
Hay bestiee apa kabar ?
Oh ya lupa segarus nya selamat pagi dulu ya
Selamat pagi bestiee πππ
Tapi sebelum itu jangan lupa tekan tombol favorit ya bestiee
Jangan lupa ter senyum dan ber syukur ya πππ
Jangan lupa untuk saling menolong dan ber buat baik pada sesama
Dan semoga kalian semua sehat wal afiyat ya dan di jauh kan dari musibah apapun baik itu kecil atau pun musibah yang besar πππ
Dan semoga setiap langkah kita semua menjadi amal untuk kita di kemudian hari ya Amin
Dan jangan lupa jaga kesehatan juga ya bestie karena itu sangat penting dan tentu nya sehat itu mahal
Baik lah lanjut
...πππππ...
Malam hari nya Elisha Maya dan Rena berada di apartemen milik Seto kakak sepupu Rena
Setelah selesai malas malasan mereka semua keluar dari kamar karena sudah jam tujuh malam
Dan biasa nya di jam segini mereka semua akan masak untuk makan malam atau tidak mereka memilih memesan makanan dari luar saja jika sudah tidak ada yang ingin memasak
Tapi jika salah satu dari mereka ada yang suka rela maka mereka masih makan di apartemen
Elisha sampai di dapur terlebih dahulu lalu si a membuka kulkas ingin melihat apa yang bisa ia masak untuk malam ini
Tapi nyata nya di dalam kulkas tidak ada apa apa hanya ada minuman dingin dan beberapa sayur
" Kok gak ada bahan yang bisa di masak ya " gumam Elisha
" Maya " panggil Elisha
" Hem " jawab Maya yang sedang duduk santai di meja makan
sedang kan Rena ada di dapur bersama dengan Elisha tapi Elisha tidak menyadari nya
" kapan terakhir kali kita belanja kebutuhan dapur " tahta Elisha
" Tiga hari yang lalu kayak nya " jawab Maya
" Kota gak ada bahan masakan malam ini " kata Elisha
" Kalau gitu ke mini marker aja hanya lima tapak dari sini nyebrang jalan selesai " kata Rena
" Hem aku setuju lagian aku juga ingin beli keperluan mandi dan lain nya " kaya Elisha
" Ya udah yuk berangkat " kata Maya
" Tunggu dulu aku ambil uang dulu di kamar emang kamu sendiri sudah pegang uang ? " tanya Elisha
" Hehehe tidak " jawab Maya cengengesan
__ADS_1
" Tapi aku gak ikut ya aku males tapi aku nitip cemilan ya Yanga banyak jangan sampai lupa oke oke " kata Rena
" Dasar kerbau " ejek Maya
" Gini gini aku saudara mu loh Maya " kesel Rena
" Iya saudara ku yang cantik dan baik hati tapi jangan lupa ya pesanan ku cemilan yang banyak dan aku doakan semoga kamu lekas menemukan jodoh " kata Rena
Karena sampai detik ini Rena tidak pernah melihat Maya dekat dengan pria manapun
" Aku juga berdoa agar doamu itu tidak terkabul karena aku masih ingin sendiri " ucap Maya
" Aku ingin kau lebih dulu menemukan kebahagiaan mu Ren baru aku akan memikirkan tentang urusan ku " batin Maya
Sedang kan Rena juga nyebatin
'' Aku tahu apa yang ada di dalam pikiran mu kak tapi percaya lah aku baik baik saja aku juga ingin kau bahagia bagaimana semesti nya "
Setelah beberapa menit bel apartemen mereka berbunyi
" Siapa sih ganggu orang aja " kata Rena
Karena tidak ada orang selain diri nya jadi dengan berat hati Rena membuka kan pintu
" Cari siapa mas ? " tanya Rena
" Ini ada paket untuk mbak Elisha " kata orang
" Baik lah terima kasih " kata Rena dengan menerima bunga tersebut
" Dari siapa " tanya Elisha
" Gak tau ini " kata Rena menyerah kan bunga tersebut ke Elisha
" Kok di kasik ke aku " kata Elisha
" Untuk kamu " jawab Rena
Mendengar itu Elisha langsung melihat dan ternyata benar itu untuk nya
Dan detik berikut nya Elisha juga mendapat kiriman bunga
" Aku bersumpah jika sampai ada yang menekan bel lagi aku akan membuat nya kapok " kesel Elisha
" Aku akan melempar kan bunga ini ke wajah nya " lanjut Elisha lagi
Dan benar saja bel itu kembali berbunyi mendengar itu Elisha langsung bangun dari duduk nya dan tak lupa juga dengan membawa dua buket bunga tersebut
Elisha membuka pintu apartemen tersebut dengan sekali tarikan dan tanpa melihat siapa orang yang ada ada di depan nya Elisha langsung melempar kan bunga itu ke wajah nya dan langsung mengomel tak jelas
" Sudah aku bilang jangan pernah kirim bunga lagi ke apartemen ini karena aku gak akan menerima nya paham sekarang pergi lah dam bawa bunga ini dan juga ini " lanjut Elisha
Sedang kan orang yang ad di depan nya tak kalah kesel dengan Elisha
Kesel karena mendapatkan perlakuan yang tidak seharusnya ia terima dan juga kesel karena ada berani mengirim kan bunga untuk istri nya
Udah tahu kan siapa orang yang Elisha omeli ?
__ADS_1
Sedang kan dua orang yang ada di belakang orang tersebut hanya tertawa
" Sudah puas " ucap orang tersebut dengan nada yang sangat menyeramkan
Sedang kan Elisha membatu karena ia sangat kenal dengan suara tersebut
Elisha hanya bisa menganga dan berdiri bagaikan patung
" Kami kenapa sih Elisha kalau mau marah itu yang totalitas sini biar aku aja yang marahin " kata Maya
Detik berikut nya Maya langsung menyusul Elisha
Belum sempat Maya mengomeli orang tersebut dua juga di buat mematung setelah melihat orang yang ada di depan nya saat ini
Rena hanya mengamati dan tidak berikut nya Rena merasakan ada yang aneh
" Mereka kenapa tiba tiba berubah jadi patung " kata Rena ikut menyusul Elisha dan Maya
'' Kalian kenapa kok tiba-tiba jadi patung " kata Rena
" Apa yang kalian liat sih bukan han~
Tiba tiba Rena juga ikut mematung
" Hay cewek cewek cantik bisa kah beri kita makan kita juga mau masuk " ucap Edo
Mendengar itu Maya dan Rena jadi tersadar tapi tidak dengan Elisha
Fokus nya masih tetap tertuju pada Erick
Mata dan Rena menyingkir memberikan jalan untuk mereka semua tapi tidak dengan Elisha
Hingga akhirnya Erick mengecup bibir Elisha baru lah Elisha sadar dan langsung menyingkir
" Mati lah hidup ku sudah berada di ambang tanduk " ucap Rena
" Aku juga kenapa kita jadi ogeb sih ikut ikutan Elisha yang ingin kabur dari suami nya " kata Maya menyalah kan Elisha
" Kok jadi aku yang salah " kata Elisha
" Sudah sono masuk urus suami mu kan baru dapat kecupan manis " kaya Maya menggoda Elisha
BERSAMBUNGβ¦
Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment
Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee
Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee
Buat nyemangatin author lah ya
Terima kasih
Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee
Jika sempat nanti siang nambah πππ
__ADS_1