HUNTER

HUNTER
KENCAN


__ADS_3

Leo terbangun dari tidurnya, ternyata hari masih tengah malam. hatinya kalut karena sebuah mimpi tentang seorang gadis yang familiar baginya tapi dia tidak ingat siapa. hal itu membuat rasa penasarannya semakin besar.


Leo keluar kamarnya, dia berjalan-jalan menuju balkon didekat kamar ryona dimana lokasi dia melihat gadis yang ada dalam mimpinya. dia masih penasaran, siapa gadis itu, mengapa nampak familiar. dia bergumam sendiri jika saja ryona belum tidur, setidaknya ada yang akan menemaninya saat ini.


dikejauhan malam, disalah satu tempat di dalam labirin terlihat sebuah cahaya yang berjalan menyusuri labirin. nampaknya seperti seseorang yang melewati labirin. leo memperhatikannya sejenak.


"apakah ada yang memasuki labirin malam-malam begini?". gumam leo. dia tidak ingin ambil pusing jika itu benar, pastilah hanya orang bodoh saja yang berani masuk ke dalam labirin tengah malam begini


"hhh.. kembali tidur sajalah!!!" leo pun kembali ke kamarnya.


pagi hari yang cerah dihotel labirin. semua orang menjalani rutinitas yang sama. pelayan yang sibuk, tamu hotel yang lalu lalang, dan para pemuda dan pemudi yang akan pergi ke sekolah.


"pagi teo!!" leo menyapa teo yang berada diparkiran.


"pagi!!" teo menjawabnya dan juga melambaikan tangannya. "kau terlihat mengantuk, apa tidak tidur semalaman?" tanya teo.


leo hanya menganggukkan kepalanya pelan. dia memang kurang tidur gara-gara mimpinya anehnya semalam. merekapun berangkat kesekolah bersama-sama. sedangkan ryona dan reryna sudah terlebih dahulu berangkat dengan mobil yang berbeda. hal itu dilakukan untuk mengurangi kecurigaan pada mereka.


"semalam aku melihat ada yang memasuki labirin". leo membuka percakapan.


"ada yang memasuki labirin tengah malam?.. waah dia bernyali juga ya!.. apa kita coba juga ya? ... bukankah gard mengatakan kalau labirin juga bisa untuk tempat berlatih!!.. kita bisa menjadi lebih kuat!" teo bersemangat sekali.


leo merasa temannya itu terlalu terobsesi untuk menjadi kuat. tapi dia memaklumi hal itu karena keinginan temannya untuk menuju dunia baru sangat besar.


di sekolah, semua siswa sudah berada di kelas masing-masing, kejadian kemarin tidak mempengaruhi siswa yang lain terlalu banyak. hanya para gadis yang suka bergosip masih membicarakannya, mereka membuat suasana sekolah menjadi sedikit lebih ramai dari pada biasanya.


"hari ini kita akan melakukan uji kekuatan elemen dasar, jadi bagi kalian yang memiliki elemen kombinasi, kalian hanya perlu memakai satu elemen saja. satu lawan satu!!" guru dikelas kekuatan memberikan materinya dengan uji kekuatan dasar.


uji kekuatan dimulai. para siswa menunjukkan kekuatannya masing-masing. teo menggunakan elemen tanah langsung mengalahkan lawannya. ryona menggunakan elemen angin, membuat udara disekitar lawannya berhenti dan membuatnya kehabisan nafas hingga menyerah. leo menggunakan elemen api, membuat bola-bola api untuk menyerang lawannya.


uji kekuatan pun sudah ada pada puncaknya. tersisa empat orang. teo, leo, ryona dan selly. hanya dua orang yang akan dinyatakan pemenang, jadi mereka harus bertanding lagi.


