
Hay bestiee apa kabar ?
Tapi sebelum itu jangan lupa tekan tombol favorit ya bestiee
Jangan lupa ter senyum dan ber syukur ya πππ
Jangan lupa untuk saling menolong dan ber buat baik pada sesama
Dan semoga kalian semua sehat wal afiyat ya dan di jauh kan dari musibah apapun baik itu kecil atau pun musibah yang besar πππ
Dan semoga setiap langkah kita semua menjadi amal untuk kita di kemudian hari ya Amin
Dan jangan lupa jaga kesehatan juga ya bestie karena itu sangat penting dan tentu nya sehat itu mahal
Baik lah lanjut
...πππππ...
Mendengar itu Erick hanya bisa geleng-geleng kepala karena memang itu adalah ciri khas dari se orang Edo
Edo sendiri sudah di anggap saudara sendiri oleh Erick
Karena saat ini Erick tidak memiliki siapa siapa lagi orang tua nya telah lama meninggal kan diri nya
Hanya ada Malvin yang selalu ada untuk nya selama ini
Dan Malvin sendiri sudah seperti saudara untuk Erick begitu pun juga dengan Edo
Tapi apalah daya Edo selalu membuat kepala Erick ingin pecah karena setiap hari pasti ada ulah nya yang bikin pusing kepala
Apalagi jika bukan masalah perempuan yang selalu Edo tinggal kan begitu saja setelah malam panas yang ia lakukan
Tapi para perempuan yang tidur dengan Edo mendapat kan keuntungan yang cukup besar
Yaitu dengan bekerja sepuas nya sebelum mereka melakukan hubungan panas setelah nya
Banyak yang antri untuk tidur dengan Edo karena semua yang mereka inginkan bisa terpenuhi dengan sekali tidur dengan Edo
Erick dan Malvin menaiki mobil yang telah di siap kan dan tujuan mereka saat ini adalah restoran xxx untuk bertemu dengan tuan Donal
Dan ternyata Edo sudah menunggu nya di sana
'' Kak " teriak Edo
Karena memang jarak umur antara Edo dan Erick terpaut 4 tahun jadi wajar jika Edo memanggil nya dengan sebutan kakak
__ADS_1
" Nongol juga tu anak " kata Malvin
Sedang kan Erick cuek saja
Dan saat Erick tepat berada di depan Edo
Pletaaak
Itu adalah bunyi jidatan dari Erick untuk Edo sebagai ucapan salam pertemuan pertama.
" Aw sakit kak " keluh Edo
" Masuk ke mobil dan jangan sampai kamu keluar sampai aku dan Malvin kembali jika kau melanggar maka aku akan kirim kamu ke kutub utara " akta Erick dengan nada yang tegas dan tak ingin di bantah
Mendengar itu mau tidak mau Edo akan mengikuti kemauan Erick karena ia tahu Erick tidak segan segan untuk mengirim kan nya ke kutub utara
" Dasar pria ber hati dingin " umpat Edo
Malam pun datang dan Elisha sedang berada di butik nya sendirian
Sedang kan Maya dan Rena memilih untuk pergi ke apartemen nya
Dan Elisha memilih untuk tetep tinggal di butik nya se orang diri
Dan malam ini entah kenapa Elisha merasa ada kehadiran Erick tapi ia sendiri bingung kenapa ia bisa merasakan seperti itu
Malam semakin larut tapi Elisha tetap tidak bisa memejamkan mata nya
Sedangkan Erick juga sedang merasa kan hal sama yaitu tidak bisa tidur
Hingga jam tiga pagi baru Erick dan Elisha bisa memejam kan mata nya
Jam 7 pagi Rena dan Maya sudah ada di depan butik karena jam 8 butik harus segera di buka dan karyawan lain nya juga sudah datang secara berkala
Jam 7.30 pagi semua karyawan sudah wajib ada di butik dan itu peraturan mutlak dari Elisha
Kecuali Maya Elisha dan Rena mereka bisa datang kapan aja karena mereka adalah bos di sana
Rena dan Maya masuk dan langsung menuju ke lantai paling atas lebih tepat nya di atap
Mereka pergi ke kamar masing masing sedang kan Elisha masih sibuk dengan alame mimpi nya padahal hari ini Elisha ada janji dengan tamu yang akan memesan baju nya
Baju itu akan digunakan saat acara ulang tahun nya yang ke 21 tahun
Sedang kan Rena dan Maya sedang sibuk dengan urusan masing-masing Rena sibuk dengan cat kuku nya sedang kan Maya sibuk dengan menyiram bunga bunga yang ada di sana karena di pojok sana ada sebuah tempat mereka ber tiga yaitu sebuah taman mini untuk mereka bertiga
__ADS_1
Ada kursi, meja bahkan ada juga ayunan di sana
Tempat itu mereka gunakan untuk menikmati matahari terbenam dan menikmati indah nya makam di sana.
Jam sembilan pagi mereka bertiga turun ke butik karena setengah jam lagi tamu Elisha akan segera tiba
Dan Elisha ingin semua nya berjalan dengan sempurna karena orang yang sedang memesan baju itu salah satu anak terpandang di negara xxx
Sedang kan Erick Malvin dan Edo sedang berada di dekat buruk Elisha
Mereka memantau dari jauh lebih tepat nya hanya Erick yang fokus dengan Elisha sedang kan Edo dan Malvin sedang duduk santai di bawah pohon yang ada di sana
Erick tersenyum melihat Elisha dari jauh dan Erick juga sangat suka dengan wajah Elisha yang nampak sangat sibuk
" Udah sono samperin " ucap Malvin
Sedang kan Malvin sendiri sibuk mencari Maya tapi sampai detik Ini Malvin tidak menemukan nya
" Nanti aja lah aku lebih suka dia yang sedang fokus seperti ini lebih cantik dan lebih berwibawa " kata Erick
" Bilang aja kakak ragu untuk menemui kakak ipar " kata Edo
" Jika boleh jujur emang Iya " jujur Erick
" Aku hanya takut setelah Elisha melihat ku dia akan pergi lebih jauh lagi " kata Erick
" Percaya sama kita kak, itu hanya ketakutan kakak saja jauh di sana kakak ipar juga sedang menunggu kehadiran kakak " kaya Edo mencoba untuk meyakinkan mental Erick
Agar tidak terlalu mencolok Erick Malvin dan Edo memakai baju santai tak lupa juga dengan kacamata hitam yang ada di wajah ke tiga nya
Sedang kan Elisha sudah nampak santai sebab tamu nya telah pulang
Dan seperti semalam Elisha kembali merasa kan kehadiran suami nya tersebut
Elisha celingak-celinguk tapi ia tetap tidak menemukan sosok yang ia cari
BERSAMBUNG....
Jangan lupa like koment vote dan klik favorit nya agar tidak ketinggalan cerita nya
Dan jangan lupa rate bintang 5 yes πππ
Gift author juga ya π π π
Untuk bab selanjut nya di mohon untuk ber sabar πππ
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke karya author yang lain nya oke πππ
Bye bye semua πππ