
π’π’π’π’π’
Selamat pagi semuaπππ
Dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan kan nya
Baik lah lanjut
Semoga kalian gak bosen ya dengan cerita yang author buat ππππ
...πππππ...
Di saat Erick menunggu Rere tiba tiba ada yang menelpon nya dan itu adalah anak buah nya yang melapor jika saat ini Elisha sedang berada di panti asuhan
Dan itu membuat Erick menarik nafas dalam-dalam hati ini setelah tau tentang kebusukan Rere Erick sengaja menyuruh anak buah nya untuk mengikuti Elisha kemana pun ia pergi dan mereka harus melapor kan apa saja yang Elisha lakukan
Dan di saat sendirian seperti sekarang entah kenapa Erick menginginkan Elisha menggunakan kartu yang ia kasih untuk memenuhi kebutuhan nya karena selama ini Elisha tidak pernah memakai nya
Dan tanpa di duga Elisha menghubungi dan itu membuat jantung Erick dag dig dug tak karuan
Erick bingung apakah ia harus mengangkat nya atau tidak dan akhir nya Erick memutus kan untuk mengangkat nya siapa tau penting tapi jangan lupa kan dengan suara dingin nya
'' Halo '' kata Erick dengan dingin tapi itu semua jauh dari apa yang ia rasa kan saat ini
Sedang kan Elisha tak kalah kaget nya karena ini kali pertama nya Erick mengangkat telepon nya setelah pernikahan mereka
Karena selama ini sebanyak apapun Elisha menghubungi nya Erick tidak pernah mengangkat nya dan sekarang hanya beberapa dering saja sudah di angkat
'' Apakah dia sehat '' batin Elisha
Entah kenapa saat Erick mengangkat telepon nya Elisha merasa ada yang janggal
Mendengar suara Erick Elisha jadi bungkam dan itu membuat Erick heran
'' Halo '' kata Erick lagi
Dan lagi lagi Elisha bungkam dan itu mampu membuat Erick kesel dan langsung mematikan telpon nya tanpa pikir panjang
Dan saat mendengar suara tut tut tut baru lah Elisha sadar
'' Dasar bodoh '' umpat Elisha pada diri nya sendiri
__ADS_1
Dan setelah itu ia mencoba untuk menghubungi Erick kembali tapi sudah 5 panggilan tidak Erick angkat
'' Apakah dia marah '' kata Elisha.
'' Tapi bukan kah dia memang pemarah '' koreksi Elisha pada ucapan nya sendiri
Bukan Elisha nama nya jika pantang menyerah ia masih mencoba untuk menghubungi Erick sampai panggilan ke 21 baru Erick angkat
'' Ada apa ganggu orang aja '' ketus Erick
'' Eh malah marah aku cuma mau minta izin '' kata Elisha lembut
'' Apa ? '' tanya Erick karena tak biasa nya Elisha meminta izin pada nya
'' Boleh kan aku menggunakan kartu yang kamu berikan '' cicit Elisha
Entah kenapa sampai sekarang Elisha masih tidak berani memakai kartu pemberian Erick tersebut
Jika saat ini pun tidak kepepet maka Elisha juga enggan untuk memakai nya
Mendengar izin dari Elisha Erick juga bingung sebab saat pertama ia memberi kan kartu tersebut sudah sangat jelas jika ia sudah mem bebas kan Elisha untuk memakai nya untuk kebutuhan nya mau foya foya pun tidak masalah tapi kenapa malah meminta izin
'' Kenapa minta izin itu sudah hak kamu dan itu juga menjadi milik kamu se utuh nya dan aku tidak perlu tau itu semua mau kamu beli apartemen pun aku tak masalah '' kata Erick
Sedang kan Elisha menjadi kesel dengan ucapan nya Erick.
'' Ya memang terserah aku kamu tidak perlu tau tapi tetap aja notifikasi nya masuk ke kamu '' kata Elisha kesel
Mendengar itu Erick tersenyum
'' Ternyata dia gak se bodoh itu '' batin Erick
'' Gak udah mengumpat di belakang ku, aku gak suka kalau memang mau ingin mencaci ku maka utarakan saja '' kata Elisha terang terangan
Tanpa menjawab Elisha Erick langsung mematikan sambungan telepon nya
Dan Elisha tak masalah dengan itu
Setelah itu Elisha kembali masuk ke panti untuk mengajak anak panti tersebut makan di sebuah restoran karena ia sudah berjanji untuk itu
Karena tidak mungkin membawa semua nya jadi hanya perwakilan saja yang ikut dan itu pun harus persetujuan dari semua nya karena Elisha tidak ingin ada yang merasa iri dan sebagai nya
__ADS_1
Sedang kan Rere baru saja tiba dan di tangan nya pun sudah penuh dengan belanjaan nya tidak kaleng kaleng barang yang di beli oleh Rere bermerek semua dan sudah pasti harga nya juga mehong mehong
Dan memang itu lah tujuan mendekati Erick yaitu memoroti Erick hingga tak bersisa dan Rere sudah merencana kan ini jauh hari
Jahat banget kan dasar ular π‘π‘
Tapi saat di cafe Rere tidak melihat keberadaan nya Erick bahkan ia telpon telpon tidak di angkat tapi Rere cuek saja toh ia sudah selesai belanja ada tanpa ada nya Erick sudah tak masalah
Dan karena capek akhir nya Rere memilih untuk ber diam diri sejenak di cafe tersebut dan karena sudah siang tak lupa juga ia memesan makanan karena belanja juga butuh tenang ekstra
Rere memesan makanan yang paling mahal yang di sedia kan di cafe tersebut karena saat ini ia sudah merasa berada di atas awan ia tidak pernah ber pikir ke belakang yang Rere ingin kan saat ini adalah menyombong kan diri dan memberitahu pada semua orang bahwa ia juga bisa menjadi sultan tanpa harus bekerja keras
Tak lupa Rere juga mem foto semua yang ia beli hari ini untuk di pamer kan ke media sosial nya agar semua iri terhadap nya.
Rere ingin semua orang yang mengenal nya memuji keberuntungan
Karena tak semua orang bisa men dapat kan apa Rere dapat hari ini.
Dan setelah itu Rere mem foto sebuah baju seksi tujuan nya adalah untuk di kirim ke semua om om nya dan tak lupa juga tulisan '' Ada yang mau ikut begadang malam ini ''
Dan setelah itu Rere tinggal menunggu siapa yang berani membayar mahal maka malam ini tubuh nya milik orang tersebut
Dan tak butuh waktu lama hand phone Rere jadi rame dan itu membuat Rere senang karena ATM berjalan nya sedang merangkak ke arah nya
Lanjut
Untuk bab selanjut nya di saran kan membaca pada malam hari ya πππ
Author ucap kan terima kasih pada kalian semua uang mau bertahan untuk membaca karya author tetap stay ya π€π€π€
Sekalian author ingin minta maaf karena tidak dapat membalas semua komentar
Tapi meski pun author harap kalian tidak kecewa ya karena author sayang kalian π€π€π€
Terakhir author minta dukungan ya
Jangan lupa like koment vote dan klik favorit nya agar tidak ketinggalan cerita nya
Dan jangan lupa rate bintang 5 yes πππ
Gift author juga jangan lupa ya π π π
__ADS_1
Itu saja dari author untuk bab selanjut nya di mohon untuk ber sabar ππ
Bye bye semua ππ