I Can Be Your Empress.. Brother Sister Complex Season 4

I Can Be Your Empress.. Brother Sister Complex Season 4
Open Heart..


__ADS_3

Woojin melihat hasil laporan dari semua aspek yang di kelola oleh istana, jabatan woojin adalah orang yang menangani semua hal tentang istana serta bisnis yang istana kelola, lee joon peng eksekusi keputusan sedangkan woojin yang menyaring itu semua.


"apakah kita harus kerja sama dengan j*pang..??kalian tahu kan..kerja sama dengan mereka bukan ide bagus apalagi banyak yang tidak terima kerja sama dengan mereka.." tanya woojin ke orang yang menangani kerja sama dengan j*pang.


"tapi tuan mereka menjanjikan hasil yang pasti di luar ekspetasi kita.." sahut orang itu.


Woojin menghela nafas nya, melipat tangan nya, lalu melihat tajam ke orang itu.


"apa kamu bisa bertanggung jawab bila produk ini akan di boikot banyak orang hah.. apa kamu rela saya jadikan keluarga kamu sebagai tameng bila ada penyerangan terhadap istana.. " ucap woojin, pria itu menelan ludah.


"jangan terlalu percaya dengan banyak nya janji yang mereka berikan..Raja pun pasti menolak nya.. " tambah woojin, pria itu mengangguk mengerti.


"dan apa ini...pembelian senjata lagi..?? apa senjata kalian..kalian makan setiap hari hah..!!" tandas woojin


Pria yang menjabat sebagai ajudan keamanan kaget.


"ini untuk persiapan perang kita tuan.. saya dengar negara musuh sedang mempersiap kan perang.. jadi kita harus lebih siap dari mereka.. " tandas si ajudan tegas, woojin mengangguk.


"dengan biaya segini banyak hah.. biarkan saya ketemu dengan si penjual senjata itu... " tandas woojin si ajudan terlihat gugup.


"ada apa dengan kalian semua hah.. saya tahu kalian sedang cari uang di balik proyek kalian.. tapi buat lah terlihat masuk akal.. jangan sampai ketahuan saya.. " tandas woojin ke semua orang yang hadir di rapat, mereka terlihat makin gugup


"karena.. bila ketahuan.. saya sendiri yang akan mem*nggal kepala kalian..!!!" tambah woojin lalu pergi meninggalkan mereka, semua orang tua itu bisa bernafas lega.


"waahh si woojin itu mengerikan.. kita bersyukur bukan woojin yang menjadi raja.. bila dia yang menjadi raja kita akan dihabisi.."tandas salah satu dari mereka.


"wahh anak selir itu memang selalu semau nya.. dia sendiri berkerja sebagai artis tak jelas..!!! "


"tapi kita harus waspada...raja pun bukan orang baik.. saya dengar dia lebih sadis dari raja terdahulu... "


"iya.. kalian benar raja Lee Joon bahkan bisa mem*nggal kepala kalian dan membuang m*y*t kalian untuk menjadi makanan buaya..jadi sebaik nya kalian jangan macam-macam.." tandas seseorang lalu pergi.


"dia kan pembela raja pantas dia bilang seperti itu.. " komen semua kabinet istana, pria yang membela raja keluar ruangan dan di tunggu woojin di luar ruang rapat.


"seharus nya paman diam saja.. tak usah membela ku atau raja.. mereka kan tidak suka dengan kami.. " tukas woojin ke Kim min joong salah satu kabinet penting istana, adik ratu yang sangat loyal ke Lee Joon serta woojin.


"tugas saya melindungi raja dan saya juga menyukai ketegasan kamu.. jadi tak usah kamu mengatur saya.. "sahut haneul, woojin tersenyum.


"gomawoo samchon.. " ucap woojin, lalu langkah mereka berhenti ketika seseorang sudah berdiri di depan mereka, mereka menunduk seraya memberi hormat.


"Lee woojin.. bisa kah kita bicara.. " perintah raja yang telah berada di depan mereka.


Woojin pun ikut berjalan di belakang raja sampai di sebuah taman.


Woojin melepas ikatan rambut nya dan memasang kembali tindikan-tindikan nya, joon melihat itu dan menggeleng.


"hufftt.. enak sekali hidup mu.. " tukas joon seraya iri melihat kebebasan woojin.


"mau bertukar tempat..?? " ledek woojin, joon menggeleng.


"No.. thank you.. " sahut joon sambil tertawa, woojin ikut tertawa.


