Garis Waktu

Garis Waktu
Bab 8


__ADS_3

Sesampainya di apartemen. Arina Langsung menata barang belanjaannya. Setelah semuanya selesai ia pun langsung berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Satu jam lamanya ia menyelesaikan urusannya di kamar mandi. Akhirnya ia keluar dengan setelan piyama berwarna biru kesukaan nya


Arina melirik jam Dinding yang berada di ruang tamu menandakan kalo hari sudah mulai larut malam.


"Em, baru jam 10. Bagaimana kalo streaming Drakor dulu sebelum tidur"


Karena arina belum terlalu mengantuk, akhirnya ia memutuskan untuk streaming Drakor terlebih dahulu sebelum tidur, tidak lupa dengan ramen dan camilan lainnya. Untuk menjadi teman nonton


Kini arina berjalan menuju ruang tamu dengan komputer di tangan nya. Sesampainya di meja ruang tamu, ia pun langsung berkutat mencari Drakor apa yang harus ia tonton malam ini?.


Setelah beberapa detik ia memilih drama. Akhirnya ia memutuskan untuk menonton "Zombie Detective"


Yang di perankan kan oleh. Kim Moo Young, sebagai pemeran laki laki dan Gong Sun Ji sebagai pemeran wanita


Bagi kalian yang pernah menonton Drakor ini pasti sudah tidak asing lagi dengan nama nama itu, ya. mereka adalah pemeran utama laki laki dan perempuan di Drakor "Zombie Detective"


Yang menceritakan tentang, seorang zombie dan penulis yang bekerjasama untuk memecahkan kejahatan. Drama mendebarkan ini mengeksplorasi apa yang terjadi ketika seseorang benar-benar hidup kembali.


Kim Moo-young (Choi Jin-hyuk) bertahan hidup selama dua tahun terakhir sebagai zombi. Ia pun harus menirukan semua kebiasaan manusia demi bisa bertahan hidup dan beradaptasi. Suatu hari, ia pindah ke kota dan membuka kantor agen layanan investigasi dengan menjadi detektif.


Sangking fokus nya Arina Menonton Drakor, sampai tidak sadar kalo hari sudah mulai tengah malam.


"Aigo, sudah mengantuk saja. Baru juga nonton dua episode, haiss.


Karena sudah merasa mengantuk, ia langsung membersihkan bekas makanan dan menyimpan komputer nya di laci, setelah semuanya selesai ia langsung berjalan masuk kamar untuk mengistirahatkan diri nya.


****


Ting


Ting


Ting


Berapa pesan masuk di ponsel arina, arina sama sekali tidak menggubris pesan tersebut ia malah makin membenamkan diri nya di dalam selimut


Drrtt


Drrtt


Drrtt


Kali ini ponsel berdering menandakan ada panggilan masuk.


Arina yang masih tergulung selimut sama sekali tidak menghiraukan panggilan masuk tersebut


Entah, sudah berapa banyak pesan dan panggilan masuk di ponsel arina,


Kali ini ia terbangun karena merasa panggilan masuk itu menggangu tidur nya, ia pun langsung menyibak selimut nya. Dan meraih ponselnya di atas nakas. Setelah mendapatkan ponsel nya ia langsung menekan tombol hijau.


"Emm" suara serak khas bangun tidur

__ADS_1


^^^"Aigo, coba lihat gadis ini, bisa bisanya ia masi tidur di saat matahari sudah terbit"^^^


"Kenapa nelpon pagi pagi begini. Ganggu tidur orang saja."


^^^"Yak, arina apa kamu bilang ini masi pagi?. Coba kamu lihat jam ini sudah jam 10:30. Dan kamu bilang ini masi pagi?"^^^


^^^"Sekarang cepat kamu bangun dan bersiap sekarang"^^^


"Bersiap?. kemana?"


^^^"Ini nih sudah pasti dia akan lupa, untung saja aku menelpon. Kalo tidak sudah pasti kamu akan melupakan. Kalo hari ini harus pergi ke acara fansign"^^^


"Oh, fansign. Maaf aku hampir lupa dengan acara itu"


^^^"Ya, sekarang sudah ingat kan. Kalo gitu cepat bangun dan bersiap sebelum terlambat!"^^^


"Ok, kalo gitu aku bersiap dulu ya, Bay nari"


Setelah memutuskan panggil, Arina langsung bangun dan menuju kamar mandi. setelah Semua urusan kamar mandi selesai ia pun langsung menyambar album yang dari kemarin ia letakan di atas nakas tv ruang tamu.


"Go!. Kita pergi ke dunia ARMY"


****


Kini ia sudah sampai di gedung tempat fansign, sesuai alamat yang nari berikan.


Arina yang melihat banyak orang berlalu lalang memasuki gedung hanya bisa menganga.


