GURUKU CINTA DALAM DIAMKU

GURUKU CINTA DALAM DIAMKU
chapter 3


__ADS_3

Happy Reading🙏


Merra pun berangkat dengan motor matic nya menuju kesekolah dengan wajah datar tanpa senyumnya itu,ia mengendarai motor nya dengan kecepatan sedang tak pelan dan tak cepat.Setelah perjalanan yang menempuh sampai 15 menit ia sampai di gerbang sekolah dan memasukan motornya kedalam area parkir, ia bertemu dengan Dani,Rara,Salwa dan Asyifa di parkiran.


"Hai Merra" sapa ke-4 sahabat Merra


"Iya Hai juga" balas Merra dengan wajah datar nya.


"Hari ini ada pr gak sih?" tanya Asyifa.


"Ada kok,pelajaran ekonomi" jawab Dani.


"Tch.. kenapa harus ekonomi bikin sebel pasti main itung itungan lagi." ucap Merra dengan wajah datar.


"Ya mau gimana lagi, eh tapi... udah pada siap kan kalian?" tanya Rara.


"udah dong,udah pasti siap" jawab Dani dengan semangat.


"Udah" jawab Merra singkat padat dan jelas sekali yakan😁


"Hehe beberapa belum" jawab Asyifa menyengir.


"Aku juga belum sih hehe" ucap Salwa sambil menggaruk garukkan kepalanya yang tak gatal.


"ish ish yaudah ni aku kasih" ucap Dani dan Rara bersamaan sambil mengeluarkan sebuah buku dari dalam tasnya.


"loh loh yang mana ini yang mau di pake kok dua duanya dikasih? " tanya Asyifa bingung.


"Gini aja,ambil aja dua duanya masing masing satu bukunya Rara kasih aja ke Asyifa nah bukunya Dani kasih aja ke Salwa dan sekalian dua duanya dicek jawabannya sama atau gk kalau ada yang salah kita benerin sama-sama atau pilih aja salah satu kalau bisa yang tulisannya bagus bukan yang kayak cakar ayam"ucap Merra yang tanpa sengaja membuat kedua temannya tertohok.


"Ups" ucap Asyifa sambil memegang bibirnya dengan ujung ujung jarinya.


"Gini amat punya temen jujur benerrr" ucap Dani dan Rara yang tertohok tapi mereka tak pernah memasukkan kata kata itu kedalam hati karna mereka tau kalau Merra hanya bercanda walau gk keliatan bercandanya.


"Yaudah yuk masuk nanti dimarahin sama Buk Maria loh" ucap Dani membuat ke-2 temannya takut kecuali Merra yang saat ini terlihat santai saja.


Mereka pun akhirnya masuk kedalam kelas beberapa ada yang menyapa kedatangan mereka tapi banyak juga yang menatap sinis mereka.


Tak lama bel masuk pun berbunyi itu menjadi tanda bahwa sudah waktunya untuk mereka memulai pelajaran nya.Setelah masa belajar berlangsung akhirnya bel pun berbunyi kembali tanda waktu nya mereka istirahat setelah lamanya mereka belajar.


"Akhirnya istirahat juga, pelajaran kali ini makin susah aja ya?" tanya Asyifa.


"iya,kan sebentar lagi mau ujian semester satu akhir,jadi harus banyak banyak belajar ini mah" ucap Dani

__ADS_1


Mereka pun berjalan menuju ke kantin membeli beberapa makanan ringan,bakso goreng dan minuman es Blender dengan wadah gelas cup itu.


Mereka mencari tempat untuk mereka duduk setelah mereka menemukannya mereka memilih tempat duduk dibagian belakang paling pojok sambil berbincang bincang.


"Oya,guru baru yang kemarin itu ganteng banget ya? " tanya Dani.


"Biasa aja sih,menurut ku semua yang nama-Nya laki-laki itu ganteng,mana ada laki-laki itu cantik ada ada aja" ucap Merra santai sambil menyeruput minumannya itu.


"Ni anak satu pingin ku tikik bener dah,kok bisa ya kita punya temen kayak gini sih, ya Allah... " ucap Asyifa geram.


"Ya namanya juga Merra kalau gak asal ceplos bukan Merra temen kita namanya" ucap Rara dengan senyum nya.