"jadi hyung sudah tahu kan kalau aku akan menjadi Brand ambassador perusahaan calon permaisuri hyung.. itu kan alasan hyung memanggil ku kesini.. " tukas woojin, woojin sekarang berumur 28 tahun, 7 tahun lebih muda dari lee joon(35thn).


Lee joon mengangguk.


"wae..?? bukan kah kamu berjanji kalau kamu akan berhenti dengan kegiatan ke artisan mu dan fokus ke istana..?? " tanya joon, woojin tersenyum.


"karena mereka yang mengontraku untuk menjadi model mereka.. " sahut woojin, raja semakin memperhatikan woojin.


"kamu tahu bukan itu jawaban yang ingin aku dengar.. " tandas raja, woojin mengangguk seakan mengerti maksud raja.


"karena aku penasaran dengan calon permaisuri anda Raja.."sahut woojin, joon menghela nafas nya.

__ADS_1


"kamu tahu kan..aku begitu menyukai mu.. semua tindakan mu selalu taktis dan akurat.. jangan sampai karena wanita.. kita jadi berselisih.. "ucap joon, woojin tersenyum lagi.


"hyung.. aku akan membantu hyung melindungi permaisuri.. aku tahu bila wanita itu jadi permaisuri dia akan selalu dalam bahaya.. " pinta woojin


"woojin-naa.. sebenarnya apa yang kamu inginkan..?? " tanya joon yang semakin bingung dengan adik tiri nya ini.


"aku menyukai wanita hyung.. dia begitu memikat semenjak pertama kali aku bertemu dengan nya.. tapi aku sadar posisi ku hyung.. setidak nya.. aku hanya minta selalu berada di dekat nya sudah cukup bagiku.. "jelas woojin.


"maaf woojin.. aku tidak bisa.. wanita ku.. bukan lah sebuah barang yang bisa di dekati orang lain.. dan seperti nya dia tidak menyukai mu.. jadi sebaik nya.. kamu menjauh dari nya.. " pesan joon lalu pergi meninggalkan woojin.


"kita lihat saja nanti yang mulia.. " ucap woojin sambil tersenyum.


Keesokan nya


Sarang menelan ludah melihat seorang wanita yang cukup tua menemui sarang.


"annyeong haseo.. sarang-ssi.. saya geum ja.. kepala pelayan istana.." ucap wanita tua yang sebelum nya pernah joon bicarakan.


"annyeong haseo halmeoni.. "sahut sarang.


"halmeoni..?? "


"ahh.. yang mulia meminta ku memanggil anda dengan panggilan halmeoni.." geum ja tersenyum.


"baiklah.. bila itu yang beliau inginkan.. " ucap geum ja.


Seminggu kemudian.


Woojin baru saja selesai menjalani pemotretan serta syuting iklan, woojin nampak kelelahan, sarang menemui nya dan memberikan sebuah minuman kaleng ke woojin, woojin tersenyum.


Di roof top gedung.


"ahh di sini sangat nyaman.. "ucap woojin, sarang tersenyum.


"noona juga terlihat lelah.. " tukas woojin membalas perkataan sarang, sarang tertawa kecil, woojin melihat ke sarang lebih lekat.


"noona akan sangat kesulitan nanti nya.." ucap woojin, sarang melihat ke woojin.


"aku akan membantu noona sebisa ku.. " tambah woojin, sarang tidak mengerti maksud woojin.


"nanti juga noona tahu.. " sarang tidak menjawab ucapan woojin.


Tengah malam.


Sarang baru saja pulang, dia sangat lelah harus menjalani pekerjaan nya serta pelajaran menjadi permaisuri dan mempersiapkan pernikahan nya.


Sarang merebahkan tubuh nya di tempat tidur nya, lalu handphone nya berdering, sarang melihat nya, sarang mengerutkan kening nya karena Lee Joon yang menelepon bahkan joon video call, sarang menjawab nya.


"hei.. apa aku menganggu mu.. kamu pasti lelah yaa.. maaf aku menganggu mu.. " ucap joon, sarang terdiam, lalu tangis nya pecah, joon bingung karena tiba-tiba sarang menangis, dia pun menutup telepon nya.


Sarang kesal karena di matiin tiba-tiba dan memilih tidur.


5 jam kemudian.


Suara bel berbunyi di apartemen sarang, sarang ketakutan karena masih pagi-pagi sekali, dia melihat di monitor siapa yang bertamu pagi-pagi sekali, dia kaget dan segera membuka pintu nya.


