GURUKU CINTA DALAM DIAMKU

GURUKU CINTA DALAM DIAMKU
chapter 5


__ADS_3

Happy Reading 🙏


"Ish kalau udah ngerasain cinta baru tau rasa kamu Merra! Aku do'a in kamu bakal bucin sebucin bucin nya sama bapak itu Merra!! " ucap Dani sambil berteriak hingga suaranya menggelegar didalam kelas dan mengagetkan para penghuninya.


.


.


.


.


.


Setelah jam pelajaran selesai akhirnya bel tanda pulang pun berbunyi, seluruh siswa meninggalkan kelas kecuali Merra dan keempat temannya yang masih tetap didalam kelas.


"Merra hari ini kamu sibuk gak? " tanya Dani pada Merra.


"Tidak, kenapa emangnya? " ucap Merra kembali bertanya.


"Aku ingin mengajakmu ketaman bersama" ucap Dani mengajak Merra.


"Berdua aja? " tanya Merra.


"Tentu tidak,kita akan pergi berlima.Aku cuma nanya sama kamu soalnya diantara kita berlima yang paling sok sibuk itu cuma kamu kalau yang lainnya mah tinggal hayuk" ucap Dani tersenyum.


"Iya kami selalu punya waktu luang, tapi kamu selalu sibuk Merra. Jadi bisakan kamu ikut hari ini saja kita ketaman yaa bolehh yaa" pujuk Rara kepada Merra.


"Ok.Tapi kita ngapain ke taman? " tanya Merra.


"Ya jalan jalan,main main sambil jajan mau ya Merra yang cantik nya kayak dewi Aphrodite" ucap Dani dengan wajah yang dibuat semelas mungkin.


"Khemm... Baiklah nanti ya, aku harus izin di sama ortu biar gk dimarahin sekalian ganti baju dulu" jawab Merra.


"Ok nanti ketemu di taman ya guys" seru Dani dengan semangat dan keempat temannya hanya mengangguk sebagai balasan.


Dirumah


"Assalamu'alaikum Merra pulang" salam Merra yang setelah memarkirkan motornya di garasi dan berjalan ke arah pintu dan masuk kedalam.


"Wa'alaikumussalam" ucap wanita paruh baya yang sebenarnya adalah mamak Merra.


"Ayo cepetan masuk, tapi seperti biasa ya nak cuci tangan cuci.... " belum selesai mama Merra bicara sudah dipotong oleh Merra.


"Cuci kaki, dan cuci muka kan? " tanya Merra dengan senyuman diwajahnya begitu juga dengan sang mama.


"Iya nak setelah itu makan ya" ucap mama Merra lembut Merra menganggukkan kepala sebagai balasan.


Merra pun langsung pergi kekamar mandi ia pun melakukan seperti yang biasa ia lakukan. setelah itu dia keluar dan berjalan ke meja makan. Ia mengambil makanan diatas meja itu dan melahap nya sampai habis tak tersisa karena ia tak ingin mamaknya melihat sisa makanan di piringnya kalau sampai mamaknya melihat sudah pasti dia akan diceramahi tujuh hari tujuh malam dan Merra tak ingin itu terjadi padanya.

__ADS_1


"Mak, Merra setelah ini mau keluar bentar mau ketaman bareng sama temen sekolah boleh ya mak? " tanya Merra meminta izin.


"Iya boleh, tapi ganti baju dulu ya" ucap mama Merra mengijinkan.


"Iya mak, kalau gitu Merra mau kekamar dulu mau siap siap" ucap Merra lalu ia melangkahkan kakinya menuju kearah kamarnya. Ia mengambil handuk dan pakaian ganti dari kamarnya lalu pergi kekamar mandi, setelah 15 menit acara mandi nya pun selesai.


Ia langsung menuju kamarnya ia berjalan ke meja rias sambil mengenakan hijabnya. Merra memakai baju kemeja berwarna navy dan celana berwarna hitam beserta hijab dengan warna yang serupa dengan celananya.


Merra pun melangkahkan kakinya keluar dari kamar menuju ruang tamu untuk bertemu mamaknya.


"Mak berangkat dulu ya" ucap Merra sambil mencium punggung tangan mama nya.


"Iya hati hati dijalan ya" ucap mamak dengan senyuman diwajahnya.


"Iya, Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumussalam"


Merra pun berangkat menggunakan motor matic nya. Setelah 20 menit perjalanan ia pun sampai ditaman, ia melihat keempat temannya duduk dikursi taman. Merra pun menghampiri mereka setelah ia memarkirkan sepeda motor nya dan mengunci setang motor nya.


"Hai, udah lama ya? " tanya Merra pada keempat temannya yang asik mengobrol.


"Gak kok, kami baru aja sampai" ucap Dani.


"Yaudah yuk kita jajan dulu dah laper ni perut minta diisi ulang" ucap Salwa.


"Yaudah ayok, itu diseberang taman ada yang jual bakso stik mau gak? "tanya Dani.


" Mau dong"seru ketiga temannya kecuali Merra yang terlihat mengerutkan alisnya.


