
π’π’π’π’π’
Selamat pagi semua π€π€π€
Gak terasa ya kita sudah memasuki awal bulan dan gak terasa bulan ramadhan juga sudah akan segera berakhir
Dan semoga apa yang menjadi ke inginan kita segera di ijabah Amin
Dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan kan nya
Dan yang dukung author dari bab pertama hingga sekarang semoga amal nya di lipat gandakan.
Dan semoga yang lain nyusul ya
Baik lah lanjut
Semoga kalian gak bosen ya dengan cerita yang author buat ππππ
...πππππ...
Erick masih tetep melihat gerak gerik Rere dan Erick dapat melihat jika Rere sedang menengadah kan kepala nya dan kalau tidak salah Rere sedang mencapai puncak nya.
Dan benar saja Rere baru mendapat kan pelepasan yang pertama nya
Dan saat Rere dan orang tersebut akan beranjak ke kamar Erick juga bangun dari tempat duduk nya
Sedangkan Malvin yang ingin ikut di cegah oleh Erick
'' Biar kan aku ikut aku sudah tidak tahan dengan semua ini '' kata Malvin
Dan Erick menyetujui nya karena ia juga tidak tahan dengan semua itu
Sebagai laki laki normal Erick dan Malvin juga merasa gerah dengan semua itu
Apalagi di sana banyak pasangan yang melakukan hubungan di sana
Saat Rere hendak membuka pintu tangan nya di pegang oleh Erick
Dan Rere yang tidak tau siapa itu langsung saja marah
'' Jangan pegang pegang '' marah Rere
Dan setelah melihat siapa yang orang yang menghenti kan nya Rere langsung kaget bahkan ke dua kaki nya sangat lemas
Rere baru mendapat kan pelepasan yang pertama nya dan ia langsung berjalan untuk melanjut kan kegiatan yang enak tersebut
Tapi siapa sangka ia akan di kejut kan oleh Erick
'' Sa sa sayang '' ucap Rere gagap
__ADS_1
'' Enak ya si sini ? '' tanya Erick dingin
'' Bu bu bukan begitu sa sa sayang ''
'' Ikut aku '' kara Erick dingin
'' Tidak bisa sebab dia harus melayani aku '' kata orang tersebut yang di panggil aki aki oleh Erick
'' Anda berani bayar berapa untuk menikmati tubuh nya malam ini ? '' tanya Erick pada orang tersebut
'' Tinggal ajak dia belanja besok '' jawab orang tersebut
Meski pun Rere adalah mangsa nya tapi ia juga merasa takut sebab melihat aura hitam yang keluar dari tubuh Erick
Sedang kan Rere sudah tidak bisa ber kata kata
Kehadiran nya Al yang tiba-tiba saja sudah membuat nya lemas apalagi setelah Al mengetahui siapa diri nya
Tapi meski pun begitu Rere masih berhadapan Al tidak mengetahui niat terselubung nya yang hanya memanfaat kan nya
Dengan begitu ia masih bisa mengeles dengan menggunakan air mata buaya nya
Tapi rasa nya tidak mungkin sebab sedari tadi ada Malvin yang ter senyum meremeh kan nya
Dan Rere sangat tahu jika Malvin memang sangat membenci nya
Apalagi saat mengetahui Erick kembali pada nya
'' Baik lah jika begitu bisa kah anda mencari mangsa baru sebab saya masih ada perlu dengan nya '' kata Erick
Dan dengan berat hati orang tersebut mengangguk
'' Ikut sekarang juga '' pinta Malvin
'' Tidak mau '' tolak Rere
'' Jika dia buat masalah tarik saja dan jika masih berontak kau lempar saja dia jembatan sebelah '' kata Erick dingin
'' Bye bye kehancuran mu akan segera di mulai dan aku ucapkan selamat datang di neraka yang Erick buat '' kata Malvin berbisik
Mendengar itu Malvin tertawa karena ia tau Erick sangat kesal
Setelah satu jam Erick pulang ke rumah nya sedang kan Malvin masih betah di sana
Dan tiba-tiba Malvin ingat ke Elisha
Dengan segera ia langsung mengirim pesan ke Elisha memberi tahu jika Erick sudah ada di perjalanan.
Elisha yang mendapat kan pesan tersebut langsung buru-buru pergi ke dapur untuk menghangat kan makan malam yang sudah ia masak.
__ADS_1
Setelah itu Elisha pergi ke kamar Erick untuk menyiapkan baju santai yang akan suami nya itu guna kan
Dan tak lupa ia juga menyiapkan air hangat untuk Erick guna kan
Setelah semua nya selesai Elisha kembali ke dapur untuk menyiapkan kan makan malam untuk Erick
Dan seperti biasa Elisha akan membawa makanan tersebut ke kamar Erick karena Elisha tau Erick tidak akan makan jika ia siap kan di meja makan.
Begitu kah hari hari Elisha tapi setidak nya sudah ada kemajuan dari pada awal pernikahan nya.
Sekarang Erick sudah mulai makan masakan yang Elisha buat ya meski pun Erick masih enggan dengan keberadaan nya di rumah nya
Dan Elisha paham dengan itu karena tidak mudah bagi se seorang untuk menerima kehadiran orang asing dalam ke hidupan nya
Elisha sangat memaklumi itu tapi Elisha masih ber harap Erick dapat melihat ketulusan nya
Tepat saat Elisha keluar dari kamar Erick ia mendengar suara mobil suami nya dengan segera ia masuk ke kamar nya
Itu lah yang selalu ia lakukan main petak umpet di rumah suami nya sendiri.
Setelah Erick masuk kamar kini giliran Elisha akan keluar kamar dan tujuan nya selalu ke dapur yaitu untuk membuat teh hijau untuk menemani Erick kerja seperti biasa Elisha akan membawa teh tersebut ke ruang kerja nya
Erick yang biasa nya minim kopi saat bekerja kini tidak lagi sebab Elisha pernah ber pesan jika tidak baik minum kopi di tengah malam jadi mau tidak mau Erick minim teh tersebut
Dengan cara apa Elisha memberi tahu nya tentu dengan surat kecil yang ia tulis di sela-sela cangkir teh nya.
Seperti biasa saat masuk ke masuk Erick akan menekan saklar dan pandangan nya akan ter tuju pada baju santai yang Elisha siap kan serta makan malam yang berada di meja untuk ia makan.
Dan setelah itu ia masuk ke kamar dan seperti biasa Elisha juga sudah menyiapkan air hangat untuk ia mandi.
Melihat itu Erick tersenyum tapi Erick sendiri tidak menyadari itu
Dasar kulkas π‘π‘π‘
Kadang Erick bingung dari mana Elisha tau jika ia sudah pulang sebab air yang Elisha siap kan selalu sangat itu berarti Elisha baru menyiapkan nya.
Dan aneh nya lagi saat ia sudah makan malam di luar Elisha tidak menyiapkan makan malam untuk nya
BERSAMBUNG....
Sampai di sini dulu ya mohon maaf author jarang up
Tapi author harap kalian masih mau stay dan menunggu update terbaru dari author
Jangan lupa like koment vote dan klik favorit nya agar tidak ketinggalan cerita nya
Dan jangan lupa rate bintang 5 yes πππ
Gift author juga ya π π π
__ADS_1
Itu saja dari author untuk bab selanjut nya di mohon untuk ber sabar ππ
Bye bye semua ππ