
saya ucapkan turut berdukacita.saya adalah salah satu pengemar novel nya. semoga amal ibadah nya di terima di sisinya,amin!
************************
jendral lin dan bangun pagi sekali,dari sistem ia memerima kabar bahwa utusan kaisar akan sampai hari ini.di perkira kan mereka akan memasuki gerbang utama pagi hari. ia berencana mengundang utusan kaisar untuk sarapan bersama.
selesai mandi ,ia bersiap siap menjamu tamu.utusan kaisar sejatinya adalah bayangan kaisar sendiri.menyinggung dirinya sama dengan menyinggung kaisar secara tidak langsung. sementara itu ,jang geum baru saja selesai mandi. ia bersiap menyambut tamu dengan sebuah hanfu berwarna ungu lembut dengan bordiran bunga krisan di pinggang.campuran warna putih pada gaun menambah aura kecantikan nya. bahunya yang terbuka namun tetap terkesan sopan ,melambangkan seorang putri bangsawan.
__ADS_1
"istriku, apa tidak ada baju yang lebih tertutup lagi,aku tidak rela,kecantikanmu di lihat lelaki lain!" lin dan cemberut tak suka.
"apa kau lebih suks aku memakai gaun tadi malam untuk penyambutan?"
" ah,ini sudah lebih baik,gaun itu cuma diriku yang boleh melihat mu memakainya!" bergegas ia mengandeng jang geum untuk menuju aula.baju merah muda itu jelas menjadi kelemahan nya sekarang.
" bagaimana dengan suguhan kali ini,sayang?"
" aku tidak sabar ingin mencicipi nya,kau sungguh istri terhebat!" ingin sekali ia menyandarkan wajahnya di bahu istrinya namin ia harus menjaga wibawanya sebagai seorang jendral.
__ADS_1
jang geum membeli makanan berlapis emas kali ini.cukup mahal memang.namun bukan jang geum namanya bila ia tidak memikirkan untung rugi nya.ia menyimpan seporsi untuk setiap jenis nya untuk kemudian di simpan di ruangan khusus makanan yang di setel waktu1-0.artinya waktu benar benar berhenti .jadi makanan apapun akan awet hingga waktu yang tidak bisa di tentukan.kulkas model baru di dunia jang geum.
iring iringan yang di tunggu berjalan perlahan. ini karena mentri han meminta begitu demi menikmati keindahan yang tidak ada meski di istana sekali pun. sebuah rumah merah di pinggir danau,menarik perhatian nya,ia juga cukup heran dengan tiang tiang yang ada di jalanan .belum lagi ketika ia melewati rumah kaca yang berjumlah ratusan buah. pantas saja sekarang ,perbatasan ini begitu makmur,mereka bisa memanen bahan pangan dan herbal sendiri.
yang mencengangkan,ia mendengar cerita dari don,yang mengakui ikut andil dalam pengerjaan danau.rupanya air danau itu betasal dari laut asli.entah di mana jendral lin menemukan seorang kultivator yang bisa membuat portal meski don mengatakan portal itu cuma seukuran jari telunjuk.dasar danau yang mengalami pengerasan membuat air tidak merembes ke mana mana.apalagi ikan ikan yang berkembang biak dalam kondisi besar dan gemuk.
yang lebih mencengangkan, sebuah kediaman jendral lin yang terlihat megah bak istana,tidak, melebihi istana."aku harus melaporkan ini pada kaisar " dari jarak jauh terlihat pula sebuah air mancur persis di depan istana.
"slamat datang ,mentri han,selamat datang!" sambut lin dan selaku tuan rumah.namun mentri han hanya mendengus tidak suka.meski begitu ia berjalan dengan langkah gagah melewati jendral lin dan tanpa membalas salaman jendral muda itu.ia menggangap remeh lin dan karena jabatan jendral di dapat nya tanpa melewati peperangan yang berdarah darah.
namun langkah nya berhenti ketika pandangan nya bertemu dengan mata indah seorang jang geum.belum pernah ia bertemu wanita secantik jang geum.
yang membuat nya ingin marah,adalah wanita yang berdiri di sampai jendral muda tak kunjyng menunduk hormat pada nya.meskipun cantik ia harusla menghormati seorang mentri yang kini mewakili kaisar.
__ADS_1
"kurang ajar,kau sungguh tidak sopan!!" seketika ia bergerak ingin menampar jang geum.