Gogle Sistem

Gogle Sistem
kebenaran


__ADS_3

" perjalanan ke perbatasan memerlukan waktu yang cukup lama,ditambah dengan kondisi putri ini mungkin membutuhkan waktu dua bulan.jadi kami tidak bisa tinggal lebih lama!" tolak jang geum.


"ada apa yang membuat kalian menolak ku,kalian jelas mendengar,ini adalah perintah!" sengaja kaisar memberi penekanan pada kata perintah.


"baiklah ,tapi putri ini ingin meminta sesuatu pada kaisar negri ini!" kini jang geum tidak lagi menampilkan wajah polos nya,ia mulai bertindak tegas dengan menatap ke dalam mata kaisar hingga kaisar merinding. meski begitu kaisar memberi isyarat bahwa ia akan mengabulkan permintaan jang geum


"ikutlah putri ini ke kediaman putri ini sekarang juga,maka kami mingkin akan tinggal!" meski terdengar lembut namun dengan kata " mungkin" kaisar menangkap sesuatu yang ganjil


"kasim pimpin jalan!" ia bangkit dari singasananya namun di cegah permaisuri.

__ADS_1


"yang mulia,bukan kah kita masih dalam posisi rapat,biarkan nanti saja kita kesana!" permaisuri menarik tangan kaisar agar duduk kembali.ia memberikan kode pada pelayan untuk melakukan sesuatu pada kediaman jang geum .namun jang geum cepat tanggap.


"tidak,putri ini,ingin sekarang,mungkin para mentri boleh ikut juga! kata jang geum sambil mengelus perut nya.kakinya benar benar sudah tidak sanggup untuk berdiri lebih lama.


" mari para mentri ku,kita ke kediaman jang geum sekarang!" mau tak mau para mentri plus permaisuri ikut berjalan di belakang kaisar.mereka berjalan beriringan .


kediaman jang geum terasa jauh. melewati kediaman para putri dan pangeran. semakin lama semakin ke pinggir .membuat kaisar mengerutkan kening nya.


"kita ada di mana ini kasim,bukan kah kaisar ini ingin kalian mengantarkan kaisar ini ke kediaman jang geum yang dulu?" sebuah pertanyaan yang du jawab langsung oleh jang geum.

__ADS_1


"inilah kediaman ku ,tempat putri ini di besarkan oleh ibu yang di pandang sebelah mata oleh para putri vdan pangeran, bahkan pelayan pun tidak mau melayani kami!" kaisar shok mendengar jata jang geum


"ini..


kaisar bahkan tidak bisa brrkata apa apa lagi.sungguh miris, kandang kudanya bahkan.lebih baik dari ini. lindan memegang jemari jang geum dengan kuat. tapi janf geum bergerak menuju ranjang lapuk itu.


" bukan putri ini tak mau bermalam di sini,tapi.putri ini merasa malu pada suami putri ini.bahkan kamar pelayan kami di perbatasan masih sepuluh kali lebih baik!" tiba tiba ,mata jang geum berlinang,seolah ia mengalami hal yang menyakitkan.


"di ranjang ini,putri ini tidur berdua ibu.tau kah ayahnda,kami kerap merasa lapar karena ibu tidak mendapat jatah bulanan nya. beruntung ada pelayan yang mau memberikan kamu makanan sisa !" air mata jang geum benar benar turun.ia merasa penderitaan yang di alami tubuh ini adalah penderitaan dirinya sendiri .

__ADS_1


"jelaskan yang mulia.pantaskah aku membawa suamiku bermalam di kediaman yang jelas besok akan rubuh ini?" sebuah pertanyaan yang tidak perlu di jawab.


kaisar salah tingkah,di sisi lain kaisar merasa bersalah.ia tak tau seorang putri bisa hidup di lingkungan tak layak seperti ini.


__ADS_2