
Alarm Ati berbunyi jam 4.00.
"Huahhh, belum bangun kah ini semua, cuci muka dulu deh baru bangunin mereka,Muna bangunn..."
"hmmm..."
"bangunn bilangnya mau ngeliat mata hari terbit mau foto- foto.."
"iyaa aku bangun.."
Ati pindah ke tenda cowok
"Adam Roby bangun ayo siap- siap.."
"hmm iya sudah jam berapa ?"
"jam 4, aku bikin kan teh hangat dulu ya.."
"iyaa sayang, aku cuci muka dulu.."
"semua sudah siap.."
"siapp ayo berangkat.."
"bawa bekal minuman jangan lupa sama roti.."
"kalo ada yang capek ngomong ya perjalanan kita setengah jam aja sampai keatas.."
"siapp komandan."
Jam 5 subuh mereka berangkat naik keatas gunung, jalanan masih dipenuhi kabut.
"hati- hati yaa kalian saling berpegangan sebentar lagi kita sampai."
"Boleh istirahat sebentar," Muna kecapean.
"iyaa duduk dulu kita".
"Ini minum Mun.."
"makasih Ti."
"Ayo jalan lagi.."
setengah jam kemudian sampai lah mereka di atas gunung.
"Akhirnya sampai, indahnya pemandangannya yaa.."
"seindah kamu Ti". 😊😊
"Hmm kamu gombal Dam.."
"ayo kita foto- foto dulu.."
Mereka berfoto bersama."
"Ati kita foto berdua yukk, Mun minta tolong fotoian yaa.."
Adam menggandeng Ati,
"Ati ada yang aku mau omongin..".
"Ngomong apa Dam.."
__ADS_1
Tiba-tiba Adam mengeluarkan bunga mawar sambil berjongkok memberikan bunga. Muna pun memvideo mereka berdua.
"Kamu mau nggak jadi pacar aku Ti?"
Muna dan Roby berteriak terima.. terima.. terima..
"iyaa aku terima kamu Dam.."
Adam pun memeluk Ati, Muna tetap memvideo mereka dan menjadikan story di instagram.
"Cieee yang baru jadian.."
Saat Muna posting foto dan video Ati saat Adam menyatakan cinta nya, Hadi sangat lah marah.
"Atiiiii kurang ajar kamu disana malah jadian sama cowok lain nggak akan ku biarkan kamu Ti, akan aku hancurkan hubungan kalian walaupun kamu minta putus aku nggak akan peduli kamu hanya milik ku seorang.."
Hadi marah dia prustasi sampai menghubungi temannya minta obat penenang ( s**u)
"Li, kamu masih memakai s**u kah, aku mau mencoba Li.."
"nggak salah kamu Di, kamu pernah ku ajak memakai nggak mau sekarang tiba- tiba mau pake, kamu kenapa apa gara- gara cewek".
"Iyaa Li, dia mutusin aku dan sekarang malah jadian sama cowok lain.."
"yaa mungkin karena salah kamu sendiri Di, yakin kamu mau pake neh, kalo betulan mau nanti aku antar kerumah ..?"
"iyaa sekarang kamu kerumah yaa.."
"nggak bisa sekarang aku lagi kerja nanti siang lah yaa.."
"hmm iyaa ya udahh aku tunggu."
Dari dulu Hadi tidak pernah menyentuh minuman memabokkan dan obat- obatan terlarang, sekarang dia sangat lah stres gara- gara Ati memilih bersama cowok lain, kalo dari dulu main cewek, memang Hadi jagonya.
aku telepon dulu deh Jani mau ngobrol.."
"halo Jan, kamu dimana ?"
" aku di warnet neh,"
"kita ketemuan yuk ada yang mau aku omongin neh "masalah Muna dan Ati, bisa nggak?"
" iya ketemu di cafe X aja yaa.."
"ok."
15 menit kemudian sampailah mereka dicafe X,
"apa yang mau kamu omongin Di penting banget deh ?"
"ehh kamu Jan masih pacaran nggak sama Muna?"
"yaa masih tapi aku lama nggak ketemuan dan hubungin dia aja kadang- kadang kenapa?"
"kamu nggak takut dia diambil sama cowok lain".
" Hmm, ada malam apa yaa? aku lupa.. aku lagi latihan dance sama teman- teman aku, hafizh ngeliat Muna sama cowok lain lagi makan berdua, untung ada hafizh yang nenangin aku kalo nggak dah babak belur tuh cowok berani- beraninya ngajak jalan cewek orang
Hadi pun mengeluarkan hp nya dan menunjukkan foto Muna dan teman- temannya yang diatas gunung."
"Apa ini cowok yang bersama Muna ?"
"hahh iyaa betul itu Di, dimana mereka tuh kayanya pernah deh kita kesana? ehh ada Ati juga berempat aja mereka ?"
__ADS_1
"iya kamu tau Jan, Ati sudah jadian sama neh cowok rasa nya mau ku hajar berani- beraninya nembak cewek orang ..."
"kok bisa Di, salah kamu juga kali
" beberapa hari yang lalu, aku ngajak dia jalan, mampir dulu kerumah, karena lama aku nggak ketemu dia dah nggak sabar lah aku kan, dia marah Jan, aku dibilang kasar, hubungin jarang kan aku sibuk juga Jan nggak sempat hubungin dia, kamu tau kan sesibuk apa aku, dia minta putus Jan, aku mau ngantar dia pulang, malah pulang ojek online.
Pantesan dia mau ke jemput pulang sekolah nggak mau, pasti dia sudah lama dekat sama neh cowok."
"yaa mungkin semenjak kamu nggak perhatian sama dia Di.."
"iyaa bisa jadi Jan, aku harus gi mana, pusing kepala aku ini, aku tadi dah hubungin Ali mau minta obat"
" hahh obat apa Di... jangan bilang s**u ??"
"iyaa Jan, pusing, stress galau aku gara- gara Ati.."
" seharusnya kamu minta maaf sama Ati.."
"aku sudah minta maaf sama dia yaa tetap dia mau putus sama aku Jan.. sampai aku melampiaskan kegalauan ku sama Lisa."
"astaga, sama Lina lagi, kamu nggak takut dia lho gonta ganti main sama cowok atau om om.."
"takut apa Jan? massa sih Lisa begitu
"iyaa Di, aku sering liat status nya gonta ganti cowok di hotel, teman aku juga sering sama Lisa.."
" hmm biar ja lah Di, dia hanya pelampiasan aja.."
"kamu betul- betul sayang nggak sih sama Ati, tapi malah main sama cewek lain..."
"yaa sayang, tapi aku nggak bisa ngilangin kebiasaan aku Di, nggak puas rasa nya kalo hanya satu cewek
" dasarr dasarr..."
"gi mana Jan, apa kita datangin neh cowok berdua, dah berani dekatin cewek kita.."
" gi mana yaa, aku sebenarnya mau ngomong secara baik- baik sama Muna, kamu harus bisa ngambil hati Ati lagi Di.."
"nggak bisa aku harus hancurin hubungan mereka berdua Jan, nggak akan ku biarkan mereka bahagia di atas penderitaan ku.."
"sabarr Di, mungkin Ati merasa bahagia dekat neh cowok.."
"kok kamu mendukung sih Jan, aku ini sahabat kamu.."
"yaa aku nggak mendukung Jan, mungkin masih banyak wanita lain yang lebih baik dari Ati, aku tau kamu hanya memanfaatkan Ati kan, hanya melampiaskan nafsu sama dia.. kasian dia masih muda perjalanan dia masih panjang, mending kamu nikah sudah sana kalo dah nggak bisa nahan nafsu kamu.."
"nikah.. nikahh.. aku masih suka main- main sama cewek Jan.."
"dasar kepala batu, terserah kamu aja lah Di, suka - suka kamu..."
"aku mau pulang lah, nanti kamu ngajak aku yang nggak ngakk lagi.."
"pulang dah sana.."
"dasarr ... sahabat tapi nggak pernah dukung aku malah membela tuh cowok lagi, awas kamu Ti."
****Besambung****...
komen, like dan vote nyaa semua..
terima kasih sudah mau mampir membaca cerita aku
🥰🥰🥰
__ADS_1