
Perdana mentri han masih saja menyudutkan jendral muda lin dan. meski di hatinya ketar ketir akibat aura yang di keluar kan lin dan dan jang geum. ia berusaha menahan nya dengan menggengam tangan nya erat. kaki nya hampir tida bisa menanggung berat tubuhnya sendiri
"kebetulan mereka menghadiahi istriku dengan 1000lembar tipis emas.mereka mengatakan memang emas itu kegunaan nya untuk makanan mengingat bentuknya yang tipis seperti sehelai kain. kami belum menggunakanya,namun ketika perdana mentri han datang,barulah kami mempersembahkan karena posisinya saat itu adalah sebagai bayangan kaisar sendiri!" kata lin dan tegas.matanya melirik mentri han yang sedang berkeringat dingin.
"mengapa harta sebegini tidak turut di laporkan?" masih juga perdana mentri han ngotot .ia tak ingin merasa kalah debat dengan pemula.
" yang mulia,maafkan kebodohan diriku pribadi.ku pikir ini hanyalah bahan pangan.jadi tidak sesuai bila di laporkan, hamba tidak berpikir ini akan jadi masaalah di kemudian hari!" jendral muda lin dan sampai berlutut di lantai.di ikuti dengan jang geum karena posisinya di sini adalah istri jendral muda lin dan.
" ayahnda,aku yang melarang suamiku untuk melaporkan nya,ku pikir,ini soal kecil mengingat ini hanyalah bahan masakan.bila tau ini jadi masaalah, tudak mungkin aku melarang suamiku untuk melaporkan nya! " kata jang geum,ia ikut berlutut di samping lin dan.
"sudahlah,jangan lagi di per masaalah kan lagi soal itu. sekarang semua telah jelas,tidak ada pemberontakan di sini,kelak kaisar ini ingin melihat sendiri kondisi perbatasan,ku dengar di sana ada rumah kaca yang memungkinkan kalian bercocok tanam,apa benar?" kaisar cukup puas dengan jawaban lin dan sejauh ini
"sebelum mereka pergi,mereka menitipkan sebuah cara agar kami bisa membangun rumah kaca tersebut. kata nya mereka tidak mau kelak istri ku kekurangan bahan pangan, sebab itu lah dari awal hamba mengatakan,kemakmuran perbatasan adalah berkat dirinya yang di sayangi rakyat hingga mereka mau turut berpartisiapsi!" kata lindan. kaisar mangut mangut megerti padahal ia baru saja di bohongi.
__ADS_1
"tapi benarkah putri ku ini di sayang rakyat? kaisar ini belum mendengar kabar tentang ini?" ia menatap perdana mentri xiou tea selaku mentri dalam negri. perdana mentri xiou tea maju selangkah ke depan.
"menjawab kaisar,kami mendengar baru baru ini,tuan putri jang geum lebih populer di kalangan masyarakat.ini di pastikan ketika para putri yang lain berjalan jalan di pasar,merrka mendapat sambutan dingin berlainan dengan ketika mendengar ,di garis bawahi yang mulia,mereka baru mendengar tentang kedatangan tuan putri jang geum, mereka antusias dengan menghiasi jalanan dengan pernak pernik laksana sebuah perayaan!"kata mentri berbadan tambun itu.
" jelaskan putriku,bagaimana bisa rakyat mengenalmu?" setau kaisar jang geum adalah pribadi pendiam.kaisar tau itu dari cerita para selir nya.
"dulu ,putri mu ini selalu menyelinap keluar untuk bercengkerama dengan rakyat miskin, jadi ketika putri ini menikah kemungkinan mereka merasa kehilangan!" tutur kata yang rapi dan meyakinkan kaisar padahal itu salah satu kebohongan besar yang ia buat.
" maafkan putri mu ini ayahnda karena selalu menyelinap keluar tanpa izin!" lagi lagi jang geum menampilkan wajah tanpa dosa nya.
"sungguh kaisar ini telah mendapat kan informasi yang salah,kalau begitu,menginaplah di kediaman mu yang dulu untuk beberapa hari agar kaisar ini bisa mengenal putri nya dengan lebih baik lagi!" kata kaisar dari atas singasanaya.sedang permaisuri pucat pasi.
tidakkah kaisar tau mengenai kondisi jang geum yang dulu.kelihatan nya kaisar tidak lah seburuk yang di sangka jang geum. ia adalah pribadi yang mudah di provokasi.
__ADS_1
"tidak ayahnda,bila ayahnda berkenan izinkan.lah putri yang tidak berbakti ini untuk berkeliling kota sebelum memulai jalan pulang ke perbatasan. sekedar menghargai rakyat yang membuat penyambutan buat putri ini!"
" jangan lah kalian pulang dulu, ini perintah,pergilah ke kediaman mu yang dulu,kita akan makan siang di kediaman ku siang ini!"
"tapi.......
" yang mulia,biarkan kami untuk undur diri karena kondisi tuan putri tudak memungkin kan untuk berdiri lama!"
"kondisi apa jendral muda?" kaisar mulai mencurigai ada yang salah hingga jang geum menolak untuk menginap.
"tuan putri sedang hamil muda,baru dua bulan!" kata lindan lagi
"ini berita baik,jadi kalian tidak punya alasan menolak untuk tinggal beberapa hari di sini!" seru kaisar,sesengguhnya ia sungguh penasaran dengan jang geum yang memiliki aura seorang penguasa besar . tapi lagi lagi jang geum menolak dengan halus.
__ADS_1