"untuk uji kemampuan yang terakhir ini, kalian diperbolehkan menggunakan kekuatan kombinasi, yang berhasil membuat lawannya menyerah akan dinyatakan sebagai pemenang!" guru membagi laki-laki dan perempuan. jadi teo melawan leo, ryona melawan selly.


pertarungan dimulai dengan teo dan leo, keduanya punya kekuatan yang sama besar, tapi mereka malah menikmati pertarungan itu. mereka sudah sering berlatih bersama, leo dengan kecepatannya dan serangan listriknya membuat teo terdesak. teo menggunakan elemen tanah untuk menghindari serangan listrik leo, meski tidak secepat leo, dia memiliki kelincahan, penglihatan mata dan pendengaran yang bagus.


sebelum uji kekuatan dimulai, mereka berdua sudah melakukan pertandingan batu kertas gunting, dimana yang kalah harus mengalah dalam uji kekuatan. karena jika mereka bertarung dengan seriuspun pasti hasilnya akan seri. tapi mereka tidak boleh menunjukkan kekuatan asli mereka disana, jadi sesuai perjanjian mereka sebelum uji kekuatan dimulai teo lah yang harus mengalah.


leo menyerang teo dengan bola api yang dia gunakan dalam pertandingan sebelumnya, dan teo menerima serangan itu dengan sengaja. karena elemen tumbuhan yang dimilikinya teo tidak akan terluka dengan serangan itu, tapi dia berpura-pura kesakitan. reryna yang sedang menyaksikan pertandingan tersebut meski bukan dari kelas kekuatan datang membantu teo, dia menyuruh bodyguard nya membawa teo.


jadi dari pihak laki-laki, leo pemenangnya. setelah itu pertandingan kedua dimulai. ryona menggunakan esnya membekukan seluruh arena. selly menggunakan elemen angin dan membuat tubuhnya melayang. ryona langsung menyerang selly dengan hujan es, selly membuat perisai angin untuk melindunginya.


"apa kekuatanmu hanya begitu saja!! dasar lemah!!" ucap selly.


ryona mulai menyerang dengan serius. selly mulai kewalahan menangkis serangan ryona yang semakin kuat.


"kasar sekali!!.. kau pikir dirimu menarik?!!.. kau kira akan ada laki-laki yang tertarik padamu jika tidak ada maunya?!.. apa kau lupa siapa dirimu... kau hanyalah monster ...!!" selly semakin memprovokasi ryona.


"tutup mulut mu!!!" ryona menyerang selly dengan bertubi-tubi hingga dia terjatuh ditanah. ryona langsung membuat kaki selly membeku. selly semakin terdesak, dia tahu akan kalah tapi menang bukan lah tujuannya yang sebenarnya.


ryona mendekati selly yang sudah tidak bisa bergerak lagi. dia ingin membuat selly menyerah dengan membekukannya perlahan.


"hehehe... aku akan merebut apapun yang kau miliki... juga leo !!!" selly semakin kesulitan berbicara karena es ryona sudah sampai di paru-paru nya. tapi dia masih belum menyerah memprovokasi ryona. "bagaimana jika aku memberitahukan leo siapa dirimu??!!" ucap selly terengah-engah. "lihat dirimu... apa ... dia akan menerimamu...di... dia akan pergi meninggalkanmu... takut padamu... karena kau ... hanyalah... iblis pem" selly membeku sebelum dia menyelesaikan kata-katanya.


pertandingan kedua dimenangkan ryona. pertarungan terakhir antara leo dan ryona akan dimulai setelah istirahat.


leo mencari ryona yang menghilang setelah pertandingannya selesai. dia khawatir dengan apa yang di ucapkan selly ketika pertandingan. dia juga merasa penasaran dengan kata-kata selly, apa yang dia maksud dan mengapa dia harus takut pada ryona. tapi leo tahu jika dia tidak akan mendapatkan informasi itu dengan mudah.


sementara itu di klinik sekolah, teo masih pura-pura kesakitan, reryna yang melihatnya kesal dan menyuruh dokter klinik untuk pergi. reryna duduk dikursi dekat tempat tidur teo dan menaruh kakinya diatas tubuh teo dengan sangat kuat, membuat teo merasa kesakitan dan serba salah.


"e.. kau menyakiti ku..!!" dengan wajah memelas teo mencoba bangun, tapi kaki reryna kembali menendang teo, membuat teo kembali jatuh tertidur.


"tetap diam dan tidur saja!!.. orang sakit harus tetap tidur jika kau berani bangun lagi akan ku buat kau menyesal!! ancam reryna. teo menurut saja, dia merasa terancam, meskipun reryna tidak memiliki kekuatan tapi dia memiliki bakat mengintimidasi orang lain.

