Gogle Sistem

Gogle Sistem
selamat tinggal


__ADS_3

jang geum dan tia pulang setelah lewat waktu makan siang. sebenarnya bisa saja mereka pulang lebih awal namun karena jang geum memutuskan ingin berjalan jalan dulu ,padahal ia sedang menyelesaikan tugas dari sistem.


awalnya ia tak tau apa itu misi untuk mengisi kouta nya.waktu itu ia melihat sebuah keluarga di gang sempit.seorang wanita dengan dua anak balitanya. ia terluka parah di sela tangis anak anak nya.


"nyonya, ada apa?" jang geum bertanya .ia sedih mendengar tangis anak kecil yang menyatakan lapar.


"nona,anakku kelaparan,bantulah kami nona,suamiku belum kembali sejak pagi!" airmata nya mengalir ikut membasihi wajahnya yang penuh luka. segera jang geum meminta tia memberikan beberapa roti kering.suka cita ibu itu terlihat,dengan lahap roti kering itu di santap dengan lahapnya.


misi sukses..


memberi makan anak kecil...


kota bertambah satu koin perak.....


memberi makan anak kecil......


kouta bertambah satu koin perak...


memberi wanita makan....

__ADS_1


kuota bertambah satu koin perak....


hah...inikah misi?


sistem, berapa koin di perlukan untuk memperbarui versi?


"setiap versi beda harga.....


" versi 2,berapa biaya nya?


"lima koin....


tia er mendengus kesal ketika jang geum membagikan roti kering kepada para pengemis,namun jang geum tidak peduli.


anehnya ,meski roti itu hampir habis,sistem tidak menunjukkan gejala apapun.


"sistem,kenapa ini tidak bekerja?"


"di perlukan keiklasan. sistem tidak bisa memindai keiklasan......

__ADS_1


" ya ampun ,jadi misinya,iklas tho..hampir saja rotiku habis,ya sudahlah!" bergegas tia er menyembunyikan roti yang tersisa.sebagai pelayan ia tidak bisa protes apapun yang akan di lakukan tuannya.namun sebagai manusia iajuga lelah dengan kelaparan.


kini perjalanan di lanjutkan kembali.mereka tiba di kediaman setelah lewat waktu makan siang.di kediaman yang sepi itu tidak ada pergerakan sama sekali.selir jang juga tidak kelihatan.jadi jang geum memutuskan kembali ke kamar,sedang tia er masuk kedapur membereskan makanan untuk di jadikan makan siang,kemungkinan selir jang belum makan.


"ibu,ibu,ada apa dengan mu?" ketika jang geum masuk ke kamar,ia mendapati selir jang berbaring di ranjang dengan wajah pucat.tubuhnya amat lemah hingga ia tidak bisa bangun dari ranjang keras itu.


"putriku sudah pulang?jangan khawatir, ibu baik baik saja!" suaranya bahkan tidak terdengar jelas. hati jang geum terasa seperti teriris pisau,ia baru ingat,ibunya belum makan berhari hari,bukan kah makanan telah basi dari semalam.


"tia,tia,bawakan makanan untuk ibu!" ia melupakan sopan santun seorang Putri dengan menjerit keras.sungguh tidak ada anggun angun nya.tia er datang bersama makanan beserta segelas air.matanya memanas menyaksikan pemandangan menyayat hati itu.


"nyonya, silakan makan dulu!" ia menyodorkan makanan yang kemudoan di ambil jang geum untuk menyuapi ibunya. namun selir jang menolak,ia pikir putrinya pasti belum makan


"ibu belum lapar sayang,ada baik nya kau makan dulu!" ujarnya lemah.jang geum terharu dengan kasih sayang selir jang,dalam keadaan sekarat ia masih memikirkan nasib anak nya.jang geum mengeleng sambil tersenyum padahal matanya sudah berembun.


"kami sudah makan,ibu,bahkan makanan ini cukup untuk kita makan malam!" katanya


selir jang memindai wajah anak dan pelayan nya. tudak terlihat kebohongang di mata mereka,raut wajah mereka berdua tidak mengindikaskan orang yang belum makan.


"benarkah,darimana kalian mendapat makanan ini?"

__ADS_1


"nantu ku jelaskan ibu,untuk sekarang makan lah dulu, ucapkan selat tinggal untuk kelaparan dan kemiskinan!" melihat raut wajah putrinya yang serius ia percaya.selir jang menerima suapan dari putrinya dengan mata berkaca kaca.sejenak ia meminta Putri dan pelayan nya makan bersama meski itu masih di ranjang karna ia terlalu lemah untuk bangun


__ADS_2