Seketika tawa mereka pecah dengan candaan temannya satu itu hanya Merra yang hanya tersenyum kecil.


"Lagian kan kamu pernah pacaran Merra walau cuma sekali sih,tapi kan masa iya kamu gak bisa bedain mana yang ganteng dan mana yang biasa aja sih ini mah ganteng nya luar biasa" kata Dani dengan ber api api.


"Aku tau tapi aku gk minat,bagiku gak penting makanya aku putus ama itu orang karena gak asik" jawab Merra.


"Eh maksud nya gak asik itu apa ya? ambigu banget dah? " tanya Salwa.


PLAKKK


suara pukulan karena Merra baru saja memukul bagian punggung Salwa dengan keras.


"Lagian sih kata katanya bikin pikiran mu ngarah kesana" ucap Salwa dengan menyengir sambil menggaruk garukkan kepalanya yang tak gatal.


"Jadi setelah itu belum ada yang buat kamu tertarik gitu? " tanya Dani kepada Merra.


"gak ada, lagian yang ku pacarin kemari itu usianya beberapa bulan dibawah ku jadi kanakan akan aja bagi ku" ucap Merra santai.


"Jadi kau sukanya sama yang lebih tua gitu? " tanya Salwa kepada Merra.


"iya kurasa, tapi sekarang aku gak mau pacaran masih pengen sendiri dulu"


"Merra! kamu kan sukanya sama yang lebih tua nih gimana kalau sama guru baru yang kemarin itu kan ganteng sih mau gak? " tanya Dani menggebu-gebu.


"Nah iya tuh! " seru ketiga temannya kompak.


Mereka berusaha menjodoh jodohkan Merra dengan guru baru itu karna mereka yang sedikit iseng kepada Merra sebab Merra sangat sulit untuk mereka isengin.


"Kan sudah kubilang aku gak mau pacaran" jawab Merra menolak tawaran Dani.


"Tapikan ganteng apa salahnya kalau hanya sekedar suka lagian jodoh kan gak ada yang tau, bisa jadi jodohmu itu si guru baru yakan" ucap Rara meyakinkan.

__ADS_1


"Tch kalian ini yang benar saja, malah menjodoh jodohkan aku dengan guru baru itu seenak nya saja"


"lagian juga bapak itu kan udah mapan kan" ucap Asyifa.


"Lah tau dari mana? " tanya Rara dan Dani.


"Taulah rumah kami kan dekat sama rumah si guru baru itu,yakan Salwa" ucap Asyifa sambil menaik naikkan sebelah alisnya.


"Iya, cuma selang beberapa rumah aja kok" jawab Salwa.


Merra yang mendengar nya terlihat tidak percaya dengan kata-kata kedua temannya barusan.


"Kenapa Merra gk percaya? kalau gk percaya yuk ni kukasih tau rumahnya dimana! " ajak Asyifa kepada Merra.


"Gak deh gak tertarik lagian ngapain ke sana yang ada kita ngerepotin tu guru baru" ucap Merra menolak.


"Halah masa sih Merra si muka ketat hihi" ledek Asyifa cengengesan.


"Auah gelap terserah kalian" ucap Merra lelah membalas kata kata temannya.


Temannya yang melihat ekspresi kesal wajah Merra membuat mereka menahan tawa.


KRINGGG


Tanpa mereka sadari bel pun berbunyi,akhirnya mereka bangkit dari tempat duduk mereka itu dan kembali ke kelas.


"Udah yuk balik udah bel tuh nanti telat bisa di interogasi sama gurunya" ucap Dani.


"Yaudah yuk masuk"


Mereka pun berlari menuju kelas agar tak terlambat masuk atau mereka bisa di interogasi atau lebih parahnya mendapatkan hukuman.


Setelah sampai ke kelas mereka lega karna guru nya belum datang dan mereka duduk ke bangku mereka masing masing.


"Alhamdulillah gurunya belum datang beruntung banget" ucap Asyifa lega.


"Seneng banget sih? " tanya Rara


"Gurunya galak" jawab Asyifa


"Owh"


Guru itu pun masuk memberikan penjelasan kepada para siswa-siswi nya hingga tanpa mereka sadari bel berbunyi pertanda mereka diizinkan untuk pulang mereka sangat gembira ketika mendengar bel itu berbunyi.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2