__ADS_1


reryna memastikan teo tetap ditempat tidur. jika dia keluar sekarang hanya akan menambah kecurigaan orang lain kalau dia kuat. untuk saat ini pasti ada anggota G-D DRAGON yang sedang mengawasai mereka.


diatas atap sekolah KIRIN ryona sedang sendirian memandangi langit yang cerah, namun air mukanya terlihat sangat sedih dan kesepian.


leo menemukan ryona, dia menunggu di belakang tembok. dia tahu bukan waktunya dia kesana. apapun yang akan terjadi dan apapun kebenaran dibelakang ryona, leo telah bertekat untuk tetap bersamanya.


pertandingan akan segera dimulai. semua siswa telah berkumpul di aula kelas kekuatan. leo telah berdiri disana, dia telah berencana mengalah. menang bukanlah tujuan mereka disana. teo dan reryna berada di bangku penonton. semua orang sedang menunggu ryona yang belum juga hadir disana.


"pertandingan akan segera dimulai, kita akan menunggu sepuluh menit lagi. jika ryona tidak datang juga, ita akan menentukan bahwa leo pemenengnya". guru telah menentukan waktu. lima menit telah berlalu.


selly datang ke bangku penonton setelah dia dicairkan. butuh waktu lama teman-temannya mencairkannya menggunakan hairdryer karena tidak ada pengguna elemen api diantara teman-temannya.


waktu pun berlalu. kurang semenit lagi dari waktu yang telah ditentukan. leo berencana meminta tambahan waktu. tiba-tiba ryona datang. semua orang bersorak padanya. dia mendekat pada leo.


"aku akan mengaku kalah dan kau jadi pemenangnya!" ryona berbisik pada leo.


"tidak bisa!!" leo menjawabnya langsung. "jika aku menang kau harus mengatakan hal apa yang sedang kau dan selly bicarakan ketika pertandingan!". leo memberi syarat.


"kau tidak perlu tahu hal itu saat ini!" ryona mengalihkan pandangannya.


"kalau begitu begini saja!,, jika aku menang kau harus menjawab semua pertanyaanku, jika aku kalah, aku akan diam saja dan selama seharian besok akan menjadi pelayan pribadimu!, bagaimana?! tawaran yang menarik bukan!" leo memberikan penawaran pada ryona.


ryona tertawa kecil. dia mengerti bahwa leo mengatakan hal itu hanya untuk memancingnya saja, tapi tawarannya juga tidak buruk.


"baiklah!!" ryona menyetujui penawaran leo. apalagi dia tidak bisa berlama-lama disana karena penonton dari tadi sudah berteriak untuk memulai pertarungan.


pertandingan dimulai. ryona menggunakan teknik yang sama dengan sebelumnya. dia membekukan seluruh arena. leo melompat dan membuat perisai api. mereka saling menyerang, antara elemen api dan es mereka terlihat seimbang, namun sesungguhnya keduanya tidak pernah menunjukkan kekuatan mereka yang sesungguhnya.


pertandingan telah berjalan selama sepuluh menit dan mereka masih saling menyerang tanpa menunjuk tanda kelelahan. leo memulai triknya. dia menggunakan elemen petir untuk menambah kecepatannya. ryona membuat hujan badai salju untuk membuat langkah leo menjadi berat. leo tidak ingin berlama-lama, dari awal dia memang tidak berniat menang. leo pura-pura terpeleset di atas es yang ryona buat dan membuat dirinya terkena serangan petirnya sendiri.


"pemenangnya ryona!!!" semua orang yang tidak mengerti langsung bersorak ramai, dan sebagian yang paham hal itu langsung meninggalkan area penonton. selly dan teman-temannya juga meninggalkan area penonton.


"bangun!!!" kata ryona sambil mengulurkan tangan ke leo. dia tahu jika leo pasti tidak akan terluka dengan serangan ringan seperti itu, apalagi listrik adalah kekuatannya.


"hehehe... yang penting aku sudah kalah,, jadi besok aku adalah milikmu!!" kata leo dengan bangga.


malam hari di hotel labirin, leo sedang bersiap tidur. handphonenya berdering. ada pesan masuk dari ryona.


'besok jam delapan pagi temui aku di depan menara barat' isi pesan itu membuat leo tersenyum.


"hhh.. malam ini pasti tidak bisa tidur lagi!!" keluh leo tapi dengan wajah tersenyum.


