
perjalanan menuju ke kediaman lin telah berakhir. itu di tandai dengan terlihat nya pintu masuk ke perbatasan. sebuah gerbang yang di jaga oleh beberapa prajurit. prajurit yang sebelumnya telah mengetahui kedatangan rombongan pengantin putra satu satunya keluarga lin,mempersilahkan iring iringan untuk masuk.
gerbang yang terlihat kokoh untuk sebuah perbatasan yang tidak merasakan kemajuan sebuah negara.tempat yang tertinggal. penduduknya tidak lah ramai.rumah rumah berselimutkan debu menghiasi pemandangan. tidak ada penyambutan istimewa karena memang tidak ada kemewahan yang bisa di suguh kan .
rombongan jang geum sampai di sebuah gerbang yang terbilang mewah di gurun ini.kediaman seorang jendral yang telah bermukim seumur hidup nya.setelah pensiun,anak satu satu nya akan di angkat menggantikan dirinya meski keadaan putra nya itu sebenarnya tidak memungkin kan untuk memegang tampuk kepimpinan.barisan depan sebuah negara.entah kenapa,kaisar terkesan tidak peduli dengan hal itu.
setelah ritual penyambutan pengantin,kini jang geum dan anggota nya di tempatkan di sebuah kediaman kecil.sedang juan dan bawahan nya akan kembali ke ibu kota esok hari.meski begitu mereka tetap terhubung via online.
" ibu,kalian baik baik saja? " tanya jang geum di balik kerudung merahnya.ia kini sedang duduk di ranjang pengantin berwarna merah. semua ornamen hiasan turut berwarna merah.
" tutup dulu sistem mu,ibu mulai mengantuk!"
__ADS_1
"ibu,aku juga mengantuk. aku boleh tidur tudak?"
"tunggu lah sebentar sayang,tunggu lah sampai dia datang membuka kerudungmu!"
"tapi ini udah terlalu malam ibu,aku capek!" sungutnya
"bersabarlah sedikit. mungkin sebentar lagi dia datang!"
"ibu,di sini,apa sistem ku berguna,tidak ada apa pun di sini,otak ku tidak bisa berpikir sekarang!"
"aku sudah lihat tanah hadiah dari kaisar untuk ku.tapi semua tidak berguna, tandus,air saja susah!"
" kamu pikir kenapa kaisar menikah kan kamu di sini?"
__ADS_1
" karna selir mo bukan?"
" itu salah satu nya, perbatasan ini bukan lah perbatasan sebenarnya, ini hanya perbatasan lama.tempat ini tidak berguna dari segi apa pun. beberapa kilo meter dari sini ada sebuah perbatasan lagi.sebuah tempat yang layak di pertahankan.tempat ini,negara lain pun tidak sudi memandang sebelah mata!" jelas pengalaman beberapa tahyn sebagai selir membuat nyonya jang berpandangan politik yang mumpuni.ini tidak bisa di bantah lagi
"tapi jendral lin?"
"leluhur jendral lin,punya segudang jasa pada negri.sebagian besar tanah di sini milik keluarga mereka. namun meski demikian karena pengaruh jendral tidak berdampak langsung pada istana.banyak yang mendukung pembiaran pada tanah ini.mereka tidak peduli bila tanah ini di rebut pihak lain.jadi ,jendral dan kita sama sama tak di anggap di istana!"
"apa jendral orang yang baik?"
"tentu saja,ia juga lelaki yang setia, mudah mudahan,putranya pun akan mewarisi sifat ke setianya nya itu!".
" ibu kita rencanakan sesuatu besok,kelihatan nya suamiku yang setia baru saja akan masuk!" jang geum mematikan tlp nya.jantung nya berdebar debar tak karuan.ia duduk dengan gaya anggun bak Putri bangsawan.
__ADS_1
krieet
melalui bawah tudung merah,samar samar jang geum bisa melihat samar samar seorang lelaki memasuki kamarnya.langkah kaki yang perlahan mendekat.samar-samar jang geum bisa mencium arima alkohol yang begitu menyengat.dengan perlahan tudung merahnya di buka.