
Eun Jung pun pergi ke gunung monster saat tiba di kaki gunung ia melihat sudah banyak sekali orang yang mau pergi ke bulan , yah wajar saja karena gerbang ini hanya terbuka 5 tahun sekali , biasanya banyak yang pergi ke bulan hanya untuk berdagang , membeli barang , atau mencoba menjadi murid di sekte iblis bulan.
tapi menjadi murid sekte iblis bulan tidak lah mudah , karena klan iblis bulan sangat menjunjung tinggi bakat dari lahir jadi jika bakat bawaan mu tidak memenuhi kriteria maka kau akan langsung di tendang keluar , biasanya hanya ada 10 dari ribuan orang yang akan diangkat menjadi murid sekte.
setelah gerbang terbuka sepenuhnya semua orang bergegas masuk kedalam Eun Jung juga ikut masuk bersama orang orang , saat tiba di bulan mereka semua langsung duduk dan mulai mengadaptasikan aura mereka dengan bulan untuk bernafas karena di bulan tidak ada udara jadi mereka menggunakan aura untuk bernafas.
dan tentunya itu tidak lah mudah bahkan sudah ada orang yang sudah mati karena tidak dapat beradaptasi dan malah membuat auranya saling berlawanan , Eun Jung yang sudah bisa beradaptasi langsung pergi dari area itu dan mulai mencari lotus bulan , tujuan awalnya adalah pergi ke daerah yang sering di tumbuhi lotus bulan dulu dengan samar samar ia mengingat kembali dimana lotus bulan tumbuh dulu.
karena sudah tau dia akan kemana diapun langsung menggunakan wujud iblis dan langsung menuju daerah itu dengan kecepatan penuh , saat tiba di sana ia pun terkejut ternyata yang dikatakan penjual itu benar bahwa setengah dari Bulan hangus terbakar oleh dewa api , Eun Jung pun duduk dan berfikir lagi tapi ia sudah tidak menemukan tempat yang bagus lagi , akhirnya dia pun pergi ke kerajaan iblis bulan.
berharap di sana ada yang menjual lotus bulan , tapi saat sampai di sana ia tetap tidak menemukannya penjual itu bilang bahwa hanya raja iblis bulan yang mempunyai lotus bulan sekarang , diapun tidak menyerah dia mencari ke semua pasar tapi hasilnya tetap tidak ada , dia akhirnya hanya membeli sebuah apel , tak lama kemudian dia mencari tempat yang sangat indah untuk melihat pemandangan.
diapun menemukan batu yang menjulang sangat tinggi tak berfikir lama dia langsung naik keatas batu tersebut dan duduk melihat pemandangan kota bulan , tak lama kemudian ia melihat ada sebuah petir yang menyambar ke kastil iblis bulan tapi ada yang aneh dengan petir ini , semua orang menganggap bahwa ini petir kesengsaraan seseorang yang melakukan trobosan.
Eun Jung merasa ada yang janggal dengan petir ini karena tidak mungkin petir kesengsaraan menyambar secara 10 kali dan di tempat yang sepertinya sudah diatur , benar saja tak lama setelah kesepuluh petir itu menyambar dewa petir dan dewa air datang , mereka berdua secara terang terangan memanggil raja iblis bulan dan menantangnya.
Raja iblis bulan bukanlah pengecut dia pun langsung keluar dan menanggapi tantangan itu para bawahannya juga ikut dengan nya termasuk tunangannya , Eun Jung sangat senang dan menganggap dirinya beruntung karena menemukan tempat menonton yang sangat indah , tak tanggung tangung dia pun pergi ke pasar sebentar untuk membeli beberapa buah dan minuman lagi.
