
tanpa sadar Eun Jung pun tidur lagi , karena beberapa hari ini dia sama sekali tidak tidur , beberapa menit kemudian.
Laura:"Jung mandilah aku sudah selesai"
Laura:"Jung........ huh tidur lagi.....benar benar padahal tadi kan sudah tidur......"
Laura:"sepertinya dia tambah tampan atau aku yang sudah lama tidak bertemu dengan nya dan merasa dia agak tampan"
Laura:"Hem mari coba lihat lagi"
Laura pun mendekati Eun Jung dan menatapnya semakin dekat , ia membelai rambutnya dan mukanya langsung memerah setelah melihat wajah Eun Jung lebih dekat , Eun Jung pun membuka matanya melihat tiba tiba ada Laura yang menatapnya ia pun kaget dan bangun.
Duk.... kepala mereka berbenturan.
Eun Jung:"ah sialan ini sudah kedua kalinya kepalaku terbentur dalam 1 hari"
Laura:"Auh sakit"
Eun Jung:"Laura kenapa kau tiba tiba didepan mukaku"
Laura:"tidak apa apa aku tadinya hanya mau memukul nyamuk hehehe"
Eun Jung:"sial sekali hari ini"
Laura:"mandilah untuk membersihkan sial mu aku tidak mau tertular"
Eun Jung:"hei ini bukan virus , yah lagian aku juga mau mandi baiklah aku pergi dulu"
Laura:"yah" (huft hampir saja ketauan mengintipnya tidur , yah meski ketauan juga ngak ada masalah sih)
Eun pun pergi ke kamar mandi dia membuka pintu dan melihat sesuatu yang seharusnya dia tak lihat.
Eun Jung:"Laura kau sepertinya suka warna merah ya"
Laura:"Hem yup benar sekali , kenapa kau tiba tiba membahasnya"
Eun Jung:"yah aku tidak sengaja menemukan 1 set pakaian dalam mu di sini"
Laura:"oh......apaaaa"
Laura pun berlari ke kamar mandi bahkan pintu yang sudah di kunci rapat hancur hanya dengan satu tendangan , Eun Jung kaget bagaimana gadis ini bisa menjadi sangat kuat Laura pun memukul Eun Jung dan membawa kembali pakaian dalamnya.
Eun Jung:"sial kenapa aku di pukul padahal aku berniat baik memberitahumu"
Laura:"diam dan cepat mandilah atau apakah kau mau satu lagi di tempat masa depanmu berada"
Eun Jung:"jika kau melakukan itu kau akan jadi janda"
Laura:"sialan matilah"
Eun Jung:"ah ayah tolong aku Laura mau membunuhku ahh"
yah akhirnya masa depan Eun Jung hampir hancur , setelah mandi Eun Jung melihat bahwa ada sepucuk surat di atas meja.
{kalau sudah mandi pergilah ke meja makan aku sudah menyiapkan baju untukmu di atas kasur}
__ADS_1
Eun Jung pun memakai baju tersebut dan pergi ke meja makan , seperti ratusan tahun sebelum nya hanya ada Laura dan ayahnya di meja makan , karena ibu Laura meninggal saat ia berumur 5 tahun jadi sekarang hanya ada mereka berdua dan Eun Jung.
Eun Jung pun duduk Laura juga menyajikan makanan untuknya dilihat dari suasananya mereka seperti keluarga bahagia lainnya , tapi mereka tidak bisa melepas status mereka.
ayah:"hei kenapa dengan mukamu Jung"
Eun Jung:"ayah sepertinya kau harus mendidik Laura lagi , dia hampir saja membunuh suaminya sendiri"
ayah:"sabar lah nak ayah sudah mengerti , oh ya dimana Elaine kenapa kau tidak mengajaknya"
ayah:"dia ada di rumah"
Laura:"hei kalian berdua jangan berisik di meja makan"
Eun Jung:"Laura kenapa kau sangat emosian hari ini"
Laura:"diam dan makanlah"
mereka pun makan , setelah selesai makan Laura langsung pergi tanpa berkata kata.
