
Di sisi lain arina yang sudah berada di tengah tengah para army lainnya. Hanya bisa pasrah dan sabar mendengar riuhnya sorakan para army yang memangil nama masing masing dari member BTS.
Kim Namjoon
Kim Seokjin
Min Yoongi
Jung Hoseok
Park Jimin
Kim Tae Hyung
Jeon Jungkook
BTS!
'Astaga, kenapa mereka ini sangat berisik sekali si. Padahal acaranya saja belum di mulai' gerutu arina dalam hati
"Apa kamu baru pertama kali datang ke acara fansign BTS?" Tanya army yang duduk di sebelah arina
"Hah, i-iya aku baru pertama kali datang" jawab arina dengan senyum canggung.
"Wah, benar kah?. Aku juga sama baru pertama kali datang ke acara fansign nya BTS"
"Siapa bias mu?" Ujar army itu lagi
"Apa,bias?"
"Iya, bias mu. Di salah satu member bts"
"Hah, iya. Bias ku mereka Semua" jawab asal arina
Arina yang sama sekali tidak mengerti apa yang di katakan army di sebelah nya ini, hanya bisa menjawab asal. Berharap army di sebelahnya ini tidak akan bertanya lagi mengenai BTS.
"Wah, kamu sangat serakah" army itu tidak henti hentinya bertanya, bahkan ia sampai terkekeh mendengar perkataan arina.
'Bagaimana bisa kau menyebut ku serahkan, sedangkan aku saja lagi tidak tertarik dengan bias. Kalian itu'
Arina hanya bisa menggerutu di dalam hati nya, ia bukan nya tidak ingin berkata jujur kalo ia bukan army, tapi ia hanya takut jika ia berkata sejujurnya bisa bisa akan di kira haters dan di hajar habis habisan oleh army fanatik.
Suara teriakan army yang semakin heboh Setelah BTS memasuki ruangan fansign dan duduk di bangku mereka, arina yang semakin tidak tahan dengan teriakan para army. Ingin sekali rasanya keluar dari ruangan itu. Tapi bagaimana dengan album nari. Kalo ia pergi dari tempat ini, jadi mau tidak mau ia harus extra sabar dan tahan telinga.
"Kim Seokjin, Oppa. Fyling kiss" teriak salah satu army
Seokjin yang mendengar teriakan army. Yang memintanya untuk melakukan fyling kiss. Langsung saja melakukan nya untuk army, army yang melihat seokjin fyling kiss, semakin berteriak heboh.
Sekarang sudah giliran barisan tempat duduk arina yang maju ke depan, secara bergantian mereka meminta tanda tangan para member. Sekaligus menanyakan hal apa yang selalu dilakukan mereka saat di waktu senggang dan apa saja makanan kesukaan mereka.
tapi beda hal nya dengan arina. Ia hanya menunggu selesai tanda tangan terus bergeser ke member selanjutnya .
"Apa tidak ada hal yang ingin kamu tanyakan?" Ujar Jimin
"Tidak ada, apa ini sudah?" Tanya Arina
"Nee, ini sudah" ujar Jimin
Arina pun lanjut bergeser ke Namjoon, namjoon menyambut Arina dengan senyuman manis hingga memperlihatkan lesung pipi nya.
"Annyeong" sapa Namjoon
"Annyeong" sapa balik arina
"Kamu terlihat kaku sekali, apa ini fansign pertama mu?"
"Hah, iya ini pertama kalinya aku mengikuti acara seperti ini" ujar Arina
Sekarang Arina bergeser ke sebelah namjoon, dan langsung di perlihatkan sosok yang berbahu lebar. Siapa lagi kalo bukan seokjin.
"Annyeong, cantik" sapa seokjin
"Annyeong" sapa arina
"Eh, kamu tidak memanggil ku oppa. Seperti army lain nya?"
"Hah, apakah aku harus memanggil mu oppa?, Seperti army lainnya?bukannya panggilan seperti itu hanya untuk orang yang sudah dekat saja?"
"Bukan kah posisi kita sekarang ini sudah cukup dekat?. Hanya terhalang meja saja?" Ujar seokjin
"Iya, terserah dirimu"
Setelah mengatakan itu. Arina langsung bergeser ke idola nya nari
__ADS_1
"Hai" sapa Tae Hyung
"Hai" sapa balik arina
"Apa ini untuk ku?" tanya Tae. yang lihat arina menyodorkan sepasang jepitan
"Nee, itu untuk mu. Tapi boleh kah aku meminta foto mu?"