raja iblis bulan:"ada apa sampai 2 dewa mendatangiku secara bersamaan hari ini kan bukan ulang tahunku"
dewa petir:"memang hari ini bukan hari ulang tahun mu malainkan hari kematian mu"
raja iblis bulan:"hahaha hari kematian ku hanya akulah yang akan menentukannya jadi pergilah atau mati disini"
dewa air:"heh kau sangat sombong iblis bulan apa kau tau situasi mu sekarang"
raja iblis bulan:"hah situasi ku"
__ADS_1
dewa air:"aktifkan Aray nya dewa petir"
dewa petir:"hehehe baiklah Aray gelombang petir aktifkan"
Eun Jung:"wow semakin seru , hajar pukul pukul woi jangan kasih ampun"
raja iblis bulan:"apa sejak kapan ada Aray disini apakah mungkin tadi saat petir menyambar"
dewa petir:"heh apakah sudah sadar tapi maaf sudah terlambat"
Laura:"ayah kita harus segera mengungsikan penduduk"
raja iblis bulan:"pergilah aku akan menangani mereka"
pertarungan pun dimulai melawan 2 dewa secara langsung bukanlah hal yang bisa ditangani iblis bulan , sekarang raja iblis bulan hanya seperti menari di atas genggaman kedua dewa ini saja , Eun Jung sangat kecewa melihat pertarungan tersebut dia kira bahwa pertarungan akan sedikit menghibur rupanya hanya seperti pertengkaran anak anak di hadapan Eun Jung.
anak kecil:"uwah hu hu kakak tolong bantu aku menyelamatkan orang tua ku aku mohon"
Eun Jung sejenak teringat hari Di mana ia kehilangan kedua orang tuanya dan melihat adiknya menangis selama 3 hari tanpa henti.
anak kecil:"kakak kakak kumohon tolonglah orang tua ku"
Eun Jung:"ayo tunjukkan jalannya padaku"
Eun Jung segera bergegas ke sana namun saat sudah tiba di sana ia hanya melihat tumpukan mayat , anak kecil tadi berlari ke sebuah mayat dan memanggil mereka ayah dan ibu di saat yang sama perasaan yang Eun Jung kubur selama ribuan tahun kembali menghantuinya.
ia pun berlutut dan menangis , setelah itu dia pun membawa anak kecil ini ke tempat pengungsian tapi anak ini tidak mau meninggalkan mayat kedua orang tua nya , akhirnya Eun Jung pun membantunya menguburkan mereka berdua , anak ini terus menangis tapi apa daya Eun Jung juga bukan seseorang yang bisa menghidupkan orang mati.
__ADS_1
ia langsung menggendong anak kecil tersebut dan berkata.
Eun Jung:"tenang saja aku akan membantumu membalas dendam kedua orang tuamu"
anak kecil:"kakak aku aku aku tidak bisa melakukan apapun saat melihat orang tua ku di bunuh di depanku aku sungguh anak yang tidak berguna"
Eun Jung:"kamu adalah anak yang sangat baik jika saja kamu tidak lari maka kamu hanya akan membuat orang tuamu mati dengan sia sia jadi teruslah hidup demi mereka"
anak kecil:"hum aku akan terus hidup dan membalaskan kematian mereka kak"
saat sampai di pengungsian ia melihat Laura yang mengobati orang orang yang sedang terluka.
rakyat:"apakah kita akan mati disini"
rakyat:"se sepertinya raja akan kalah"
rakyat:"tidak aku masih mau hidup hu hu hu"
Laura:"jika kau tidak mau mati sekarang maka diam lah dan obati lukamu , ayahku tidak akan kalah dia adalah yang terkuat di dunia ini"
Eun Jung:"heh yang terkuat dia sekarang hanya mengulur waktu saja , sampai saat nya tiba maka dia tidak akan bisa bergerak lagi"
Laura:"siapa yang begitu berani mengatai ayahku seperti itu sialan majulah"
Eun Jung pun menghadap Laura namun sekarang Eun Jung sedang tidak berhati dingin , kedua matanya yang seperti menatap kekosongan tanpa akhir , Laura yang melihatnya juga sedikit takut.
tanpa berkata kata lagi Eun Jung langsung menyerahkan anak itu pada Laura dan dia pergi ke pertempuran itu.
__ADS_1