Gogle Sistem

Gogle Sistem
penyelamatan vs bunuh diri


__ADS_3

Juan menatap ke bawah kekawah yang penuh lahar mengelegak.Aura panas nya sampai menyeruak ke atas. Bila di lihat baik baik memang ada gua kecil yang bisa di lihat. Bagaimana caranya sang penculik bisa masuk kegua itu, apa mereka terbang ?


"terbang,ya terbang, ko meng, kau bisa kan.baqa tali ini ke ujung atas gua , setelah selesai kau tanam maka kami akan menuruni tali itu" perintah Juan ,setau Juan. Kho meng seorang kapten berelemen api.tinggatan yang ia muliki membuatnya mampu menciptakan sayap di punggung nya.


"Siap jendral besar" dengan langkah tegap Kho meng maju ke depan bersamaan dengan sayap api yang membentang dengan garang nya.


Wuuus


kepakan sayap api yang mengandung panas segera mengangkasa percikan dari kepakan itu bahkan melelehkan rumput rumput di pijakan kaki nya ysng tertinggal.


bruukk


tiba tiba kho meng terhenti ,dirinya seperti menabrak baja.Ada apa ini,pikirnya.


"pukulan iron fire" gumam kho meng.Bersamaan dengan berakhirnya gumaman itu dentian kho meng yang mengandung unsur api bergerak menuju titik di telapak tangan yang membuat tangan Kho meng berubah merah seperti api di tunggu.Dengan dorongan Qi ia melempar nya ke depan .


Booom


Sebuah ledakan besar membuat tubuh. Kho meng terlempar di udara beruntung ia masih bisa menyeimbangkan diri denga menyalurkan Qi nya di telapak kaki dengan cepat. Setelah bisa menguasai diri ia memutuskan kembali pada Juan.


"Lapor jendral besar,sepertinya ada dinding tak kasat mata yang menghalangi jalan ku" lapornya lagi


" begitu ya" Juan melangkah ke depan ia ingin tau wujud dinding yang di maksud kapten Kho meng.


"ice wind" gumam nya. sejenak udara dingin mendadak ,jurus angin dingin dengan tingkat. langit di tambah apl "power impac" yang mampu menambah kekuatan apapun menjadi 10 × lipat.Angin dingin lepas menjadi salju setebal 5 inci,menjelma menjadi selubung besar di tengah kawah.


Seketika tampak lah dinding bersalju dari dasar kawah memanjang ke atas seperti kubah yang menggalangi siapapun masuk ke sana.Itulah bentuk dari dinding yang di maksud Kho meng tadi. Pengaruh kawah berapi membuat salju Juan meleleh dengan cepat hingga tidak berjejak sama sekali.


"portal, mari kita coba dengan portal" kata Don


" Ya ,mari kita coba Jendral besar" Juan mengangguk setuju.portal di siapkan dengan titik pendaratan di pintu masuk gua.Tapi....

__ADS_1


" Jendral, kenapa portal tidak bisa menuju titik itu.Ini seperti kita di blok dari dalam"


"Aku tak mengira kita akan menemukan kesulitan begini"kata juan mylai prustasi


" Apa ada yang punya ide lain nya? sambungnya lagi.


" Jendral besar,kurasa jalan satu satunya adalah langsung berjalan ke kawah itu. usul ku bagaimana bila kita melemparkan batu besar sebagai jalan setapak untuk kita bisa melewatinya"


"Apa kau gila,panas kawah itu saja sampai begini panas di atas sini,bayangkan bila kita ada tepat di atasnya.hhiis ,apa tak ada ide yang masuk akal lagi hah!" kata teman di sebelah nya.


Ide gila itu siapa yang mau melakukan nya. Beruntung sang Jendral menolak nya,pikirnya lagi.


"Ide bagus,carikan aku batu besar ,ya yang besar"


gleek.