Untuk pertama kalinya Arina meminta foto seorang pria yang tidak ia kenal.
"Tentu saja boleh, apa aku harus memakai jepitan ini?"
Arina menganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan Tae.
"Kalo begitu tolong bantu aku pakaikan ini"
Dan untuk pertama kalinya dalam hidup Arina memegang kepala seorang laki laki, kecuali sepupunya sendiri. Setelah memakaikan jepitan untuk Tae, arina langsung mengeluarkan ponselnya mengambil satu gambar dengan cepat.
"Eh, kok langsung di foto saja. Aku bahkan belum sempat berpose" protes Tae
"Sudah, tidak apa. Foto ini juga sudah terlihat bagus kok meskipun kamu belum berpose"
Sekarang Arina lanjut bergeser ke jeon Jungkook, ia terpaku melihat tato dengan tulisan ARMY di masing masing jari nya. Memang tidak salah bukan jika jeon Jungkook di juluki bucin nya army.
"Annyeong" sapa Jungkook dengan senyuman yang langsung memperlihatkan gigi kelinci nya.
"Annyeong" Sapa balik arina
"Nah selesai" ujar Jungkook sembari menyodorkan album pada arina
Sekarang Arina lanjut bergeser ke jhope.
"Annyeong, siapa namamu?" Tanya jhope
"Annyeong, namaku arina"
"Apa kamu baik-baik saja?" Tanya jhope lagi
"Nee, aku baik"
"Apa kamu akan mengikuti acara ini sampai selesai?" Tanya jhope
"Ani" jawab arina
"Kenapa?" Lagi lagi jhope bertanya
"Karena aku harus pergi berkerja, apa ini sudah?"
"Nee, ini sudah" ujar jhope
Sekarang Arina bergeser ke member terakhir Suga, Arina terkejut melihat betapa putih pucat nya kulit sang idol ini.
"Kenapa kamu kaget melihat kulit ku?, seperti tidak pernah melihat kulit putih saja" ujar Suga
"Iya, jujur ini pertama kali nya aku melihat kulit putih pucat seperti mayat" jawab arina
"Apa kamu army?" tanya Suga
"Bukan" jawab jujur arina
Suga mengerutkan alisnya setelah mendengar jawaban arina, kalo dia bukan army terus ngapain di sini?. Fikir Suga
"Walaupun aku bukan Army, tapi aku juga bukan haters arasseo"
"Apa ini sudah?" Tanya Arina
Suga tersadar dari lamunannya, dan langsung mengagungkan kepalanya.
Setelah urusan tanda tangan selesai. Arina pun langsung keluar dari gedung fansign yang sangat berisik itu.
Arina tidak menyadari jika kepergiannya di awasi oleh member BTS.
'apa gelang yang aku temui itu benar punya gadis itu, tapi sepertinya dia belum menyadari jika gelang nya hilang atau mungkin dia sudah menyadari jika gelang nya hilang?' batin jhope
Jhope tersadar dari lamunannya ketika ada army yang memanggil namanya.
"Jhope Oppa, apa oppa melamun?" Tanya army yang menunggu tanda tangan jhope
"Em.. maaf, sudah membuat mu menunggu"
"Apa oppa tadi melamun?" Ujar army itu lagi
"Ha, Ani...aku tidak melamun kok" ujar jhope dengan senyuman khasnya
__ADS_1
Sudahlah nanti saja aku pastikan lagi. Jika memang benar itu gelang milik nya, maka aku akan mengembalikan nya secara langsung fikir jhope.
Arina yang merasa cacing di purut nya sudah mengamuk meminta makan. Ia pun langsung berjalan menuju cafe yang tidak jauh dari gedung fansign.
Arina melihat begitu ramai pengunjung, mungkin akan mengantri cukup lama untuk mendapatkan pesanan nya.
Sesekali ia mendengar percakapan antara para army yang membicarakan bias mereka, mungkin karena cafe ini cukup dekat dengan gedung fansign. Jadi sangat mungkin jika ada beberapa army yang bersinggah di cafe tersebut.