"yang mulia.. "


Joon langsung memeluk sarang, dia khawatir terjadi sesuatu dengan sarang, dan meminta hongjo menyiapkan pesawat jet untuk nya agar bisa langsung menemui sarang, padahal dia sedang berada di luar negri.


"are you oke..?? "tanya joon, sarang mengangguk.


Setengah jam kemudian.

__ADS_1


Sarang menceritakan semua nya, dia sangat lelah dengan semua kegiatanya dan akhir nya menangis ketika joon menelepon nya.


"maaf.. kamu jadi kelelahan seperti ini karena aku.. "ucap joon mencoba mengelus pipi sarang pelan, sarang pun bak kucing yang haus helusan, dia seakan meresapi sentuhan joon terhadap nya, joon terdiam lalu mendekatkan diri ke sarang memegang wajah nya dan mencium nya, lalu melepas nya memastikan sarang baik-baik saja, namun sarang seperti nya protes dan bangun dari duduk nya dan pindah ke pangkuan joon, joon kaget, ciuman mereka pun berlanjut dan lebih intens lagi.


Pagi nya sarang membuka mata nya, dia tidak melihat lee joon, dia pun keluar kamar nya dan melihat sarapan yang tersedia di meja makan, ada sebuah note.


"aku meminta halmeoni untuk meliburkan mu hari ini.. dan meminta amy untuk mengosongkan jadwal mu untuk hari ini.. makan lah setelah itu tidur lah kembali.. nikmati libur mu hari ini.. maaf aku harus segera pergi karena pekerjaan ku belum selesai.." isi pesan lee joon, sarang tersenyum, entah kenapa lee joon seakan mengerti sekali diri nya, sarang langsung sarapan, dia pun memotret diri nya yang sedang sarapan dan di kirim nya ke lee joon.


Timur tengah.


Lee joon tersenyum di sela rasa kantuk nya melihat foto-foto yang sarang kirimkan ke dia, hongjo diam-diam melongok.


"yang mulia.. anda tahu istilah bucin..?? " tanya hongjo.


" i dont know.. what is that mean..?? " tanya joon sambil melihat-lihat lagi foto sarang sedang tiduran dan sedang berjemur.


Hongjo memperhatikan bos nya itu, lee joon pun sadar di perhatikan hongjo.


"aku benar-benar tidak tahu apa itu bucin.." tukas joon, hongjo mendekat ke joon, lalu membisiki nya.


"budak cinta.. " bisik hongjo, joon melotot dan menendang pelan pantat hongjo karena di ledek hongjo, hongjo kesakitan namun akhir nya menertawakan joon.


"aku juga tidak tahu kenapa.. tapi menyenangkan melihat nya tersenyum..." ucap joon, hongjo mengangguk.


"iam glad to hear that too.. semenjak dekat dengan sarang.. anda lebih manusiawi.. " tambah hongjo.


"benarkah..?? " tanya joon, hongjo mengangguk lagi


Joon pun mengingat perkataan mendiang adik nya Youl dulu.


"hyung ..bila hyung mencari istri nanti.. hyung harus cari yang seperti maria.. karena dia akan selalu membuat banyak rasa di hidup hyung.. " pesan youl dulu, joon tersenyum mengingat nya.


Di korea.


Seorang wanita berjalan menghampiri Geum ja.


"dimana Raja hei ahjumma.. " tandas wanita itu.


"nona Yeo ri Jin... bisakah anda sopan terhadap orang yang lebih tua.. "tandas ratu yang baru datang, wanita yang bernama Yeo Rijin itu menunduk menghormati kedatangan ratu.


"Ada apa kamu datang dengan semua emosi kamu itu.. " tanya ratu.


"ratu.. bukan kah anda sendiri yang bilang kalau lee joon akan menikah dengan ku.. kenapa sekarang malah orang lain yang menempati posisi permaisuri..!! " tandas rijin dengan raut wajah menyebalkan.


"karena.. Lee Joon sendiri yang menolak nya.." sahut ratu, rijin mengerutkan kening nya.


"ahh seperti itu.. berarti.. wanita itu juga tidak boleh memiliki Lee Joon.. " tandas rijin sambil pergi.


Ratu menghela nafas nya.


"tak apa ratu.. Raja akan menangani dengan baik.. "ucap geum ja yang tahu ratu khawatir.


"saya tahu.. tapi bagaimana kalau sarang bertemu dengan nya.. " ucap ratu, mereka pun merasa khawatir dengan sarang saat ini.


To be continue...


saran dan kritik masih author tunggu loh..


Terima kasih yang sudah mampir ya..


Yeo Rijin


__ADS_1


__ADS_2