"Ada apa Merra? " tanya Rara.


"Gak, cuma bertanya-tanya aja bakso stik itu kayak gimana? " tanya Merra kepada temannya.


"Kamu beneran gak tau Merra? " tanya Rara dan di jawab dengan gelengan kepala oleh Merra.


"Kelamaan dirumah sih sekali kali keluar beli jajan biar tau kamu Merra"ucap Salwa.


" Bakso stik itu, bakso yang bentuknya kayak tabung panjang yang ditusuk pake tusuk sate terus digoreng setengah mateng setelah itu digoreng lagi tapi pake adonan telur hingga matang gitu Merra "ucap Rara menjelaskan dengan sabar.


" Owh begitu "ucap Merra ber o ria saja dengan wajah datar dan dingin bak kulkas 2 pintu.


" Udah kan penjelasan nya,yaudah ayuk aku udah laper ni cacing cacing diperut ku udah mulai memberontak ayuk donggg"ucap Salwa dengan wajah memelas.


"Yaudah hayuk" ucap Dani


Mereka pun akhirnya berjalan ke seberang jalan taman disana terlihat banyak sekali para pedangang berjualan mulai dari cilok, telur, gulung, basreng dan jajanan lainnya. mereka menghampiri gerobak bakso stik yang sedari tadi mereka inginkan.


"Amang! beli bakso stik nya dong 50ribu jadikan lima bungkus ya mang"ucap Dani mengatakan pesanan jajannya.

__ADS_1


" Ok neng mamang bikinin yang mantap"seru mamang bakso dengan semangat.


"Amang sausnya yang banyak ya" pintar Dani kepada si penjual.


"ok neng siap" ucap mamang bakso sambil mengangkat tangannya seperti saat upacara bendera.


Lumayan lama mereka menunggu tanpa sengaja mereka melihat dua orang lelaki dan dua orang wanita yang terlihat sedang bertengkar hingga membuat keributan ditaman itu.


Satu wanita terlihat berdiri angkuh dan satunya terduduk dengan rambut wanita itu ditarik oleh salah satu lelaki disana sedangkan satunya terlihat sedang membentak bentak wanita itu.


"Ternyata selama ini kau telah berselingkuh dengan wanita itu" ucap wanita yang rambutnya ditarik sambil menunjukkan jari telunjuknya ke arah wanita yang sedang berdiri dengan angkuhnya sambil bergelayut manja ditangan lelaki yang sedang marah sambil membentak bentak.


"Padahal aku telah percaya sama kamu! kenapa kamu nge hianati aku hiks... hiks" lanjut nya sambil menangis tersedu sedu.


"Aku? kau bilang aku berselingkuh? siapa yang berselingkuh hah!! bukannya kamu yang selama ini berselingkuh lebih dulu!dasar wanita murahan!"ucap lelaki yang digelayuti oleh wanita dengan pakaian minim.


" Kau seharusnya tidak memacari wanita gila ini, liat lah ia ketahuan berselingkuh dibelakangmu sayang"ucap wanita berpakaian minim. Merra dan keempatnya temannya yang mendengar perkataan wanita itu terasa ingin mengeluarkan isi perutnya.


"Iyuhhh itu cewek pakaiannya minim banget mana kalau ngomong sok sok dilembut lembutin mendayu dayu gitu geli tau gak aku dengernya ihhh" ucap salwa bergidik geli.


"Sama aku juga" ucap Dani.


"Kayaknya kita kelamaan jomblo jadi denger kata sayang radak gimana gituuu, agak geli sih emang" ucap Asyifa membenarkan ucapan salwa.


"Dasar kau kompor meleduk! bisamu hanya memfitnah kau tidak tau apa dasar perebut" ucap wanita yang terduduk dibawah.


Plak!!!


Suara tamparan terdengar di area taman itu dan mengenai wajah cantik wanita yang terduduk.


"Kenapa kau menamparku? " tanya wanita yang terduduk.


"Hum kau memang pantas untuk ditampar" ucap lelaki satunya yang menarik rambut wanita yang terduduk dibawah.


"arghh Sa.. kit... hiks" jerit wanita itu.


"Kau baru saja mengatakan aku berselingkuh padal kau yang berselingkuh! lihat lihat foto ini kau berdua duaan dengan laki laki dan makan dicafe berdua.kutanya pada mu siapa lelaki ini? " tanya lelaki itu.


"Dia sepupuku dia abang sepupuku kami tak memiliki hubungan apapun percayalah" jawab wanita itu.


"Sayang jangan kau percayai kata kata wanita gila ini dia hanya seorang pembual" ucap wanita dengan pakaian minim dengan wajah mengejek.


"Alasan basi dasar pembohong! " lanjut lelaki itu lalu lelaki itu mulai mengangkat satu tangannya.Sebelum hal itu terjadi ada seseorang yang berteriak kearah mereka.


"BERHENTI!!! "


Bersambung...


Sampai jumpa di chapter berikutnya jangan lupa like ya😊🙏

__ADS_1


__ADS_2