~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪~▪


jam delapan pagi di depan gerbang menara barat. ryona sedang berdiri sendirian menunggu leo. dia memakai gaun warna putih berhias pita warna merah muda. dia membiarkan rambut emasnya terurai. sesekali ryona melihat jam besar yang ada di taman. jelas dia sedang menunggu leo yang tidak kunjung datang dan menjadi sedikit kesal.


tiiin... tiiiiinnn..


suara klakson sepeda motor. ryona segera berbalik. disana ada seorang pria dengan helm hijau.


"ayo .. cepat naiklah!!!" kata leo sambil membuka kaca helmnya.


ryona yang mengetahui bahwa itu leo, segera naik dibelakang leo. kemudian leo menyodorkan helm yang dia bawa ditangannya.


"kau mau kemana?! aku siap mengantarmu" tanya leo


"ke pantai barat, pergi saja kesana dulu!!" ryona memasang helmnya dan memperbaiki duduknya. "kenapa tidak bawa mobil saja?" tanya ryona


"ini bisa lebih cepat sampai dari pada mobil!! okey.. pegangan yang erat ... kita akan berangkat !!!" leo mengendarai sepeda motor dengan cepat.


dipantai barat hanya ada tebing jurang, selain pemancing biasanya tidak banyak pengunjung.


"kita sudah sampai, kau kesana dulu .. sementara aku memarkir motornya" kata leo.

__ADS_1


sementara leo pergi memarkir motornya, ryona berjalan pelan ke arah tebing. disana ada jalan setapak hingga ujung tebing. mulai terdengar deru ombak yang menghantam karang. ryona memandangi lautan dari ujung tebing yang dipasangkan pagar pembatas karena banyaknya orang yang tidak berfikir panjang dan mengakhiri hidupnya dengan melompat dari tebing. dibawah tebing ada bebatuan tajam dibentuk oleh lautan yang akan memastikan siapa saja yang melompat kesana hanya akan menuju kematian. itu juga salah satu alasan kenapa pantai barat jarang didatangi pengunjung.


"pemandangan yang bagus!!" puji leo setelah menyusul ryona.


"ikuti aku!!" kata ryona, dia melompati pagar pembatas dan melompat dari ujung tebing.


"heii!!!" sejenak leo kaget. tapi kemudian mengikuti ryona melompat. ketika melompat dia langsung mendarat diatas blok es yang sudah ryona buat. blok es tersusun rapi membentuk tangga kecil menuju celah tebing.


ryona tersenyum melihat leo tidak ragu ikut melompat dari tebing. "terimakasih sudah mau ikut melompat!!" ujar ryona.


"dasar!! kenapa tidak bilang saja jika mau kebawah! kenapa harus melompat!" leo memarahi ryona yang masih saja tersenyum.


"kita sama-sama pengguna elemen pastinya tidak akan mati hanya karena melompat dari atas tebing yang tidak terlalu tinggi!!" ujar ryona membela diri. bagi orang biasa mustahil untuk selamat, tapi bagi pengguna elemen pastinya akan menggunakan kekuatan mereka.


"kita mau kemana?" tanya leo sambil mengikuti ryona menuruni tangga es menuju celah tebing.


"ketempat rahasia!!,, aku menemukannya saat tidak sengaja jatuh dari atas sana!" jawab ryona.


'tidak sengaja jatuh?'... pikir leo. pasti ada alasan kenapa dia kesini saat itu dan jika bukan sengaja jatuh dia pastinya memang ingin jatuh. pertanyaan leo tentang ryona sangat banyak, tapi dia masih menahan diri untuk bertanya. dia tidak ingin memaksa ryona untuk bercerita tentang dirinya jika dia tidak menginginkannya. namun rasa penasaran terus memenuhi isi fikiran leo. hal apa saja yang sebenarnya sudah ryona alami selama ini?..


melewati celah yang kecil. sesekali leo yang berpostur tinggi harus menunduk untuk melewati celah tebing. celah tersebut terbentuk alami dari ombak. pinggirannya basah oleh air laut pasang. jika sedang pasang pastinya tempat itu akan tertutup air dan mereka tidak akan bisa kembali melewatinya.


