sakit
Aku bergegas kembali kerumah.sebenarnya aku ada janji dengan teman ku,nadia nama nya.dia adalah seorang anak teknik berpikir logis yang saat ini sudah memiliki 2 anak.tentunya,suaminya memberi me time untuk nya,jadi kami bisa bermain bersama
Kami punya 1 tempat biasa untuk bertemu.daerah nya asri juga punya hal hal yang mengasikkan.aku sudah menyuruh dia membawa alat musik kesukaan nya,gitar.
“jangan lupa,hari ini kita ertemu setelah zuhur nad” pesan ku padanya,mengingatkan
__ADS_1
Sesuai waktu yang kami bicarakan,aku terlebih dahulu sampai di banding dia.aku mengambil tempat terbaik menurutku,oh ia,sebut saja tempat yang kami kunjungi ini seperti sebuah taman yang sangat luas.untuk mengelilingi nya saja butuh waktu seharian bahkan lebih.tempat ini juga punya beberapa tempat spesial,seperti taman bunga ada,kebun binatang ada,atau tepat penangkaran kupu kupu pun ada.
Pohon rindang,dengan 2 buah kursi duduk disana.dataran yang cukup tinggi sampai angin sepoi dan angin kencang menerpa tubuh ku tanpa henti.desiran suara burung juga angin bercampur aliran air terjun di bawah sana,membuat suasana itu lebih mengasikkan.
“assalamualaikum,kiaaaa” nadia datang sambil memelukku dari belakang
“walaikumsalammmm,,,kangen banget sama kamu…” ucap ku membalas pelukannya
“wah,rio kamu bawa.bapak nya mana?” tanya ku sambil memainkan tangan anak berumur 1 tahun lebih itu
“maklum lah,satria di rumah.males ke kantor katanya,jadi pengen main aja sama naila” jawab nadia santai
Dengan anteng,rio anak nadia sudah duduk di tengah tengah mereka.nadia mengeluarkan alat musik kesukaannya itu,sedang zaskia mengeluarkan seruling bambu kesukaannya.
“so today,cause I bring rio here,,,kamu aja ya yang main” ucap nadia sambil melap bibir anak kecil itu
“ya sudah lah..” jawab ku lalu mulai megatur letak jari jari di tiap lubang pada seruling
Tiupan pada seruling itu tidak bisa terlalu keras,tidak bisa terlalu lembut.juga,tekanan udaranya harus cukup kuat
Kami sering menghabiskan waktu bersama dengan memainkan alat musik kesukaan kami bersama.kami sering menggabungkan suara kedua alat musik kami,lalu kami jadikan sebagai melodi penenang dikala sedag rindu atau bosan
“makin bagus kiaaa,,ia kan nak” ucap nadia semangat sambil memainkan tangan rio
“ante,kelennn” tebatah rio
Sambil gemas,ku cubit saja pipinya
“imut sekali ponakan tanteeee,,,,jangan cepat besar ya,biar tante ada mainan terus” ucap ku mencium pipinya
“kamu buat mainan sendiri kenapa sih kia” terang nadia menepis cubitan ku pada pipi rio
“khahakha kha…” rio tertawa melihat tingkah konyol zaskia
__ADS_1
“ya,aku belum pengen nikah nad.you know that I want married when I am 30” jawab kiatetap memainkan pipi rio gemas
“kamu ga sedih lihat om dan tante selalu pengen lihat kamu nikah?” ucap nadia lagi
“sebenarnya,males tau gak sih nikah…” ucap kia
“tapi,senang banget sama anak kecil begini..” sambungnya lagi
“dan juga,aku ini belum nemu seseorang yang pantas” lanjut kia lagi
“dr.arya itu suka sama kamu,peka kenapa sih” tutur nadia
“ya aku,ga suka.gimana?” bodoh kia
“terserah kau sajalah…” ucap nadia pasrah
Sumpah!sudah berapa banyak orang yang menanyakan hal yang sama seperti ini?!buat kesal saja!kia belum mau menikah,dan juga malas untuk cari seseorang untuk di jadikan kawan hidup!!!batin kia
Setelah kira kira 2 jam ada disana,mengobrol juga bercerita tentang masa lau,akhirnya kami pulang.barang barang milikku cepat ku bereskan,dan tak lupa,aku mengendong rio di pangkuan ku.karena sedikit ribet,akhir nya nadia mengambil tas ku dan membiarkan aku membawa rio
“nona…telepon genggammu” seseorang membuat ku berbalik karena tangannya menarik ujung jilbab ku
“permisi jilbab ku!” kesal kia merengut
“terima kasih bang,permisi” judas nya meninggalkan lelaki itu setelah menerima telepon nya
Yah,siapa suruh lelaki itu tidak sopan memegang jilbab kia!meski sudah membantu,tapi dia tidak cukup sopan!!!
**
**
**
__ADS_1
Salam hangat
Ismi hana rizky