![Heart Breaker - Hope & Future - [ SEASON 2 ]](https://asset.asean.biz.id/heart-breaker---hope---future-----season-2--.webp)
1 tahun kemudian, setelah insiden perang besar terjadi, kota kembali damai dan tentram.
Masih banyak bangunan yang harus di perbaiki, tapi bukan menjadi hambatan untuk para masyarakat untuk membetulkannya karena masyarakat sendiri bekerja sama dengan para robot dari siswa-siswi Sekolah Akademi Militer Sakurazaka.
Semua anak-anak kelas 3 telah lulus dari masa SMA mereka dan meneruskan perjalanan mereka di luar sana. Ada beberapa yang menetap mengajar di sekolah itu, seperti Yuiji dan Melodia, ada yang meneruskan usaha ayahnya, seperti George dan ada juga yang pergi ke luar negeri.
Sedangkan Mr. Y atau Profesor Tori, beliau kembali ke laboratorium karena masa tugasnya sebagai seorang guru menyamar sudah selesai.
Rasanya begitu tenang tanpa monster tapi meskipun begitu, kedamaian ini pasti tidak akan bertahan lama. Mereka-mereka ini tetap melakukan perlatihan seperti biasa.
Tatsu, Kaito dan Okita sekarang mereka bertiga naik ke kelas 3 dan tetap di kelas B karena jenis kemampuan yang mereka miliki, meskipun mereka sudah menjadi kakak kelas dengan umur yang lebih tua. Kelakuan tetap tidak ada perubahan.
" Selamat Pagi teman-teman yang saya cintai~ Siapa yang kangen dengan pria tampan satu ini~ ".
Kaito yang hendak ingin menyapa teman-teman sekelasnya di depan pintu kelas 3 - B sambil tebar pesona. Tatsu mengacaukan kebahagiaan dia hari ini, memaksa Kaito untuk masuk ke dalam kelas.
" Kelamaan, buruan masuk woy?! ".
" Dih, sabaran dikitlah ".
Kaito dan Tatsu sambil masuk ke dalam kelas bersamaan, mereka pun juga saling cekcok mulut satu sama lain. Pemandangan yang sudah terbiasa sekali melihat dua makhluk ini saling adu argumen.
" Kalian, masih saja berantem, kapan akurnya sih " ucap Kojiro.
" Kita ini sudah kelas 3 loh " timpal Midori.
Meskipun anak-anak kelas telah menegur mereka berdua, mereka tetap menghiraukannya dan masih bergelut satu sama lain. Jadinya anak-anak kelas hanya bisa menontonin mereka bergelut sampai bel masuk kelas berbunyi.
Semua siswa-siswi masuk ke kelas masing-masing dan hari ini karena aula masih dalam tahap renovasi jadi tidak ada acara pengumuman tahun ajaran baru. Biasanya tiap tahun ajaran baru, selalu diadakan acara penyambutan seperti tahun lalu.
Seorang guru laki-laki berambut cokelat, memakai kacamata memasuki kelas 3 - B sambil membawa satu buku tebal di tangan kanannya.
" Selamat pagi, anak-anak ".
Sapaan guru tersebut dan membuat Kaito, Tatsu, begitu juga Okita terkejut. Orang yang akan menjadi wali kelas mereka dan guru yang mengajar hari ini adalah orang yang mereka kenal.
" Perkenalkan, saya Yuiji Manabe, mantan ketua divisi Heart Breaker, mulai hari ini saya akan menjadi guru mata pelajaran sains sekaligus wali kelas kalian. Salam kenal dan mohon kerjasamanya anak-anak ".
Suara tegas dan kata-kata teraturnya membuat Yuiji sangat berbeda. Sebelum dia mengakhiri perkenalan, Yuiji sempat memberikan kesempatan untuk anak-anak muridnya bertanya.
__ADS_1
" Yuiji, katanya bapak sudah menikah dengan Melodia? Bagaimana dengan hari pertamanya? ".
Kaito bertunjuk tangan dan memberikan pertanyaan yang tak faedah sekali, Yuiji seketika bengong mendengar pertanyaan dari ini bocah satu.
" Malu-maluin astaga... " gumam Takumi dalam hati.
" Dia ini habis makan apaan dah, heran aku tuh " guman Tatsu dalam hati.
" Saya tidak dengar asli " gumam teman-teman satu kelas dalam hatinya.
Okita sendiri tetap stay cool, walaupun ingin sekali melemparkannya ke luar jendela.
Yuiji menghela nafas dan segera melemparkan pertanyaan ke anak murid lainya, memberikan kesempatan untuk mereka dan menghiraukan pertanyaan Kaito.
" KOK DI LEWATIN, SALAH KAH AKU TANYA BEGINI?! ".
