
Juan ingat lelaki ini.dia kapten tergolong baru dari kalangan penghuni istana. dengan matode gerilya ia mampu meraih bawahan tetap dengan jumlah memenuhi syarat seorang kapte
"a kong ya?"
" jendral benar,ini aku" katanya sembati tersenyum.lalu ia duduk persis di depan juan. di depan juan ia merasa sedikit ngilu di benaknya.
" ada apa,seharusnya kau menunggu untuk rapat sore ini "
"aku...aku...buat sedikit kesalahan" kata a kong sambil memperagakan jempol dan telunjuknya bersamaaan menandakan batas kecil nya. juan memicing tak mengerti arti dari "sedikit"itu.
" putra mahkota tau keberadaan gogle sistem, maaaf...."
"bagaimana bisa,,apa yang kau lakukan!!!" juan bangkit sampai meninju a kong,hingga lelaki tambun itu terkapar di dinding.ini masih bagus ,bila juan tak menahan diri mungkin. akong sudah jadi daging cincang saja. a kong kembali ke posisinya tadi .meski tubuh nya sakit tapi ia harus tetap menghormati juan. dari tatapan mata juan ,ia jelas menantikan penjelasan dari a kong.
" gogle sistem tudak aktiv baru baru ini. ini mengakibatkan syarat dan ketentuan tidak aktiv juga. beberapa bawahan ku di tahan oleh putra mahkota. hanya satu yang mengalami pecah kepala yang lain tidak bila membocorkan rahasia kita.jadi ini bukan resmi salah ku" kata a kong sambil mengangkat dua tangan nya ke atas.
"mungkin yang meledak ,karena sistem tertanam secara permanen dan entah bagaimana bekerja secara ofline. tapi yang lain tidak,kira kira kenapa ya?"
"telah ku pelajari sebelum kesini.rupanya yang meledak itu sedikit lagi memenuhi syarat jadi kapten. kalau aku benar,setiap kapten mempunyai resiko lebih besar mau itu ofline atau online, itu sama saja buat kapten"
"mungkin kau benar,lanjutkan cerita mu tadi"
"berita baiknya,aku bisa menarik simpati putra mahkota,kini dia berniat jadi pengguna juga.tapi ku harap karena ini jasa ku,jadi...jadi..."
__ADS_1
"apa kau berharap ia jadi bawahan mu?"
"tentu saja,ini kan berkat aku,kalau saja kita bisa online, dari tadi ia sudah jadi bawahan ku.nyatanya aku harus membawa nya kesini untuk pendaftaran.ia bahkan mengancamku agar aku membawanya siang ini juga"
"kau bodoh ya" kembali akong berhempas ke dinding.mulutnya mulai mengeluarkan darah
" habis bagaimana lagi,ia telah tau keterliban mu ,wahai jendral besar" kini a kong tersenyum dalam hatinya.
"apa dia tau posisi dan kondisi kita sekarang ini?"
"tidak... ak..
" bawa di kesini,di tempat ini,aku memberi izin pada mu" juan memotong perkataan a kong.kalian bisa tebak isi otak a kong kan.betapa beruntungnya bila. putra mahkota jadi bawahan nya di istana. tak buang waktu. akong pergi melalui portal .dan ia tiba di ruang yang sama dengan putra mahkota yang telah menunggunya.
"jawab putra mahkota, hamba sudah mendapt izin,tapi saran ku,simpan yang lainnya intuk jadi bawahan tetap yang mulia,jadi usahakan pendaftaran ini khusus yang mulia saja.bila gogle sistem kembali normal maka mereka bisa daftar melalui yang mulia"
"kau benar, mentri inteligen, kalian semua ,ikut aku tapi ingat,kalian tak ikut mendaftar" semua mengerti arti dari perkataan putra mahkota. begitu portal di buat a kong,segera mereka ikut melangkah ke perbatasan.tapi putra mahkota sendiri tidak tau bila lokasi nya di perbatasan.
ia belum menyadari itu meski kini kakinya telah berada di depan juan , persis di rumah di tepi danau yang di kelilingi kipas kipas besar.putra mahkota memang belum pernah ke perbatasan. tapi paling tidak ia telah mendengar kondisi nya bukan.ini karena ia terlalu bersemangat hingga melupakan hal yang lain nya.
" yang mulia putra mahkota, semoga panjang umur seribu tahun" juan tak melupakan sopan santun nya ia berlutut di lantai untuk memberi penghormatan tertingginya pada putra mahkota.
"hem,juanda kan, bangun lah dan mari selesai kan semua nya.jelaskan tata caranya,apa perlu kertas?"
__ADS_1
juan ikut duduk di lantau di hadapan putra mahkota yang telah duduk santai di ikuti mentri inteligen. sedang para pengawal yang berbaju hitam tetap berdiri di luar. a kong juga masih berdiri di luar tapi dengan senyum penuh semangat nya.
" menjawab putra mahkota, hamba tak yakin mau. yang mulia ada si bawah seorang kapten yang notabene seorang pelayan istana,maaf bila hamba salah " kata juan sopan.
" aku lebih rendah dari pelayan bila mendaftar? "
" menjawab yang mulia, ifu benar bila yang mulia mendaftar melalui nya beruntung bila belum" kata juan merendah. tapi kata kata juan membuat semua mata tertuju pada a kong.
glek
a kong tiba tiba-tiba berkeringat dingin. ia tak menyangka juan akan terang terangan menyudutkan dirinya. keinginan nya agar putra mahkota jadi bawahan nya pupus sudah.l
" bila peraturan nya sungguh begitu,aku tak mau jadi siapa yang tertinggi di sini?" a kong telah menjelaskan sistem piramida namun tak terlintas bahwa ia akan jadi bawahan si pelayan itu. ia ikut melirik a kong.tekanan aura membuat a kong ter duduk di tanah. kekuatan aura yang mendominasi.bukan a kong tak bisa melawan tapi jauh di dalam hati ia tetap menyanjung tinggi akan status putra mahkota.
"kapten a kong,pergilah ini bukan lagi ranahmu,tapi ingat untuk hadir di rapat sore ini" seru juan menengahi ,a kong jelas tak mau berlama lama di situ.ia segera pergi menggunakan portal meski di hatinya ada jutaaan sumpah serapah.
"kembali ke pertanyaan tadi,siapa yang paling tunggi jabatan nya du gogle sistem?" tanya putra mahkota kembali
"menjawab yang mulia,itu hamba sendiri?" kata juan sambil.menunjukkan jari pada dadanya
"jadi menurut mu,kau pantas?" kalau di pikir pikir ini sama saja dengan jadi bawahan di pelayan tadi.
" menjawab yang mulia,hamba juga tak pantas,jadi hamba punya tawaran yang lebih baik lagi. itu pun kalau yang mulia tidak keberatan"
__ADS_1
putra mahkota mengerutkan keningnya.kira kira apa tawaran yang lebih baik dari jadi bawahan juan yang jabatan tertinggi di gogle sistem.