
Hay bestiee apa kabar ?
Tapi sebelum itu jangan lupa tekan tombol favorit ya bestiee
Jangan lupa ter senyum dan ber syukur ya πππ
Jangan lupa untuk saling menolong dan ber buat baik pada sesama
Dan semoga kalian semua sehat wal afiyat ya dan di jauh kan dari musibah apapun baik itu kecil atau pun musibah yang besar πππ
Dan semoga setiap langkah kita semua menjadi amal untuk kita di kemudian hari ya Amin
Dan jangan lupa jaga kesehatan juga ya bestie karena itu sangat penting dan tentu nya sehat itu mahal
Baik lah lanjut
...πππππ...
Saat ini Elisha sedang termenung memikirkan bagaimana pernikahan nya setelah ini karena sudah lima bulan Elisha pergi dari rumah tapi sampai detik ini Erick sang suami tidak pernah muncul atau pun mengirim pesan
'' Setidak nya kirim pesan lewat email kek " kesel Elisha.
Memikir kan itu membuat kepala nya Elisha mendadak pusing
Mungkin juga efek kurang tidur semalam
" Ampun dah ini kepala " keluh Elisha
Karena pikiran dan fisik nya sedang tidak mood Elisha memilih untuk kembali ke atap untuk mengistirahatkan tubuh nya
Maya dan Rena sibuk mengemasi barang barang yang kan segera di kirim di bantu dengan beberapa karyawan lain nya
Rena dan Maya tidak pernah merasa bos di sana sebisa mungkin mereka akan membantu karena setelah pembuka an butik tersebut pesanan dan pengunjung naik berkali kali lipat
Sampai akhir nya Elisha memutus kan untuk membuat jalan pintas untuk para klien nya yang akan menemui nya
Jam makan siang Rena dan Maya pergi k kamar Elisha dan mendapati Elisha sedang tidur siang
Mereka ber tiga bisa masuk ke kamar satu sama lain karena masing masing dari mereka sudah mengetahui password nya
Karena tidak ingin mengangguk akhirnya Rena dan Maya memutus kan untuk makan siang di butik saja
Dan untuk makanan mereka pesan lewat on-line.
Sedang kan Erick dan ke dua sahabat nya sedang berada di restoran terdekat mereka juga sedang makan siang
" Setelah ini apa rencana mu ? " tanya Malvin
" Aku akan menemui Elisha " kaya Erick
__ADS_1
" Bagus itu baru sahabat ku sudah saat nya kalian harus bertemu " kata Malvin
" Tapi aku dapat info kata nya saat ini kakak ipar sedang tidak sehat " iya Edo memberi tahu
" Kenapa bukan kah dia tadi terlihat baik baik saja " heran Erick
" Ya mna aku tau kak yang kau dengar sih begitu " jawab Edo apa adanya
Jangan bingung Edo dapat info dari mana karena mayoritas yang berkerja di butik nya Elisha adalah anak buah nya Erick dan Edo
Tentu Edo dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjadi di dalam butik tersebut
" Biar lah dia istirahat sebentar aku akan menemui nya nanti malam saja biar kan saat ini dia mengisi tenaga dulu karena aku yakin saat bertemu dengan ku nanti dia butuh tenaga ekstrak " kata Erick
" Emang kamu gak butuh tenaga ekstrak gitu " goda Malvin
" Aku tidak butuh tenaga uang aku butuh kan saat ini adalah mental " jujur Erick
" Tenang aja bro aku yakin Elisha dapat menerima kehadiran mu " hibur Malvin
" Aku tahu karena tidak ad bisa menolak pesona dari Erickson James "ucap Erick dengan bangga
Setelah itu mereka tertawa bersama
Tapi keceriaan mereka hanya bertahan sesaat karena setelah itu ada segerombongan perempuan yang menyerbu kursi mereka
Mendapati itu Erick jadi kesel bahkan aura yang di keluar kan pun sudah gelap
Tapi tidak dengan segerombongan perempuan tersebut
Mereka se akan terpesona dengan ketampanan Erick bahkan ada uang melupakan tujuan awal mereka
Dan merubah rencana untuk menggoda Erick tapi nyali merek menciut saat melihat tatapan Erick yang se akan ingin memakan mereka semua
" Aku beri kau waktu 5 menit cepat selesai kan ulah mu jika tidak aku tidak akan bisa lagi toleransi lagi cepat pergi ke Afrika Selatan " ucap Erick
Mendapati itu Edo hanya bisa meneguk ludah nya dengan kasar
Karena jika sudah begini wajah memelas pun tidak berguna
Dan detik berikut nya Erick pergi begitu saja di ikuti oleh Malvin di belakang nya
Sedang kan Edo merasa kesel dengan perempuan yang ada di depan nya saat ini
Padahal mereka sudah mendapat kan apa yang mereka ingin kan tapi kenapa mereka masih mengejar nya
" Apa apaan kalian hah " bentak Edo
Ya begitulah Edo memiliki sifat yang bar bar dan suka ber bicara dengan nada tinggi jika sudah merasa kesel
__ADS_1
" Sayang lihat lah di bilang dia pacar kamu padahal cuma aku kan yang ada di hati kamu " ucap salah satu perempuan itu dengan genit
Dan Edo tidak terpengaruh dengan itu
" Dengar aku baik baik aku cuma memakai orang satu kali tidak lebih karena aku akan merasa bosan dan tidak nafsu jika harus melakukan untuk uang ke dia kali nya apalagi dengan kalian yang sudah sering di cicipi oleh para pria " kata Edo dengan tajam
" Kalian butuh uang " lanjut Edo lagi
Dan tanpa sadar mereka semua mengangguk
" Kalian yakin " tanya Edo
" Kami yakin " jawab mereka serempak
Para perempuan itu terlihat senang mendengar kata uang tapi mereka tidak tau apa yang akan terjadi setelah ini
Karena Edo ingin memberikan mereka pelajaran agar kejadian ini tidak ter ulang kembali
Karena ini sudah seringkali terjadi dan saat ini Edo merasa ini adalah waktu yang paling tepat untuk mereka mereka dan juga sebagai peringatan untuk mangsa nya yang akan datang
" Baiklah tapi sebelum itu kau harus bekerja keras lebih dulu " kata Edo
Dan setelah itu Edo berteriak
" Mohon perhatian nya semua "
" Apakah ada minat dengan perempuan yang ada di depan ku ini ? " tanya Edo
" Jika kalian ingin nikmati lah dengan gratis aku yang akan bayar semua nya kalian boleh melakukan dengan sepuas nya tapi ingat jangan sampai ada kekerasan " lanjut Edo
" Jika kalian mau datang lah ke kamar no xxx sampai nomor xxx aku pamit dulu silahkan ber senang senang " ucap Edo
Dan untuk ke empat perempuan itu sudah di bawa ke kamar masing masing oleh anak buah Edo
" Itulah pembalasan ku " gumam Edo
BERSAMBUNGβ¦
Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment
Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee
Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee
Buat nyemangatin author lah ya
Terima kasih
Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee
__ADS_1
Jika sempat nanti siang nambah πππ