Protes Kaito, dia bangun dari kursinya dan tidak sengaja gebrak meja. Anak-anak satu kelas semuanya menatap ke arahnya.
" Kau tuh kalau kasih pertanyaan yang faedah dikit kenapa sih " ucap Tatsu sambil geleng-geleng kepala.
" Lah, itu pertanyaan wajar kok, apanya yang salah sih " jawab Kaito dengan penuh penyangkalan.
" Otak kau kayaknya beneran koslet deh, sudah pernah coba di periksa? ".
" Maksudmu apa Tatsu?! ".
" Salah? Kalau tidak koslet namanya apaan? ".
" Kau tuh... ".
Dan pada akhirnya dari perdebatan kedua makhluk ini terjadilah baku hantam seketika di kelas 3 - B, menimbulkan kekacauan yang membuat Yuiji turun tangan.
Mereka berdua pun di berikan hukuman yaitu berdiri di depan kelas sampai jam pelajaran usai. Jika mereka tetap berantem ketika di luar kelas, Yuiji akan memberikan hukuman lebih dari itu.
" Ini semua gara-gara kamu, Tatsu! "
" Apaan sih kok aku, kamu duluan kan?! ".
Dari dalam, Yuiji yang masih mendengar Kaito dan Tatsu saling adu mulut meskipun hanya bernada kecil, tapi masih tetap bisa kedengaran sampai dalam kelas. Yuiji keluar kelas untuk menengur mereka berdua dan kemudian, mereka terdiam.
__ADS_1
Yuiji masih terheran-heran saja dari dulu mereka berdua sudah saling tidak cocok satu sama lain dan kadang suka ribut, tapi kadang akrab banget, mungkin dengan cara begini mereka bisa saling memahami satu sama lain.
Diantara Kaito dengan Tatsu sebenarnya mereka ada kecocokan, tapi karena mereka berdua sama-sama preman sekolah dan memiliki sifat yang berbeda, maka dari itu tidak jarang mereka suka bergelut.
Selama jam pelajaran, Tatsu dan Kaito berdiri dikelas dan mereka capek untuk berdiri, diam-diam mereka berjongkok untuk menghilangkan rasa pegalnya itu.
" Capek " bisik Kaito pelan.
" Ya nih, pegel banget, sudah gitu pelajaran kelar masih lama pula " timpal Tatsu dengan suara pelan.
Mereka berdua sama-sama menghela nafas dan mereka mulai menyadari atas kesalahan yang sudah diperbuat, tapi penyesalan itu selalu datang di akhir.
Tatsu dan Kaito harus bertahan hingga jam pelajaran selesai.
Waktu berjalan cepat dan tidak berasa jam pelajaran Yuiji telah berakhir, sepanjang mereka berdua di luar, supaya kakinya tidak keram, mereka berdua menggerakkan kakinya.
" Baik anak-anak pelajaran saya hari ini telah selesai, sebentar lagi guru lain akan masuk ".
Yuiji merapihkan bukunya, lalu, keluar dari kelas 3 - B, tapi persis di depan pintu masuk, dia mengizinkan Kaito dan Tatsu untuk kembali masuk ke kelasnya.
Mereka berdua tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Yuiji dan baru masuk kedalam kelas.
" Aaaaaah... gila capek bangetttt... " keluh Kaito sambil menyenderkan badannya ke kursi.
" Kakiku kesemutan... " keluh Tatsu demikian.
" Lagi kalian buat ulah sih " sahut salah satu siswi kelas 3 - B.
Tatsu dan Kaito saling berpandangan satu sama lain dan tiba-tiba mereka berdua saling tertawa. Teman-teman sekelasnya kaget karena baru pertama kali melihat mereka berdua bisa saling tertawa.
Tidak tahu apa yang telah terjadi selama jam pelajaran barusan di saat mereka berdua ada di luar kelas, akan tetapi membuat mereka jadi punya pengalaman dan pelajaran yang diambil.
Beberapa menit kemudian, seorang guru perempuan masuk ke dalam kelas mereka, semua anak-anak kembali ke tempat duduk masing-masing dan pelajaran selanjutnya dimulai.
Hari ini bukanlah hari yang biasa, banyak sekali pelajaran yang diambil oleh kedua orang itu. Semenjak Kaito dan Tatsu diberikan hukuman bersama, setelahnya mereka jadi berubah.
Biasanya mereka sering berantem, di hari berikutnya mereka sangat akur dan teman-teman satu kelasnya pada bingung dengan perubahan drastis yang telah terjadi.
Setidaknya mereka berdua mau berubah, mengingat mereka berdua sudah menjadi kakak kelas di angkatan terakhir dan pastinya mereka mikir belum tentu bisa saling bertemu hingga kelulusan karena namanya kematian, tidak bisa di duga.
__ADS_1