"kita sudah sampai!!" kata ryona keluar dari celah tebing diikuti oleh leo.


leo tercengang oleh pemandangan yang menakjubkan. disana ada sebuah gua yang cukup luas. tapi hal yang menakjubkan bukan itu saja. terdapat anak tangga menuju kesebuah lantai diatas gua. dibawah mereka ada air laut dengan pasir putih yang lebih mirip pantai mini. dari lumut dan ukiran dinding gua dipastikan bahwa gua itu sudah pernah dihuni sebelumnya.


"bagaimana?!,, indah bukan?!" kata ryona sambil berjalan menuju tangga batu ditepi dinding gua.


"apa tempat ini sudah seperti ini saat kau menemukannya?" tanya leo.


"iya!!.. aku hanya masuk celah tebing karena penasaran. kemudian merasa takjub dengan gua ini.. aku sampai tidak pulang dan reryna menjadi panik karena hal itu. ketika aku kembali dia menjadi histeris mengira aku hilang!" cerita ryona sambil tertawa.


"hmm... aku belum bertanya padamu soal reryna. sejak kapan kalian berteman?" tanya leo lagi.


"ng... sejak kapan ya?!... mungkin sejak pertama kali bertemu. aku membutuhkannya dan dia membutuhkanku. sejak itulah kami mulai bersama". jelas ryona.


leo berfikir sangat keras untuk mengartikan kata-kata ryona. dia berharap ada petunjuk dari kata-kata ryona itu.


dilantai atas gua, terdapat gua lagi yang membentuk ruangan berukuran besar. luasnya mirip separuh lapangan bola. disana terdapat banyak sekali patung bidadari bersayap. dan salah satu patung itu mirip dengan patung yang berada di tengah taman labirin.


"ini..!!" leo tidak bisa berkata apa-apa. dia memperhatikan satu persatu patung itu.


"aneh bukan?!,, kenapa patung yang sama ada di hotel labirin milik keluargaku?!. aku sering kemari untuk memeriksanya. berharap ada petunjuk". jelas ryona.


dari kata-kata ryona itu, leo merasa masih ada yang dia sembunyikan. tapi lagi-lagi leo masih menunggu ryona yang akan mencerikannya.


"aku bisa minta temanku menelitinya!.. dia ahli dengan hal-hal seperti ini!" kata leo.


ryona tidak langsung mengiyakan perkataan leo, dia hanya tersenyum, membuat leo penasaran.


"mengapa tersenyum begitu?" tanya leo.


"tidak...! hanya senang mendengar kau sudah punya banyak teman...!" jawab ryona.


"sebaiknya kita kembali segera.. kita tidak tahu kapan air laut akan pasang!!.." leo menyarankan untuk pergi segera mungkin dari tempat itu. ryona mengikuti leo. mereka tidak ingin terjebak disana karena air pasang.


ketika tiba diluar gua kedua, mereka berdua sudah terlambat. air pasang datang lebih awal. air laut masuk dari jalan masuk yang mereka lewati tadi. dengan air laut yang mengalir bagaikan air terjun yang sangat deras mereka tidak mungkin bisa melewatinya. tidak ada pilihan lain, selain menunggu air laut surut kembali. merekapun hanya saling menatap.


"sepertinya kita harus menginap disini!" ujar ryona santai.


"kau tidak apa-apa jika tidak kembali?, reryna pasti akan panik!" tanya leo. apalagi saat mengecek hpnya, tidak ada sinyal disana.


"tidak apa-apa, aku akan menjelaskan padanya nanti..., aku selalu membawa kapsul peralatan berkemah, ... reryna selalu cerewet jika aku tidak membawa alat-alatnya". ryona mengambil sebuah kapsul kecil. kapsul ini bernama kapsul dimensi. dapat memunculkan benda apapun yang sudah tersimpan di inventori perusahaan 'R1N' milik reryna. seperti halnya sistem teleportasi.

__ADS_1


ryona menekan tombol yang berada pada kapsul dan melempar kapsul ke area yang sekiranya cukup luas untuk peralatan tenda. kemudian muncullah tenda dan peralatan lengkapnya yang telah diteleport langsung dari 'R1N'. dengan harga yang sangat mahal, kapsul dimensi ini hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu. apalagi para penjelajah ke dunia baru. mereka akan sangat terbantu dengan adanya alat ini.


sepanjang malam ini mereka akan berduaan di dalam gua. akankah ada hal menarik yang akan terjadi... ?! nantikan kelanjutannya di chapter selanjutnya.


__ADS_2