
Selamat pagi bestie
Tapi sebelum itu jangan lupa tekan tombol favorit ya bestiee
Jangan lupa ter senyum dan ber syukur ya πππ
Jangan lupa untuk saling menolong dan ber buat baik pada sesama
Dan semoga kalian semua sehat wal afiyat ya dan di jauh kan dari musibah apapun baik itu kecil atau pun musibah yang besar πππ
Dan semoga setiap langkah kita semua menjadi amal untuk kita di kemudian hari ya Amin
Dan jangan lupa jaga kesehatan juga ya bestie karena itu sangat penting dan tentu nya sehat itu mahal
Baik lah lanjut
...πππππ...
Mendengar kata hukuman dari Erick membuat nyali Elisha menciut karena ia takut dengan itu
" Hukuman apa ? " tanya Elisha takut takut
" Hukuman buat istri yang kabur " jawab Erick
" Tapi aku tidak kabur aku hanya memberi ruang untuk kamu berpikir " elak Elisha
" Tapi aku tidak suka dengan cara nya " kata Erick
" Tapi hanya itu cara satu satunya " kekeh Elisha
" Ngapain mas ke ke sini apakah sudah bisa move on ? " tanya Elisha
" Move on ke siapa aku " kata Erick
" Jika belum move on ngapain ke sini dodol " kesel Elisha
Entah kenapa saat berhadapan dengan Erick saat ini menguji kesabaran nya banget
Dan Elisha tidak bisa nahan kesel nya
Bukan cuma itu kepala nya pun masih nyut nyut-nyutan
Elisha langsung berbalik dan segera pergi dari sana
Tapi langkah nya terhenti saat ada tangan kekar yang memeluk nya dari belakang sudah tentu itu Erick suami nya
" Ngapain sih mas lepas nanti ada yang liat " kata Elisha berontak
" Diam Elisha " kata Erick
" Aku gak mau " kata Elisha
Mendengar penolakan dari Elisha tentu Erick harus ekstra sabar karena memang itu kesalahan nya
" Maaf " hanya itu yang bisa Erick ucap kan
__ADS_1
" Tidak perlu minta maaf bukan kah aku yang salah " kata Elisha datar
Dan di sini Erick dapat menyimpulkan bahwa Elisha tetap pada pendiriannya Elisha tidak gampang goyah dengan bujuk rayunya
Dan Erick suka dengan itu
" Aku minta maaf karena udah buat kamu pergi dan maaf untuk kesalahan ku maaf untuk rasa sakit yang kamu rasa kan maaf untuk ketidak nyamanan yang kamu rasakan dan maaf untuk pernikahan kita " kata Erick
" Aku tau semua itu salah ku tapi aku mohon jangan pergi lagi hidup ku sepi tanpamu sayang " kata Erick to the poin
Sedangkan Elisha hanya diam membatu ia tidak pernah berpikir untuk hak itu bahkan Elisha bingung harus menjawab apa
Mendapati Elisha tidak merespon terpaksa Erick membalikkan tubuh nya agar Elisha menghadap diri nya
Dan detik berikut nya Erick langsung berlutut di depan nya dan Elisha kaget dengan itu
" Aku sudah menunggu saat ini untuk waktu yang lama untuk mengatakan ini, aku butuh banyak waktu mempertimbangkan segala hal yang mungkin terjadi bermunajat pada Tuhan untuk menentukan pilihan yang paling tepat dan berkali-kali ku tanya pada hatiku sendiri apakah sudah tepatkah pilihanku? Dan berkali-kali pula jawabanku tetap sama, yaitu kamu. Maukah kamu kembali pada ku menjalani pernikahan ini dengan semesti nya memulai semuanya dari awal aku janji hanya akan ada kebahagiaan di dalam nya tidak akan ada orang ketiga dan yang lain nya hanya ada kita cerita kita dan cinta kita dan buah hati kita kelak " kata Erick
Elisha hanya tersenyum tidak ada tangisan seperti drama drama lain nya yang menangis karena terharu dan sebagai nya
Dan Elisha menjawab dengan tindakan bukan dengan perkataan yaitu dengan pelukan
Dan pelukan itu sudah menjawab semua nya
Dan Al sendiri bahagia untuk itu
" Terima kasih " kata Al dan setelah itu ia mencium kening Elisha
Dan setelah nya Erick memasang kan cincin itu di jari manis Elisha
Awal nya ciu*an itu sangat halus tapi lama kelamaan ci*man itu menuntut
Elisha hanya menerima saja karena mereka sudah halal
Bahkan tangan Erick sudah bermain asyik ria di bola bola kenyal milik Elisha
Elisha sangat menikmati sentuhan sentuhan itu karena itu untuk pertama kali nya ia merasa kan hal nikmat yang seperti itu
Elisha tidak munafik ia memang sangat menikmati nya
Bahkan tangan Elisha pun bergerak li*r
Elisha meraba otot otot kekar milik suami nya tersebut dan ia sangat suka dengan itu karena ada bentuk di setiap tubuh nya
Dan bisa di pasti kan jika tubuh Erick sangat atletis
Erick membawa Elisha ke sofa
Erick memangku Elisha dan Elisha dapat merasakan ada benda keras di bawah sana
Elisha ingin menghentikan kegiatan itu tapi tidak dengan Erick
Saat tau Elisha akan mendorong nya dengan sigap Erick membaringkan Elisha di sofa rumah tamu yang ada di apartemen tersebut
Elisha hanya diam karena ia tidak percaya Erick bisa segesit itu
__ADS_1
" Ini adalah hukuman untuk mu dari ku sayang " kata Erik
" Hukuman seperti ini ? " tanya Elisha
" Kau mau hukuman yang seperti apa ? " tanya Erick degan sengaja menggoda Elisha
Mendapati pertanyaan seperti itu membuat Elisha terdiam karena ia pikir Erick akan menghukum nya dengan cara lain
" Apakah kau tidak suka dengan hukuman yang aku berikan " tanya Erick
Dan tentu banyak maksud di dalam nya
Dan dengan reflek Elisha menggeleng
" Berarti kau suka " goda Erick
" Bukan begitu "
Erick tidak ingin menerima alasan Elisha karena saat ini tangan itu sudah berada dan me re mas dengan kuat hingga membuat sang empu mengerang bukan karena sakit tapi karena kaget
" Mas " protes Elisha
" Apa sayang " kata Erick
" Sejak kapan kamu buka kancing ku " kata Elisha
Saat ini ia merasa sangat malu karena d**a nya benar benar terbuka ya meksipun masih ada penghalang nya karena Erick tidak membuka penghalang tersebut
" Sejak tadi " jawab Erick enteng
" Kenapa kamu jadi mesum begini sih " kata Elisha pura pura kesel untuk menutupi rasa malu nya
" Sama istri sendiri nya apa salah nya coba " jawab Erick
" Tau ah "
" Tapi aku masih mau " kata Erick
" Mau apa " tanya Elisha ragu ragu
Elisha tidak bodoh meskipun ia tidak pernah berbuat hal mesum dengan orang lain tapi ia tahu dari tatapan Erick
" Mau itu " tunjuk Erick ke bola kapas Elisha
BERSAMBUNGβ¦
Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment
Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee
Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee
Buat nyemangatin author lah ya
Terima kasih
__ADS_1
Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee