
Dua hari lagi adalah hari perpisahan sekolah, Adam pun bingung harus datang ke sekolah atau tidak karena sangat banyak pekerjaan yang belum dia selesaikan. Didalam kantor Adam hanya melamun, tiba-tiba Kenzo pun datang mengagetkan Adam.
"Heii... apa yang kamu pikirin Dam, sampai aku masuk kamu nggak tau?" Kenzo langsung duduk.
"Cewek aku kan tinggal di Pontianak 2 hari lagi perpisahan sekolah nya, dia berharap banget aku bisa hadir, tapi pekerjaan aku masih banyak yang belum aku selesaikan." Adam memijit- mijit kepala nya.
"Hmmm," Kenzo pun mulai berpikir.
"Kan ada sekertaris kepercayaan papah mu Dam, kamu lupa ada Pa Rendi yang bisa menghandle perusahaan. Tapi kamu harus ngomong dulu sama papah kamu "
"Hmmm," Adam berpikir sejenak.
"Iya nanti aku omongin sama papah dulu di rumah.
Sesampai nya dirumah Adam pun langsung mencari papah nya. Ternyata papah nya ada di kamar Adam pun langsung mengetuk pintu kamar.
Tokk... Tokk.. "Pa ini Adam ?"
"Iya masuk.."
"Ada yang mau aku omongin pah?"
"Penting banget kaya nya, duduk sini samping papah." Sambil menepuk tempat tidur di sebelah nya.
"Besok aku mau ke Pontianak pah, cewek aku kan perpisahan sekolah dia berharap banget aku bisa datang pah ?"
"Terus bagaimana dengan perusahaan Dam ?"
"Kan ada asisten kepercayaan papah, aku dua hari saja di sana pah, boleh yaa ?"
Mamah Adam masuk ke dalam kamar, karena penasaran dengan pembericaraan mereka berdua.
"Ngomongin apa sih ? serius banget?
"Ini mah Adam mau ke Pontianak lagi mau datangin cewek nya.."
"Ohhh... bawa ke sini cewek kamu Dam mama mau kenal...?
"Iya nanti mah, kalau dia mau.. jadi gi mana boleh kan aku besok pergi ???"
"Iya nggak papa Dam, tapi sehabis pulang dari Pontianak kerjaan kamu akan menumpuk..."
"Nggak papa pah, yaudah aku masuk kamar dulu yaa.. mau siap- siap dulu.
Adam pun langsung pergi dan mencium pipi mamah, papah nya, Adam sangat senang, dia berencana untuk tidak ngasih tahu Ati untuk datang ke perpisahan sekolah. Adam akan memberi kejutan.
Ke esok hari nya Adam pun pergi ke bandara di antar sopir pribadi nya. Ati terus menghubungi Adam tapi nomor nya tidak aktif, Ati khawatir. Adam sengaja untuk tidak menghubungi nya sama sekali.
Beberapa jam kemudian sampai lah di bandara Supadio Pontianak, Adam pun langsung menuju hotel dia akan menginap di hotel untuk beberapa hari, Adam besok akan datang ke sekolah Ati. Sesampai di hotel Adam pun beristirahat, saat menyalakan handpone nya Adam kaget, Ati menelepon Adam berpuluh-puluh kali.
__ADS_1
"Yaa.. ampunnn Ati, apa aku harus nelepon dia yaa.. atau biarkan saja.." Adam berpikir dia bingung. Adam pun tidak mengangkat telepon Ati.
Hari ini adalah perpisahan sekolah, Ati merasa sedih Adam tidak bisa hadir, Muna datang mengagetkan Ati yang hanya melamun dari tadi.
"Heeiii.." Muna menepuk bahu Ati.
"Asataga Muna bikin orang jantungan aja lho." Muka Ati jadi cemberut
"Iyaa maaf.. maaf habis nya dari tadi ngelamun saja, apa yang kamu pikirin ?"
"Adam nggak bisa datang ke perpisahan sekolah, aku tuh kangenn Mun sama dia.."
"Kamu nggak hubungin dia..?" Menyuruh Ati untuk duduk.
"Sudah berpuluh- puluh sampai ratusan kali aku nelepon dia tapi nggak di angkat Mun, aku nggak tau dia kemana atau mungkin dia sibuk banget dengan pekerjaan nya " Tiba- tiba air mata Ati menetes.
"Jangan nangis Ti, nanti make up nya luntur yaa udah sabarr, mungkin dia sibuk nggak bisa ninggalin pekerjaan nya, nanti selesai acara kita jalan- jalan ya sama teman- teman..."
"Iya.." Ati hanya tertunduk.
Di hotel Adam pun bersiap- siap dia menghubungi teman- teman nya satu sekolah dulu untuk mengajak ke perpisahan sekolah. Adam pun pergi dengan Reza, Adam berencana untuk mencari bunga mawar merah untuk memberikan kejutan ke Ati di atas panggung dan bernyanyi untuk Ati.
Acara perpisahan pun di mulai, teman- teman Ati berjoget dan bernyanyi bersama Ati hanya terdiam.
Adam yang sudah sampai di sekolah langsung menuju acara dan ke belakang panggung. Adam melihat Ati dari kejauhan duduk termenung. Tiba- tiba Adam bernyanyi dari belakang panggung.
Saat ku sendiri kulihat photo dan video
Hancur hati ini melihat semua gambar diri
Yang tak bisa ku ulang kembali
Kuingin saat ini engkau ada di disini
Tertawa bersamaku seperti dulu lagi
Walau hanya sebentar Tuhan tolong kabulkanlah
Bukannya diri ini tak terima kenyataan
Hati Ini hanya rindu
Segala cara telah kucoba
Agar aku bisa tanpa dirimu oh
Namun semua berbeda
Sulitku menghapus kenangan bersamamu
__ADS_1
Kuingin saat ini engkau ada di disini
Tertawa bersamaku seperti dulu lagi
Walau hanya sebentar Tuhan tolong kabulkanlah
Bukannya diri ini tak terima kenyataan
Hati Ini hanya rindu oh
Hanya rindu
Kuingin saat ini engkau ada di disini
Tertawa bersamaku seperti dulu lagi
Walau hanya sebentar Tuhan tolong kabulkanlah
Bukannya diri ini tak terima kenyataan
Oh bukannya diri ini tak terima kenyataan
Hati Ini hanya rindu oh
Hati Ini hanya rindu hm
Kurindu senyummu Ibu
Ati langsung berdiri dan mencari sumber suara nya, ternyata Adam ada di atas panggung Ati langsung berlari kepanggung, teman- teman Ati bersorak saat Adam berjongkok memberikan bunga mawar. Mereka semua bernyanyi bersama.
Ati sangat bahagia Adam datang dan memberikan kejutan. Ati dan Adam pun bernyanyi besama.
Setelah acara selesai, Ati tidak melepas genggaman tangan Adam, Muna pun datang menggoda Ati.
"Ciie... ciie ada yang bahagia neh, tadi nangis.. nangis.." Muna tersenyum.
"Huss..." Ati menaruh jari telunjuk di mulut dan tersenyum.
"Kamu tadi nangis yaa gara- gara aku maaf yaa sayang." Adam memegang tangan Ati dan mencium nya.
"Iya aku ke pikiran kamu nggak bisa di hubungin nggak di angkat- angkat aku kan bingung."
"Iyaa maaf yaa sayang." Adam mengelus rambut Ati.
"Aku lagi di bandara, sengaja untuk nggak ngangkat telepon dari kamu. hee " Adam tersenyum.
Adam dan Ati berpelukan, Muna yang melihat nya merasa iri beberapa bulan Muna tidak bertemu dengan Jani hanya lewat video call tiap hari nya.
"Heii kalian berdua membuat aku iri." Muna memayunkan mulut nya.
__ADS_1
"Iyaa maaf ayo kita jalan." Ati menggandeng Muna dan Adam.
*** Maaf gays nggak up beberapa hari, aku kadang-kadang nggak mood buat nulis nggak dapat ide, malah sering baca novel yang lain.. like, vote, komen dan hadiah nya yaa... terima kasihh kasih saran yaa aku masih harus banyak belajar neh bikin novel... 🥰🥰