"Coba kamu lihat deh, bukankah Yoongi oppa sangat imut dengan mahkota bunga ini" ujar army yang menunjukkan foto suga. Pada army lain nya
"Iya, dia sangat imut ya. Meskipun wajahnya terlihat agak dingin" imbuh army lain nya.
Arina yang sama sekali tidak merasa terganggu dengan percakapan para army. Hanya fokus pada makanan nya, sembari mengirim pesan untuk nari
Nari sepupu cerewet
_____________________
✿ Arina, bagaimana acara fansign nya? Seru nggak?
✿ apa kmu mendapatkan teman army?
✿ apa saja yang kamu bicarakan dengan
^^^ aku tidak mendapatkan teman army dan ✿ juga tidak banyak bicara dengan member BTS,^^^
^^^aku hanya memberikan album terus ✿ menunggu mereka tandatangani setelah itu sudah aku pun langsung keluar deh.^^^
✿ emm, gitu doang toh. Oh Ya btw apa kamu meminta fotonya Tae?
✿ kalo ada. Cepat kirim aku sekarang, aku sudah tidak sabar ingin melihat nya
^^^makan tuh foto!✿ ^^^
✿kyaaaa😍!! Kenapa suamiku cakep sekali si. Ya tuhan!
✿ apa hanya satu fotonya?
^^^iya, aku hanya minta satu. Karena sudah✿ tidak ada waktu lagi, oh ya kapan kamu pulang ke Seol?^^^
^^^kamu tidak lupa kan hari Senin kita ada ✿ ujian?^^^
✿em, sudah lah tak apa yang penting dapat.
✿besok siang aku pulang, jika tidak ada halangan
✿ ya, aku tau lah jika Senin kita ada ujian.
^^^em ok lah kalo gitu, sudah dulu ya nar, Aku ✿ sudah mau berangkat kerja ni.^^^
✿ ya sudah lah. Kalo gitu kamu hati hati hati ya pergi kerjanya.
^^^em, bay nari. Sampai ketemu hari Senin ✿^^^
✿ bay, sepupu ku Arina 😘
******
Sesampainya di tempat kerja, arina merasa kasihan dengan Jackson. Yang harus ikut serta membantu staf lainnya dalam melayani pelanggan, bagaimana tidak hari ini restoran benar benar rame. Mungkin karena ini sudah jam makan siang.
Karena restoran rame Arina tidak sempat lagi berganti pakaian, ia langsung meletakkan album dan tas nya di laci meja kasir. Dan langsung bergegas menuju dapur untuk membantu koki tidak lupa ia mengunakan apron. Agar tidak langsung mengotori baju nya.
Tidak terasa hari pun menjadi sore begitu juga restoran. Yang tadi nya rame sekarang sudah terlihat agak sepi, meskipun Masi ada beberapa orang yang masi makan.
Arina yang saat ini sedang mengelap meja pun terhenti ketika ia menyadari jika ada sesuatu yang hilang di pergelangan tangan nya.
'kemana gelang ku? Perasaan tadi pagi aku memakai nya deh, kok sekarang bisa nggak ada si' batin arina
Arina baru menyadari jika pergelangan tangan nya tidak ada gelang yang seperti biasanya, ia pun langsung bergegas menuju meja kasir. Mencari cari gelang nya di dalam tas tapi sayangnya ia sama sekali tidak menemukan beda kecil itu.
'Kok nggak ada ya? Atau mungkin aku meninggal kannya di rumah?'
Ia masi mengingat ingat terakhir kali kapan ia mengunakan gelang itu, arina tersadar dari lamunannya ketika Jakson memanggil nya.
"Arina, Sore sore kok sudah melamun kesambet kamu ya?"
"Wae" jawab arina
"Ini nih pesanan meja nomor 3" ujar Jackson sembari menyodorkan catatan pesanan pelanggan
Arina mengambil catatan itu. Dan langsung berjalan menuju dapur untuk menyerahkan pesanan tersebut.
__ADS_1
'sudahlah, Nanti saja aku cari lagi. Mungkin aku meninggalkan nya di rumah'
Arina tak henti hentinya berfikir kapan terakhir ia mengunakan Galang tersebut, meskipun ia tidak ingat jika pernah melepaskan gelang itu.