Hadiah Suami Dari Ayah ,, !!

Hadiah Suami Dari Ayah ,, !!
Harus di hukum


__ADS_3

Selamat pagi bestie


Tapi sebelum itu jangan lupa tekan tombol favorit ya bestiee


Jangan lupa ter senyum dan ber syukur ya πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Jangan lupa untuk saling menolong dan ber buat baik pada sesama


Dan semoga kalian semua sehat wal afiyat ya dan di jauh kan dari musibah apapun baik itu kecil atau pun musibah yang besar 😘😘😘


Dan semoga setiap langkah kita semua menjadi amal untuk kita di kemudian hari ya Amin


Dan jangan lupa jaga kesehatan juga ya bestie karena itu sangat penting dan tentu nya sehat itu mahal


Baik lah lanjut


...πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚...


Sedang kan Erick sudah duduk manis tapi jangan lupa dengan wajah datar nya dan itu membuat Elisha Reba dan Maya bertambah takut


Apalagi Elisha otak nya kian membatu dan kepala nya tiba tiba pusing kembali..


" Ya ampun sumpah aku takut banget jangan jangan setelah ini kita hanya tunggal nama saja " ucap Maya


" Jangan ngaco hak Erick gan mungkin sejagat itu kan " ucap Rena


" Elisha bantu kita dong jangan sampai mereka semua menyakiti kita "


" Tapi jika terjadi sesuatu sana kita tolong sampaikan permintaan kita pada semua orang ys terutama mana dan papa "


Elisha yang merasa pusing kini bertambah pusing karena tingkah ke dua sahabat nya tersebut


" please jangan bikin aku tambah pusing sumpah saat ini kepala ku rasa nya mau pecah " ucap Elisha


" Lagian kamu sih begadang terus udah tahu pikiran nya capek masih aja keras kepala " omel Rena


" Iya iya aku salah tapi gimana nasib ku dong lihat lah muka nya mas Erick datar banget aku kan jadi takut '' kata Elisha


Sedang kan Malvin masih sibuk dengan pemikiran nya sendiri..


Malvin sedang melihat sikap dan sifat dari Maya yang akan ia kejar cinta nya


Dan setelah ia lihat dari dekat ternyata Maya juga menarik


Ya meski pun Rena lebih unik di mata nya


Karena tidak mungkin Malvin mendapat kan cinta dari Rena jadi sebaik mungkin ia akan fokus pada Maya


" Ini cewek gimana sih kenapa pada bisik bisik semua " ucap Edo


" Mungkin lagi grogi " jawab Malvin


" Grogi apa nya mereka kemungkinan besar takut karena wajah datar nya Erick " ucap Malvin


Dan Edo setuju dengan itu


Hingga akhir nya Erick sudah tidak tahan lagi dan memilih untuk membentak

__ADS_1


" Apa begini cara kalian menyambut tamu " ucap nya jangan lupa dengan wajah sangar nya


Erick pikir Elisha akan langsung memeluk nya atau apalah seperti pasangan pasangan pada umum nya


Tapi lihat lah Elisha bahkan sibuk bisik bisik dengan teman nya


Dan jangan lupa kan dengan hati nya yang masih jengkel


Erickson James tidak terima jika ada yang mengirim bunga untuk istri nya tersebut


Tapi apalah daya ia masih belum mempunyai keberanian untuk menanyakan itu


Fokus Erick saat ini adalah untuk mendapat kan maaf dari Elisha baru setelah itu Erick akan melakukan apa yang Sedang ia rasa kan


Sedang kan Elisha merasa jantungan mendengar suara Erick yang sangat nyaring


Dan tanpa aba-aba Rena dan Maya kompak mendorong Elisha


karena Elisha masih diam mematung


" Cepat lah bujuk suami mu itu jika tidak maka apartemen ini akan roboh dan kita harus mengganti kerugian nya apa kamu mau rugi sebesar itu " ucap Rena yang masih menghitung besar dan rugi nya


Elisha yang di dorong hampir saja jatuh tapi untung saja ia masih bisa menjaga keseimbangan nya jika tidak ia tidak akan punya muka lagi di depan Malvin dan suami nya tersebut


Sebaik mungkin Elisha menjaga bicara nya agar tidak ngelantur


" Maaf mas atas sikap kita " Kay Elisha


Malvin tersenyum melihat sikap Elisha yang nampak tidak seperti biasanya nya


Elisha menatap tajam Malvin karena sudah menertawakan nya sedang kan Erick memilih untuk diam tapi dua punya alasan tersendiri


" Tambah cantik " batin Erick


'' Tunggu dulu aku buat kan teh dulu untuk kalian " kata Elisha


" Kok teh sih kakak ipar kopi aja " ucap Edo


" No mas Erick tidak boleh minum kopi saat malam hari " kata Elisha


Mendengar itu Erick tersenyum karena sejauh ini Elisha tidak melupakan nya


" Dia tidak tau aja setelah kepergian nya suami nya yang ia jaga selalu meminum kopi siang dan malam " gumam Malvin


Erick dapat mendengar itu semua


Dengan gerakan isyarat Erick mengusir mereka semua


Dan untung saja mereka ber empat yang di usir paham


" Elisha kita ke super market dulu " pamit Maya


" Aku juga " timpal Rena


" Jik tiba-tiba bukan nya kamu tidak mau ikut " heran Elisha


" Tiba tiba aku ingin keluar cari angin " alasan Rena..

__ADS_1


Begitu pun juga dengan Malvin dan Edo


" Kakak ipar kita juga pamit ya mau jagain kakak ipar yang lain nya " kaya Edo


Elisha hanya menatap mereka ber empat dengan bingung


Apalagi saat mendengar pintu apartemen tersebut di tutup dengan sangat sangat keras hingga menyebabkan getaran


'' Apa apaan mereka itu " heran Elisha


Setelah kepergian mereka hanya tinggal lah Elisha dan Erick


Dan keadaan apartemen tersebut mendadak menjadi sunyi dan baru lah Elisha sadar jika saat ini ia sedang ber dua dengan Erick


Sedangkan Erick pura pura sibuk dengan hand phone nya


Padahal saat ini jantung nya berdetak lebih kencang dari biasa nya


Elisha begitu juga ia pura pura sibuk dengan membuat teh untuk Erick padahal teh tersebut sudah tadi selesai


" Gak mungkin kan aku terus membuat teh sampai mereka datang " gumam Elisha


" Lebih baik aku minta maaf aja dulu biar masalah ini gak tambah panjang di saat situasi seperti ini aku merasa aku yang kejam " gumam Elisha


Dan dengan langkah yang sedikit gemetar Elisha memberikan teh yang ia buat untuk di berikan ke suami nya


" Ini mas di minum teh nya " ucap Elisha


" Hem "


Dan setelah itu Erick langsung meminum nya


" Rasa ini masih sama sangat enak dan nikmat " batin Erick


" Em mas " panggil Elisha


" Hem " jawab Erick


" Aku minta maaf " ucap Elisha


" Untuk ? " tanya Erick pura pura tidak paham


" Ini orang ogeb atau apa sih gak mungkin kan dia gak tau apa yang aku maksud " batin Elisha


" Karena aku telah pergi tanpa pamit " kata Elisha


" Jadi kamu sadar dengan kesalahan yang kamu buat dan karena kamu udah sadar jika kamu salah maka kamu harus di hukum " ucap Erick dengan senyum devil nya


BERSAMBUNG…


Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment


Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee


Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee


Buat nyemangatin author lah ya

__ADS_1


Terima kasih


Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee


__ADS_2