"Sial kau !" Ia membenturkan kepalanya pada teman yang tadi nya mengeluarkan ide gila itu.Sekarang bahkan Juan telah menyetujui nya. mau tak mau ia jufa ikut bergerak mencari batu besar yang ada di sekitarnya .


bluggg


"Lebih besar lagi" teriak Juan tak sabar


" Baik Jendral " kembali mereka mencari batu yang lebih besar, kali ini ukuran nya lebih besar dari gajah dewasa.


bluugggh


batu itu masih tenggelam dengan durasi lebih lama.Juan lebih bersemangat sekarang ia seperti menemukan harapan nya kembali


"bagus, salut dengan es abadi dengan apl " power impac" mari kita lihat hasil nya"


Begitu semua batu telah terbungkus salju mereka melemparnya berurutan hingga membentuk jalan lurus menuju pintu gua.Tapi sesuatu yang tak di perkirakan terjadi Juan langsung terjun ke pusat nya. Apa ia tak memikirkan akibat dari tindakan nya itu?

__ADS_1


gluuk


Bunyi batu masuk dengan lebih cepat karena kaki juan yang menapak di batu. Sebenarnya juan ingun mencoba sendiri untuk memberi contoh sekaligus semangat untuk para kapten yang sepertinya sudah kalah dari sisi mental itu.Sebagai kapten ia tau kondisi inivtidak bagus bagi tim nya kedepan.


Tubuh Juan terasa panas tapi ia melangkahkan kaki nya dengan jurus meringankan tubuh.sesekali kecepatan nya menimbulkan percikan lahar yang mampir di kulit hingga melepuh dengan cepat.Tapi ia tak menghiraukan rasa sakit yang dideritanya itu. hingga.....


"Aaakhhj"


Bukan Juan yang menjerit tapi para kapten yang di atas lah yang bergidik nyeri. Dari atas terlihat bagaimana juan meski berlari kencang hampir tercebur masuk ke dalam kawah.melihat Juan bisa menyeimbangkan tubuhnya kembali dengan cepat semua mengurut kan dadanya lega .syukurlah ia telah berhasil mencapai pintu gua.


" kalian bungkus tubuh kalian dengan Es abadi dan power impac,lalu lari secepat mungkin ingat itu,Pakai regenerasi tubuh begitu sampai di pintu gua" Perintah Juan melalui vc.Ia kini sedang menggunakan regenerasi tubuh nya agar kembali normal. Gerakan Juan berhasil menaikan semangat yang padam hingga berganti dengan perasaan antusias.


Batu batuan besar kembali terbungkus es kali ini hal yang sama di lakukan para kapten untuk mencegah kerusakan yang lebih besar. Begitu batu di lemparkan sejajar mereka bergerak melemparkan diri ke kawah api. Pemandangan mengerikan terjadi bagaimana hampir 100 orang terjun bebas mengantarkan nyawa nya sendiri.



hup


hup


hup


hup


Lompatan penuh adrenalin di tambah denga lesatan secepat kilat membuat siapapun akan bergidik ngeri. Ada yang berhasil sampai dengan tidak kurang apapun tapi ada yang jatuh dengan kondisi nyebur satu badan karena gagal menapakkan kaki ke batu . Ia menjerit ngeri hingga tak kuasa menahan rasa sakit di bakar hidup hidup.



Beberapa kapten berinisiatif melemparkan es abadi lagi kepadanya hingga kapten itu membeku dengan cepat.Beruntung ia masih selamat karena tadi telah membungkus dirinya dengan es abadi. tak menunggu tubuh nya normal ia segera menyusul yang lainnya menuju pintu gua.


Nasib sial juga di alami beberapa kapten yang hampir sampai di pintu gua.kaki mereka terpeleset hingga jatuh tercebur namun karena lokasi nya di pinggir menyebabkan. lahar tidak membakar ke seluruh tubuh.tapi mereka gosong menghitam hingga ke siku. Di sinilah kerja sama tim terlihat.mereka segera di sambut di bantu hingga bisa naik ke atas meski kondisi mereka amat mengerikan.

__ADS_1



wajah melepuh dengan rasa sakit yang tidak tertahan kan. dengan cepat seluruh kapten duduk bersila menerapkan regenerasi tubuh sambil menetralkan detak jantung yang terasa terbakar semangat.


__ADS_2