Eun Jung:"ayah ada apa dengannya"
ayah:"hari ini adalah hari peringatan kematian ibunya mungkin dia mau pergi mengunjungi makam ibunya"
Eun Jung:"aku akan pergi mengikutinya , apakah ayah mau ke sana juga"
ayah:"aku sudah ke sana pagi tadi saat kalian tidur kalian pergilah ayah akan di sini saja , dan juga lotus bulannya sudah ayah siapkan bawalah saat kau kembali"
Eun Jung:"baiklah ayah aku pergi dulu"
Eun Jung:"hei jangan menangis lagi , ibu pasti tidak mau melihat putri kesayangannya menangis seperti ini"
Eun Jung pun memeluk Laura , karena yang bisa ia lakukan sekarang hanyalah menghiburnya dan menjaganya , Laura pun mengeluarkan seluruh air matanya di pelukan Eun Jung , sampai 1 jam penuh ia tidak melepaskan Eun Jung dan sampai ia tertidur lagi di pelukan Eun Jung.
Eun Jung pun mengangkatnya dan menidurkannya di pangkuannya , di bawah pohon ia bersandar dan berfikir apakah ia akan kembali ke kastil iblis sekarang , akhirnya Eun Jung pun berfikir membawa Laura ke kastil iblis , 2 jam berlalu dan Laura pun bangun.
Eun Jung:"apakah sudah bangun"
Laura:"heem dimana ini"
Eun Jung:"tentu saja masih di makam ibu"
Laura:"ayo pulang"
Eun Jung:"ya aku juga sudah lapar lagi"
Laura:"bukankah tadi sudah makan"
Eun Jung:"mau bagaimana lagi kalau lapar lagi"
Laura:"kalau begitu ayo pergi membeli sesuatu untuk dimakan"
mereka pun berjalan meninggalkan makam dan pergi untuk membeli makanan sambil jalan jalan , mereka saling bergandengan tangan Sampainya di pusat perbelanjaan Laura membeli beberapa buah untuk dimakan , mereka juga bermain main saat berbelanja Eun Jung melihat sekali lagi senyuman di wajah Laura ia merasa sangat senang , sekarang baginya hal terpenting adalah membuat Laura kembali bahagia.
mereka bermain sampai lupa waktu.
__ADS_1
Eun Jung:"ayo pulang sekarang sudah waktunya pulang"
Laura:"baiklah"
mereka pun berjalan kembali ke rumah di tengah perjalanan Laura berkata.
Laura:"apakah kebahagiaan ini akan terus ada"
Eun Jung:"ya tentu saja kenapa tidak"
Laura:"Jung berjanjilah untuk tidak pernah meninggalkan ku apapun yang terjadi kelak"(sambil memegang erat tangan Eun Jung)
Eun Jung:"yah aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi"
Eun Jung pun menggendong Laura dan berlari menuju rumah , Laura tertawa sepanjang perjalanan saat sudah tiba di rumah Laura masuk ke kamar Eun Jung pun menemui ayah mertuanya untuk mengambil lotus bulan.
ayah:"apakah kau akan kembali sekarang"
Eun Jung:"ya ayah"
ayah:"baiklah di dalam kotak ini ada 5 buah lotus bulan ambilah"
Eun Jung:"ayah apakah kau mau meninggalkan bulan dan kembali ke klan iblis"
ayah:"hahaha nak jangan bercanda kesepakatan seluruh klan iblis tidak bisa diubah"
Eun Jung:"aku bisa mengubah nya ayah"
ayah:"itu tidak perlu nak ayah tau apa yang kau pikirkan pergilah bersama Laura aku akan tetap di sini"
Eun Jung:"............."
ayah:"nak pergilah kalian masih harus bahagia , ayah akan selalu di sisi ibumu nak"
Eun Jung:"aku akan menanyakan ini pada Laura apakah dia mau pergi ayah"
di kamar Laura.
Laura:"apa pergi ke tanah iblis"
Eun Jung:"ya apakah kau mau Laura"
Laura:"aku mau asalkan tetap bersamamu"
Eun Jung:"tapi ayah tidak akan ikut dia mau tetap disini menjaga makam ibu"
Laura:".........."
Eun Jung:"bagaimana apakah kau mau ikut"
ayah:"Laura pergilah ayah akan baik baik saja di sini , kejarlah kebahagiaan mu sendiri nak ayah sudah tidak bisa melindungi mu selamnya "
Laura:"ayah , aku tidak mau meninggalkanmu aku tidak akan pergi"
ayah:"pergilah nak sudah waktunya untukmu melihat dunia luar"
__ADS_1