Awal nya arina hanya berjalan mengikuti gerombolan orang memasuki gedung tersebut, tapi tiba tiba ia terhenti setelah mendengar obrolan para gadis mengenai barang bawaan yang ingin mereka berikan kepada bias mereka.


"Apa itu yang akan kamu berikan kepada Jungkook oppa"


"Iya, lucu bukan" jawab gadis itu sembari menunjukkan mahkota bunga


Arina yang berjalan tidak jauh dari dua gadis itu, mengingat sesuatu ia pun langsung membuka tas nya memastikan bahwa ia sudah membawa barang yang harus ia berikan kepada V.


Di saat arina sedang sibuk mencari barang di dalam tasnya. Tiba tiba ada orang yang berlari buru buru, hingga menabrak Arina sampai terjatuh.


"Aduh,aw!." Rintih arina yang merasakan sakit di bokong nya


"Aduh, maaf. aku tidak sengaja soalnya aku sedang buru buru" lirih namja itu. Sembari membatu arina berdiri


"Lain kali kalo jalan itu hati hati"


"Iya, maaf sekali lagi"


Drrtt


Drrtt


Dering ponsel namja itu, ia pun langsung mengangkat panggilan masuk tersebut


"Halo"

__ADS_1


"....."


"Iya, aku kesana sekarang"


Setelah selesai dengan panggilan nya, namja itu pun langsung mematikan ponsel dan melirik ke arah Arina berdiri. Tapi sayang nya arina telah pergi meninggalkan namja itu sendiri.


"Kemana gadis itu pergi?. Aku bahkan belum sempat bertanya bagaimana keadaannya"


Karena arina telah pergi meninggalkan namja itu sendiri, akhirnya namja itu pun pergi meninggalkan tempat, tapi sebelum pergi mata namja itu tertuju pada benda yang tergeletak di lantai.


Ia pun langsung mengambil benda itu, dan terlihat ukiran nama 'Arina' pada gelang tersebut.


"Apa ini punya gadis yang aku tabrak barusan itu?"


"Aku harus mengembalikan ini dan meminta maaf sekaligus menanyakan keadaan nya"


Belum sempat namja itu berjalan mencari arina. Tiba tiba ada seseorang staf menepuk pundak nya,


"Bukan ke arah situ jalan nya" ujar staf


Sangking sibuk memikirkan keadaan arina, ia sampai lupa dengan tujuan nya datang kesini. Dan akhirnya dia memasukkan gelang tesebut ke dalam tas yang melingkar indah di pundak nya


Aku akan mengembalikan nya nanti jika kami di pertemukan lagi. Fikir nya, namja itu pun langsung pergi mengikuti staf dari belakang. Menuju tempat yang seharusnya ia datangi sedari tadi.


Sesampainya di ruangan, namja itu langsung di sambut riuh dari beberapa orang yang menunggu nya sedari tadi


"Wah, jhope. Kenapa kamu terlambat apa kamu tahu tinggal kamu seorang yang belum bersiap" lirih Hyung tertua


"Maaf, jin Hyung. Mobil yang ku kendarai tiba tiba ban nya bocor. Jadi mau tak mau aku harus menunggu mobil dari agensi dulu baru bisa kesini"


Jhope. Menjelaskan bagaimana diri nya bisa datang terlambat.


"Sudah sudah, hobi Hyung. Mending Hyung bersiap sekarang, sudah tidak ada waktu lagi" ujar sang leader


Jhope pun langsung bergegas Menuju meja make-up. Untuk menata rambutnya.


Terlihat di sebelah jhope ada Jungkook si golden maknae. Yang sedang di makeup.


"Wah, Hyung. Tumben kamu terlambat"


"Iya, karena mobil yang ku kendarai tiba tiba ban nya bocor. Jadi mau tidak mau aku harus menunggu mobil ganti dari agensi baru bisa kesini"


"Harusnya, Hyung tadi pergi bareng dengan kami saja. Agar tidak terlambat"


"Iya, seharusnya. kalo bang PD Nim tidak memanggil keruangan nya tadi, oh ya. Di mana Yoongi Hyung?. Apa dia sudah selesai bersiap?"


Jhope bertanya kemana pergi nya si Suga itu. Karena pas dia datang tadi ia sama sekali tidak melihat sosok putih si Suga.


"Oh, Yoongi Hyung sudah selesai bersiap dari tadi. Sekarang dia sedang berada di ruang istirahat, katanya ingin berlatih bernafas dulu sebelum acara di mulai"


Jhope yang mendengar perkataan Jeon Jungkook. Langsung tertawa terpingkal-pingkal.


Ya, Biasa lah. Namanya juga jhope, sudah tidak heran lagi dengan dia. Yang selalu tertawa lepas hanya karena candaan kecil.

__ADS_1


__ADS_2